Selasa, 22 Mei 2018 11:11 WIB
citraland

Megapolitan

Proyek PDAM Tirta Kahuripan Disoal

Redaktur:

PEMBANGUNAN: Proyek pemasangan pipanisasi yang diduga milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, dikeluhkan masyarakat lantaran jalan dibuat rusak.

INDOPOS.CO.ID - Proyek pemasangan pipanisasi yang diduga milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor dikeluhkan warga Desa Cibanon, Kecamatan Sukaraja. Pasalnya, kondisi jalan warga rusak berat sementara kompensasi dari pihak pelaksana proyek tidak jelas.

Yati, warga Kampung Kaca Pandak, Desa Cibanon, mengaku kesal adanya proyek pemasangan pipa tersebut. Selain mengganggu para penguna jalan, pengerjaan pipanisasi pun terkesan asal-asalan.”Gara-gara belas galian gak diperbaiki dengan baik, kondisi jalan jadi rusak. Parahnya lagi, pipa yang disimpan di jalan, menghalangi para pengguna jalan,” kata Yati kepada Indopos, Senin (20/3). 

Yati mengemukakan, proyek pemasangan pipa ini sudah pernah didemo oleh warga Kampung Ciangsana, karena dianggap mengganggu aktivitas warga.”Wajar saja warga Kampung Ciangsana protes, toh pengerjaannya saja seperti ini,” kata ibu beranak tiga itu sambil menunjuk ke lokasi jalan di depan rumahnya yang rusak.

Menurut dia, keluhan warga yang merasa terganggu dan terkena dampak dari aktivitas proyek ini, sudah pernah disampaikan kepada pihak pelaksana maupun Pemerintah Desa.”Sampai sekarang kami minta ada ganti rugi saja tidak direalisasikan. Mungkin perlu melakukan aksi protes lagi seperti warga Kampung Ciangsana, biar ada perhatian,” tegas Yati.

Sementara, di lokasi proyek pemasangan pipa yang diduga mengambil Air Ciliwung untuk dimanfaatkan pihak PDAM Tirta Kahuripan, tidak nampak terpasang papan proyek.  Padahal, informasi didapat jika pelaksana proyek dengan nilai anggaran mencapai ratusan miliar itu dikerjakan PT Indobangun Megatama.

Dirut PDAM Tirta Kahuripan, Hadi Mulya Asmat berjanji akan menegur langsung pihak kontraktor yang tidak memperhatikan lingkungan sekitar proyek. ”Saya mohon maaf, apabila pengerjaan pemasangan pipanisasi mengganggu aktifitas warga yang menggunakan ruas jalan Desa Cibanon. Pembangunan ini juga merupakan komitmen kami untuk memberikan kepuasan pelanggan, agar perusahaan PDAM dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan air bersih dan murah,” kata Hadi (has)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #pdam 

Berita Terkait

IKLAN