Rabu, 25 April 2018 05:49 WIB
citraland

Nusantara

Masyarakat Terdampak Penutupan Prostitusi Dapat Rp 500 Juta

Redaktur:

Ilustrasi (Dok. JawaPos.com)

INDOPOS.CO.ID - Dinas Sosial Kabupaten Tegal terus melakukan langkah penanganan terpadu pascapenutupan lokasi protitusi di sepanjang jalur Pantura. Jika 2017 melalui APBD II telah digelontorkan sebebsar Rp 1,1 millar, di 2018 nanti pemkab kembali menggelontorkan Rp 500 juta.

Kepala Dinsos Kabupaten Tegal Nurhayati mengaku, langkah koordinasi terpadu dengan Forkompinda hingga kini terus dilakukan. Hal ini untuk meminimalisir adanya kecenderungan dari mereka untuk kembali melakukan aktivitasnya secara sembunyi-sembunyi.

"Bila 2017 lalu, dari dana yang ada teralokasi untuk pengadaan 11 paket pelatihan bagi masyarakat yang terdampak, setidaknya diharapkan mereka bisa menekuni profesi baru sesuai dengan pelatihan yang telah didapatkan," ujarnya.

Tidak berhenti di tingkat pelatihan, pihaknya juga telah memberikan bantuan sosial tidak direncanakan, yang berupa bantuan sosial ekonomi produktif. Besarannya Rp 2 juta per KK. Data yang sudah terverifikasi, ada 158 KK ditambah 22 KK, total sebanyak 180 KK. Sementara bagi yang belum, kini sedang diupayakan percepatan prosesnya oleh BPKAD.

"Masyarakat terdampak pascapenutupan lokasi prostitusi juga mendaspatkan beasiswa bagi putra- putrinya dari Bazda," ujarnya dilansir Radar Tegal (Jawa Pos Group).

Pihaknya tengah berupaya memberi solusi bagi warga yang terdampak, misalnya bagi mantan tukang cuci dan tukang sapu serta profesi lainnya di sekitar eks lokasi protitusi diharapkan mereka bisa mandiri. Semua itu butuh proses dan butuh sentuhan tokoh agama juga tokoh masyarakat agar mereka tidak secara sembunyi-sembunyi justru melakukan aktivitas lama dalam kemasan baru. (yuz/jpg/JPC)


TOPIK BERITA TERKAIT: #psk #prostitusi-jalan-pantura #prostitusi-ditutup 

Berita Terkait

Jalan Puspemkab Tangerang Jadi Tempat Maksiat

Banten Raya

Rumah Dirazia, Isinya Lima Janda Berprofesi PSK

Nusantara

Tempat Dugem Digerebek, Polisi Temukan...

Nusantara

Pengakuan PSK: Saya Keenakan

Nusantara

IKLAN


1. Ditjen PHU akan Kerjasama dengan Ditjen Bimas Islam Adakan Penyuluh Haji    2. Di Anggap Prospektif, Dirjen Nizar Minta Prodi Manajemen Haji dan Umrah Masuk Fakultas Ekonomi Syariah    3. 2019, Di Targetkan Seluruh Pembimbing Manasik Haji Bersertifikat    4. Hasilkan Pembimbing Haji Profesional, Ditjen PHU MoU dengan IAIN Purwokerto    5. Beri Kuliah Umum, Dirjen Nizar Minta Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    6. 1.096 Jemaah Haji Khusus Masuk Pelunasan Tahap II    7. Layanan Armina Bakal Meningkat    8. Dirjen Nizar: Relokasi Anggaran ke APBN Demi Azaz Keadilan    9. Petugas Haji Bertambah, Pelayanan Optimis Meningkat    10. 2019, Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    11. Temui Direktur Proyek E Hajj Arab Saudi, Tim Pelayanan Haji Bahas Kesiapan Layanan Haji    12. Permudah Pendataan, Ditjen PHU Siapkan Gelang QR untuk Jemaah Haji    13. FK-KBIH Teken Pakta Integritas Manasik Haji    14. Saat Ini di Ditjen PHU Sudah Ada Advokasi Haji    15. Tim harus Jaga Integritas, Komitmen dan Soliditas Tugas    16. Kemenag Merilis Daftar Nama Jemaah Haji Berhak Lunas    17. Seleksi Petugas Haji 1439 H/2018 M Dibuka 20 Maret    18. Biaya Haji 2018 Disepakati    19. Pembinaan Haji Inheren Kesehatan    20. Haji Rescue Team terus Berikan Pelayanan Maksimal    21. Asrama Haji Bermetamorfosis Menjadi Hotel Berbintang    22. Sertifikasi Haji, Kemenag Gandeng UIN Suska Riau    23. Rekrutmen Petugas Haji secara Online    24. Kemenag Targetkan Indeks Kepuasan Haji Naik    25. Cek Perkiraan Berangkat Haji Khusus via Online    26. Pedoman Pembatalan Pendaftaran Haji Reguler 2018 Kembali Dibuka    27. Ini Tata Cara Pembatalan Pendaftaran Ibadah Haji    28. Kuota Haji 2018 Sama dengan 2017    29. Diseminasi Advokasi Haji Dimulai di Bogor, Daerah Lain Menyusul    30. Rangkul Muspida, Advokasi Haji akan Lakukan Diseminasi