Selasa, 24 April 2018 04:38 WIB
citraland

Dampak Pemangkasan Suku Bunga Acuan, Rupiah Melemah

Redaktur: Wahyu Sakti Awan

KABAR KURANG BAIK: Rupiah melemah terhadap dolar. Foto: toni suhartono/indopos

INDOPOS.CO.ID-Pasar finansial benar-benar dikejutkan pada hari Jumat setelah Bank Indonesia tanpa diduga memangkas suku bunga acuan utama untuk bulan kedua berturut-turut di bulan September. BI memangkas suku bunga 7-day repo sebesar 25 basis poin menjadi 4.25  untuk mendorong pertumbuhan kredit dan konsumsi.

Langkah mengejutkan dari BI juga menunjukkan keyakinan BI dalam mempersiapkan kebijakan moneter AS yang lebih ketat dan mengatasi inflasi domestik. Rupiah melemah terhadap Dolar di hari Jumat pasca pemangkasan suku bunga dan ini berlanjut di sesi perdagangan hari Senin.

”Spekulasi kenaikan suku bunga AS di bulan Desember memperkuat Dolar sehingga mata uang pasar berkembang termasuk Rupiah berpotensi melemah. Para trader teknikal akan terus mengamati bagaimana perilaku USDIDR di atas level 13300. Dolar yang menguat akan mendorong pasangan mata uang ini menuju 13350,” kata Research Analyst ForexTime Lukman Otunuga.

Minyak mentah WTI stabil di atas USD50.50 pada sesi perdagangan hari Senin karena optimisme bahwa strategi OPEC untuk memangkas produksi minyak sebesar 1.8 juta barel per hari akan mampu menyeimbangkan pasar. Rapat OPEC pekan lalu telah memberi inspirasi baru bagi bullsdan ini terefleksikan pada aksi harga minyak saat ini.

Walaupun komoditas ini mungkin menguat di jangka pendek karena optimisme saat ini, kenaikan produksi minyak di Nigeria dan Libya dapat menjadi hambatan. Komitmen OPEC untuk memangkas produksi minyak sepertinya memperkuat harga minyak, namun kenaikan harga minyak ini juga mendukung minyak serpih (shale oil) AS. 

”Dari sudut pandang teknikal, minyak mentah WTI bullish di grafik harian. Breakout di atas USD51.00 dapat membuka jalan menuju kenaikan yang lebih besar lagi ke arah USD52.00. Di skenario alternatif, penurunan berkelanjutan di bawah USD50 dapat membuka jalan menuju USD48.50.

Emas kembali bearish pekan lalu karena peningkatan ekspektasi kenaikan suku bunga AS di bulan Desember. Logam mulia ini tetap sangat sensitif terhadap ekspektasi kenaikan suku bunga dan dapat semakin merosot apabila spekulasi semakin besar bahwa peluang peningkatan suku bunga Fed tahun ini semakin besar.

Menurutnya, walaupun ketegangan geopolitik di Korea Utara mungkin membuat pasar mencari aman, namun bearssepertinya mengabaikan hal ini seperti yang tergambar dalam aksi harga. Dari sudut pandang teknikal, para penjual memegang kendali setelah penutupan mingguan di bawah USD1300. Penurunan berulang kali di bawah USD1300 dapat menyebabkan depresiasi lebih lanjut menuju USD1280.

”EURUSD merosot pada sesi perdagangan hari Senin menuju 1.1870. Walaupun hasil pemilu Jerman mungkin berperan dalam aksi jual ini, koreksi teknikal masih dapat terjadi. Breakdown di bawah 1.1800 dapat membuka jalan menuju 1.1750. Dalam skenario alternatif, apabila 1.1800 dapat dipertahankan maka harga dapat memantul menuju 1.1920,” katanya. (wsa)


 

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #moneter #fxtm #lukman-otunuga #rupiah #bank-indonesia #saham 

Berita Terkait

Tipis Jatah Investor Ritel

Ekonomi

Sah, Bank Indonesia Miliki Pimpinan Baru

Nasional

BI Ogah Turunkan Suku Bunga

Ekonomi

Kondisi Rupiah Sangat Mengkhawatirkan

Ekonomi

Bursa Tendang Saham Bank of India

Ekonomi

Rupiah Melemah Jelang Rilis Data Pertumbuhan Kredit

Indobisnis

IKLAN


1. Ditjen PHU akan Kerjasama dengan Ditjen Bimas Islam Adakan Penyuluh Haji    2. Di Anggap Prospektif, Dirjen Nizar Minta Prodi Manajemen Haji dan Umrah Masuk Fakultas Ekonomi Syariah    3. 2019, Di Targetkan Seluruh Pembimbing Manasik Haji Bersertifikat    4. Hasilkan Pembimbing Haji Profesional, Ditjen PHU MoU dengan IAIN Purwokerto    5. Beri Kuliah Umum, Dirjen Nizar Minta Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    6. 1.096 Jemaah Haji Khusus Masuk Pelunasan Tahap II    7. Layanan Armina Bakal Meningkat    8. Dirjen Nizar: Relokasi Anggaran ke APBN Demi Azaz Keadilan    9. Petugas Haji Bertambah, Pelayanan Optimis Meningkat    10. 2019, Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    11. Temui Direktur Proyek E Hajj Arab Saudi, Tim Pelayanan Haji Bahas Kesiapan Layanan Haji    12. Permudah Pendataan, Ditjen PHU Siapkan Gelang QR untuk Jemaah Haji    13. FK-KBIH Teken Pakta Integritas Manasik Haji    14. Saat Ini di Ditjen PHU Sudah Ada Advokasi Haji    15. Tim harus Jaga Integritas, Komitmen dan Soliditas Tugas    16. Kemenag Merilis Daftar Nama Jemaah Haji Berhak Lunas    17. Seleksi Petugas Haji 1439 H/2018 M Dibuka 20 Maret    18. Biaya Haji 2018 Disepakati    19. Pembinaan Haji Inheren Kesehatan    20. Haji Rescue Team terus Berikan Pelayanan Maksimal    21. Asrama Haji Bermetamorfosis Menjadi Hotel Berbintang    22. Sertifikasi Haji, Kemenag Gandeng UIN Suska Riau    23. Rekrutmen Petugas Haji secara Online    24. Kemenag Targetkan Indeks Kepuasan Haji Naik    25. Cek Perkiraan Berangkat Haji Khusus via Online    26. Pedoman Pembatalan Pendaftaran Haji Reguler 2018 Kembali Dibuka    27. Ini Tata Cara Pembatalan Pendaftaran Ibadah Haji    28. Kuota Haji 2018 Sama dengan 2017    29. Diseminasi Advokasi Haji Dimulai di Bogor, Daerah Lain Menyusul    30. Rangkul Muspida, Advokasi Haji akan Lakukan Diseminasi