Rabu, 25 April 2018 11:39 WIB
citraland

Nasional

Kolaborasi Internasional Wujudkan Solusi Peduli Bagi Rohingya

Redaktur:

Foto : image

INDOPOS.CO.ID - Konflik yang menimpa Rohingya tidak akan selesai tanpa kontribusi dari negara lain. Salah satu cara yang efektif dan tepat adalah melalui kolaborasi. Lebih dari 30 lembaga kemanusiaan dari 15 negara hadir dalam acara Rohingya Consultation Meeting yang diadakan oleh AFAD (Disaster and Emergency Management Presidency), UNIW (The Union of NGOs of the Islamic World), dan Al Khidmat Foundation di Istanbul, Turki, Selasa (7/11).

Dalam acara ini para peserta berbagi pengalaman dalam memberikan bantuan untuk Rohingya. Upaya ini dilakukan untuk mencari cara terbaik dalam membangun kolaborasi menghadirkan bantuan di lapangan.

Sebagai salah satu peserta Rohingya Consultation Meeting, PKPU Human Initiative berbagi pengalaman dalam memberikan bantuan secara inklusif yang melibatkan banyak pihak di lapangan sejak tahun 2012.

“Bagi kami, bergerak sendiri memang dapat membuat kita cepat, tapi dengan bergerak bersama dapat menghasilkan solusi yang berkelanjutan,” ungkap Presiden PKPU Human Initiative,Agung Notowiguno.

“Konflik kemanusiaan yang menimpa Rohingya menggerakkan kepedulian kita. Saat ini yang perlu dilakukan adalah bergerak bersama. Tidak sekadar  emberikan bantuan yang berdampak singkat, melainkan bersiap menghadirkan solusi ke depan untuk kehidupan yang lebih baik,” tegas Agung dalam pidatonya dihadapan pimpinan lembaga kemanusiaan dari berbagai negara.

Di akhir acara Rohingya Consultation Meeting, seluruh peserta bersepakat untuk melakukan kolaborasi internasional agar dapat saling mendukung, mengurangi kekosongan bantuan, dan menghindari tumpang tindihnya bantuan di lapangan.

PKPU Human Initiative ditunjuk menjadi salah satu anggota komite dari tujuh organisasi yang akan menyiapkan segala hal agar konsorsium ini dapat berjalan dalam dua tahun ke depan. Dari Indonesia, kami datang ke Turki menjadi bagian dari organisasi dunia yang membawa kebaikan untuk sesama manusia. (jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #rohingya 

Berita Terkait

IKLAN


1. Ditjen PHU akan Kerjasama dengan Ditjen Bimas Islam Adakan Penyuluh Haji    2. Di Anggap Prospektif, Dirjen Nizar Minta Prodi Manajemen Haji dan Umrah Masuk Fakultas Ekonomi Syariah    3. 2019, Di Targetkan Seluruh Pembimbing Manasik Haji Bersertifikat    4. Hasilkan Pembimbing Haji Profesional, Ditjen PHU MoU dengan IAIN Purwokerto    5. Beri Kuliah Umum, Dirjen Nizar Minta Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    6. 1.096 Jemaah Haji Khusus Masuk Pelunasan Tahap II    7. Layanan Armina Bakal Meningkat    8. Dirjen Nizar: Relokasi Anggaran ke APBN Demi Azaz Keadilan    9. Petugas Haji Bertambah, Pelayanan Optimis Meningkat    10. 2019, Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    11. Temui Direktur Proyek E Hajj Arab Saudi, Tim Pelayanan Haji Bahas Kesiapan Layanan Haji    12. Permudah Pendataan, Ditjen PHU Siapkan Gelang QR untuk Jemaah Haji    13. FK-KBIH Teken Pakta Integritas Manasik Haji    14. Saat Ini di Ditjen PHU Sudah Ada Advokasi Haji    15. Tim harus Jaga Integritas, Komitmen dan Soliditas Tugas    16. Kemenag Merilis Daftar Nama Jemaah Haji Berhak Lunas    17. Seleksi Petugas Haji 1439 H/2018 M Dibuka 20 Maret    18. Biaya Haji 2018 Disepakati    19. Pembinaan Haji Inheren Kesehatan    20. Haji Rescue Team terus Berikan Pelayanan Maksimal    21. Asrama Haji Bermetamorfosis Menjadi Hotel Berbintang    22. Sertifikasi Haji, Kemenag Gandeng UIN Suska Riau    23. Rekrutmen Petugas Haji secara Online    24. Kemenag Targetkan Indeks Kepuasan Haji Naik    25. Cek Perkiraan Berangkat Haji Khusus via Online    26. Pedoman Pembatalan Pendaftaran Haji Reguler 2018 Kembali Dibuka    27. Ini Tata Cara Pembatalan Pendaftaran Ibadah Haji    28. Kuota Haji 2018 Sama dengan 2017    29. Diseminasi Advokasi Haji Dimulai di Bogor, Daerah Lain Menyusul    30. Rangkul Muspida, Advokasi Haji akan Lakukan Diseminasi