Rabu, 17 Januari 2018 06:07 WIB

Kuliner

Food Traveler, Yuk Nikmati Perpaduan Tomyam dan Bakmi di Restauran Bakmitopia

Editor:

RAMAI: Para penikmat kuliner mi merasakan menu di restoran Bakmitopia di kawasan Jatinegara. Foto. Istimewa

INDOPOS.CO.ID - Tomyam atau Tomyum, siapa yang tak pernah mendengar nama masakan khas Negeri Gajah Putih yang satu ini? Sup bercitarasa asam, gurih, pedas dan menyegarkan ini memang menjadi primadona masakan khas Thailand. Cita rasa gurih, asam, segar dengan sedikit gigitan pedas itu muncul dari racikan bumbu dan rempah seperti cabai kering, cabai rawit, serai, daun jeruk, dan air perasan jeruk. Ragam rasa inilah yang membuat Tomyam menjadi primadona kuliner yang populer di Thailand.

Tak hanya digemari oleh masyarakat Thailand saja, Tomyam pun mulai mendunia. Jadi jalan-jalan ke Thailand tidak lengkap rasanya tanpa mencicipi Tomyam. Kalaupun belum sempat mencicipinya langsung di negara asalnya, Tomyam juga bisa dinikmati di Indonesia. Tomyam ini sudah terbilang akrab dengan lidah orang Indonesia. Kekhasan cita rasa sup yang satu itu pun disukai oleh penikmat makanan di dalam negeri.

Lantas, bagaimana kalau Tomyam dikombinasikan dengan bakmi, menu oriental yang sudah lebih dulu dikenal di Indonesia. Menu berbahan baku mi ini memiliki banyak penggemar di Tanah Air. Walaupun asalnya dari Tiongkok, namun bakmi ada yang memiliki cita rasa bumbu khas Nusantara.

Ada pula yang bercita rasa khas Thailand seperti Bakmi Tomyam. Bakmi Tomyam ini bisa dinikmati Restauran Bakmitopia."Bakmi Tomyam merupakan signature menu di Restauran Bakmitopia," ujar Lukman Hakim, Managing Director PT Indo sterling Wahana Boga yang menaungi Restauran Bakmitopia.

Sesuai namanya, bakmi satu ini mengusung cita rasa Tomyam yang gurih, asam, dan pedas. Karena rasa tomyam sendiri sudah sangat klop dengan lidah orang Indonesia, maka jadilah menu Bakmi Tomyam disukai para penikmat Tomyam dan Bakmi. Khususnya konsumen restauran Bakmitopia di Jakarta.

“Sejak diluncurkan, Bakmi Tomyam cukup disukai pengunjung dan menjadi menu nomor dua terfavorit setelah Bakmi Komplet Spesial. Rasanya yang merupakan perpaduan asam, pedas, dan gurih begitu menggoda,” kata Lukman Hakim.

Dengan kuah tomyam yang gurih, asam, dan pedas, kuah bakmi jadi terasa lebih nikmat di lidah. Belum lagi ada tambahan seafood, seperti udang dan cumi, plus cabai rawit yang seperti ranjau akan meledak di mulut saat dikunyah.  Hal ini menciptakan sensasi pedas yang cukup menggigit. Segelas teh manis bolehlah diseruput untuk menetralisir lidah yang terbakar.

Kalau ingin mencicipi varian bakmi lainnya,  di restauran yang sudah memiliki tiga cabang di Jabodetabek, yaitu Pamulang, Kemanggisan, dan Jatinegara, ini juga menyediakan menu Bakmi Komplet Spesial. Pada menu ini terdapat taburan jamur yang melimpah serta pangsit nan lembut. Melahap semangkuk bakmi ini, dijamin perut bakal langsung terisi penuh lantaran porsinya memang cukup banyak.

"Kalau Anda memesan menu Bakmi Komplet Spesial selama Desember 2017 di outlet Bakmi topia cabang City Plaza Jatinegara, Jakarta Timur, untuk satu porsinya ditambah segelas teh manis hanya dihargai Rp 15 ribu," ungkap Lukman Hakim.

Meskipun menu unggulannya bakmi, di Bakmitopia juga tersedia hidangan lain seperti Nasi Goreng Kampung Spesial, Nasi Capcay, Nasi Sapi Lada Hitam, dan Kwetiau Penang Seafood. Khusus untuk menu bakmi, kata Lukman, bahan baku utamanya buatan sendiri. Bakmitopia bekerjasama dengan beberapa UKM binaan untuk memproduksi mi yang sehat dan higienis.

”Semua menu tersaji dari bahan berkualitas serta takaran yang pas. Ini untuk menyesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Dari belasan varian menu yang tersedia sekarang, ke depan ada kemungkinan terus bertambah," ujar Lukman lagi.

Gerai Bakmitopia di Jatinegara merupakan cabang teranyar restauran ini dan baru dibuka pada awal Desember lalu. Untuk bisa bersantap di sini, tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Untuk harga minuman, nominalnya bervariasi mulai Rp 5 ribu - Rp 22 ribu. Sedangkan harga menu makanannya berkisar antara Rp 15 ribu - Rp33 ribu. (uma)

Berita Terkait

Nyeruput Kopi, Rindukan Batavia Tempo Doeloe

Kuliner

First Crack Coffee Academy Cetak Ahli Kopi

Kuliner

Gooloong, Evolusi Martabak Zaman Now

Kuliner

Reaktiv Coffee, Cara Lain Menikmati Kopi

Kuliner

Berinovasi dengan Sate

Kuliner