Rabu, 17 Januari 2018 06:18 WIB

UMKM

Berburu Kerajinan Daun Pandan, Datang ke Banten Expo 2017

Editor:

BUATAN TANGAN: Beragam produk UMKM dipamerkan di Banten Expo 2017, ICE BSD, Tangerang Selatan, kemarin. FOTO: Novita Amelilawaty/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Pelaku bisnis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terus menyebar bak virus. Itu sejalan dengan visi dan misi presiden Jokowi untuk menghidupkan para start-up tersebut. Bahkan, semua BUMN dilibatkan untuk mendukung hidupnya UMKM di Indonesia.

Di Banten, bertepatan dengan Banten Expo 2017, seluruh pelaku UMKM binaan di wilayah Banten, berkumpul jadi satu. Mulai usaha fesyen, kain tenun, kuliner, hingga cinderamata. Semua khas Banten.

Menurut Ketua Panitia penyelenggara Babar Suharso, pameran yang menampilkan berbagai pameran investasi, informasi pembangunan, produk layanan jasa dan kerajinan serta potensi daerah di Provinsi Banten tersebut diramaikan oleh ratusan stand dari berbagai SKPD, perusahaan pelayanan jasa dan sektor UMKM. “Sekitar 200 stand yang ikut pameran ini,” kata Babar.

Di dalam pameran, terlihat aneka macam produk besutan pelaku UMKM baik dari fesyen, souvenir atau cinderamata, dan kuliner. “Ini golok Badri, senjata sekaligus untuk bercocok tanam khas Banten,” kata Nisa, pengusaha souvenir dan cinderamata dari Nisa Collection di Banten Expo 2017, Kamis (16/11). Dia mengaku usahanya adalah binaan dari PT Krakatau Steel Tbk. “Semua pesertanya adalah UMKM binaan perusahaan-perusahaan khususnya BUMN di Banten,” ujarnya.

Selain Golok Badri, ada juga anyaman dari daun pandan yang melalui proses tertentu sehingga menjadi tas, topi, tempat tisu, dan lain sebagainya. “Kami asli menggunakan bahan-bahan lokal dan tenaga terampil dari lingkungan binaan,” kata Eti Suherti selaku pemilik dari Pandan’s Craft Banten. Dia mengaku omzetnya bisa di atas 10 jutaan rupiah perbulan. Bahkan, barangnya banyak dibawa sebagai oleh-oleh ke luar negeri.

Selain kerajinan tangan dan senjata khas Banten, ada pula UMKM yang bergerak di bidang pertanian penghasil sayuran hidroponik, organik bebas pestisida, dan sebagainya. Makanan khas Banten pun ditampilkan macam Cincau Madu, Kue Kancing, Kue Bolu Kuwuk, Ceplis Ceplos khas Cilegon, sirup Belimbing Wuluh, dan Hariang Gula Aren. Semua dapat ditemukan di Banten Expo 2017 di ICE BSD, Tangerang Selatan.

Banten Expo juga akan menggelar Banten Culture and Tourism Attraction. Pada kegiatan ini akan ditampilkan  beragam atraksi seni budaya khas Banten dan berbagai acara menarik lainnya. Misalkan pementasan seni budaya Banten,  Banten Robotic Show, Banten Best Talent, lomba foto, festival kuliner Banten dan lain-lain. Di bidang pariwisata, ditampilkan berbagai destinasi terbaik di Banten. Di antaranya adalah 7 (seven) Wonder Banten. (vit)

Berita Terkait

Grup Modalku Cairkan 1 Triliun untuk UKM

UMKM

SHARP Cetak Generasi Teknisi Andal

Bisnis

Giring dan Tompi Komentari Soal Ekonomi Kreatif

Indotainment

Kemenkop Ganjar UKM Inspiratif

Indobisnis