Rabu, 17 Januari 2018 05:55 WIB

Kuliner

Menu Tradisional di Hotel Berbintang

Editor:

INDOPOS.CO.ID - Masakan Indonesia adalah salah satu tradisi kuliner yang paling kaya di dunia dan penuh dengan cita rasa yang kuat. Tak salah, menu-menu ini mendapatkan tempat di restauran mewah hingga hotel berbintang.

Beberapa hotel pun menempatkannya sebagai menu utama. Salah satunya di Hotel Santika Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Di hotel berbintang tiga tersebut kuliner Indonesia sangat mudah ditemukan. Mulai menu sarapan, makan siang, makan malam, hingga kudapan untuk santai sore.

"Hotel Santika memang dikenal dengan cita rasa masakan Indonesia. Jadi menu di sini lebih ke selera Nusantara," ujar Istighfarati Hellyana Putri, Public and Relation Hotel Santika TMII, Selasa (19/12).

Terletak di lantai dasar, menu tersebut bisa diakses di Krakatau Restaurant. Mulai appetaizer (makanan pembuka) seperti Fried Spring Roll, main course atau makanan utama seperti Sop Buntut Goreng dan Nasi Goreng Tradisional, hingga dessert atau makanan penutup berupa Traditional Banana Fritter with Cheese.

Menu khas Indonesia lainnya adalah Tengkleng Kambing, Buntut Bakar Rica-Rica, dan Sate Maranggi. Adapun minumannya, antara lain Kopi Klotok, jus buah khas Indonesia dan mocktail. Semua itu bisa dinikmati di Krakatau Restaurant sambil santai di bagian dalam atau ruang terbuka yang menghadap ke taman.  

Kami pun mendapat kesempatan mencicipi makanan-makanan Indonesia itu di Krakatau Restaurant, Selasa (19/12) lalu. Istighfarati Hellyana Putri merekomendasikan menu-menu best seller Hotel Santika kepada kami. Antara lain Sop Buntut Goreng dan Nasi Goreng Tradisional.

Traditional Banana Fritter with Cheese

Semua orang Indonesia pasti tahu dan pernah mencicipi pisang goreng. Pisang goreng adalah makanan ringan yang banyak ditemui di Indonesia. Bahkan hingga ke negara tetangga. Makanan ini dibuat dari buah pisang, kemudian dilumuri adonan kental campuran tepung, telur, sedikit garam dan gula selanjutnya digoreng dalam minyak goreng.

Pisang goreng banyak ditemui dijual di warung kopi sebagai makanan pendamping teh atau kopi. Namun kini pisang goreng sudah naik kelas dan banyak juga ditemui di restauran kelas atas dan hotel berbintang. Kadang-kadang pisang goreng diberi topping seperti keju, susu kental manis, cokelat, dan lain sebagainya. Nah di Hotel Santika, pisang goreng diberi nama Traditional Banana Fritter Cheese.

Traditional Banana Fritter Cheese tidak ubahnya pisang goreng yang banyak ditemukan di warung kopi. Hanya saja Traditional Banana Fritter Cheese terasa lebih nikmat karena ditaburi keju dengan pendamping susu kental manis dan cokelat cair. Susu dan cokelat cair tidak langsung disiramkan di atas pisang goreng supaya Anda bisa menentukan cita rasanya sendiri.

"Kami menyajikan pisang goreng tradisional karena memang Hotel Santika dikenal dengan menu tradisional," ujar Chef Cecep Supriatna.

Fried Spring Roll

Spring Roll adalah istilah Inggris untuk Lumpia, makanan kecil yang mudah sekali didapatkan di berbagai negara. Di Indonesia, Lumpia dikenal sebagai jajanan khas Semarang dengan tata cara pembuatan dan bahan-bahan yang telah disesuaikan dengan tradisi setempat.

Lumpia terdiri dari lembaran tipis tepung gandum yang dijadikan sebagai pembungkus isian yang umumnya adalah rebung, telur, sayuran segar, daging, atau makanan laut.Di Hotel Santika, Spring Roll atau Fried Spring Roll juga berisi sayur-sayuran seperti wortel, toge, dan jamur. "Kemudian ada tambahan ayam di dalamnya," ungkap Chef Cecep.

Fried Spring Roll Hotel Santika disajikan dengan pendamping Saus Thailand yang bercita rasa manis dan segar. Fried Spring Roll yang sudah dipotong-potong bisa langsung dicocol ke dalam Saus Thailand. Ketika dimasukkan ke mulut, kulit luarnya terasa crispy, tetapi empuk di dalamnya. Dengan tambahan Saus Thailand, Fried Spring Roll semakin nikmat.

Nasi Goreng Tradisional

Seperti pisang goreng, makanan khas Indonesia satu ini juga tak kalah populernya. Tak hanya di Indonesia tetapi hingga mancanegara. Kelezatannya sudah tak diragukan lagi sehingga menjadi salah satu makanan terlezat ketiga di dunia versi pembaca CNN. Karena itu, Hotel Santika menyajikan nasi goreng dengan resep tradisional agar cita rasa khas Indonesia tidak hilang.

Nasi Goreng Tradisional disajikan dengan lauk pendamping seperti ayam goreng, sate ayam, dan telur mata sapi. Kemudian pelengkapnya, acar, kerupuk udang, dan sambal. Semua lauk dan pelengkap itu berada dalam satu piring dan siap disantap. Nasi gorengnya bercita rasa manis berpadu dengan rasa asin. Cita rasa itu diimbangi lauk ayam goreng dan sate ayam yang gurih. Lalu acar yang asam nan segar.

"Nasi Goreng Tradisional ini menu best seller di sini. Setiap hari selalu ada yang pesan," ungkap Istighfarati Hellyana Putri, Public and Relation Hotel Santika TMII.

Sop Buntut Goreng

Buntut sapi goreng atau panggang dicampur dengan berbagai variasi sop merupakan makanan populer di Indonesia. Makanan ini terbuat dari potongan ekor sapi yang dibumbui kemudian dibakar atau digoreng. Lalu dimasukkan kedalam kuah kaldu sapi yang agak bening bersama irisan kentang, wortel, tomat, daun bawang, seledry dan taburan bawang goreng. Sop buntut Indonesia dibumbui dengan bawang merah, bawang putih, dan rempah-rempah lokal, seperti merica, ketumbar, pala, dan cengkeh.

"Sop Buntut Goreng di Hotel Santika ini dibumbui dengan rempah-rempah. Itulah yang membedakan sop buntut di sini dengan sop buntut di tempat lain yang hanya dilumuri kecap," jelas Chef Cecep.

Namun ada variasi yang relatif baru disebut Sop Buntut Goreng yaitu buntut goreng yang dibumbui disajikan kering, sementara kuah sop kaldunya disajikan dalam mangkuk terpisah. Seperti itulah yang disajikan di Hotel Santika. Sop Buntut Goreng dilengkapi dengan sambal ijo, kerupuk melinjo, dan acar. Dinikmati dengan kauh sop yang hangat dan nasi yang baru diangkat dari penanak nasi, Sop Buntut Goreng terasa lezatnya. Apalagi dagingnya empuk dan bumbunya meresap hingga ke bagian terdalam.

Mocktail Dragon-Pineapple  dan Hot Vanilla Latte

Mendengar mocktail, mungkin pikiran Anda akan tertuju ke cocktail yang beralkohol. Padahal mocktail adalah minuman segar yang tidak mengandung alkohol. Bahan mocktail bisa bermacam-macam, mulai dari sari buah, sirup, es krim, susu, yogurt, ekstrak vanila, madu, hingga sayur. Di Hotel Santika, mocktail dibuat dari sari buah. Salah satunya mocktail Dragon-Pineapple.

Sesuai namanya mocktail Dragon-Pineapple, terdiri dari sari buah naga dan nanas yang dicampu menjadi satu. Meski campuran dua sari buah, tetapi buah naga lebih menonjol. Terlihat dari warna mocktail yang berwarna merah pekat. Namun ketika diseruput, rasa buah naga maupun nanas tidak ada yang menonjol. Manisnya sedang-sedang saja dengan kesegaran dari nanas.

Kalau moctail Dragon-Pineapple bercita rasa Indonesia, Hot Vanilla Latte sudah bercita rasa internasional. Karena latte aslinya berasal dari Italia. Latte adalah espresso atau kopi yang dicampur dengan susu dan memiliki lapisan busa yang tipis di bagian atasnya. Bahan-bahannya ya kopi, gula, susu murni, dan whipped cream. Sreta tambahan bubuk vanilla, bila menginginkan rasa vanilla. Hot Vanilla di Hotel Santika disajikan dalam gelas dengan lima lapisan. Lapisan-lapisan susu, kopi, gula dan juga busa atau buih susu itu akan menyatu setelah diaduk sebelum diminum. Rasanya nikmat! (uma)

Hotel Santika TMII Jakarta

Jalan Pintu 1, Taman Mini Indonesia Indah, Cipayung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13880

Phone: +62-021-29378500

Fax :+62-21-29378600

Email : reservation@jakartatmii.santika.com

Berita Terkait

Nyeruput Kopi, Rindukan Batavia Tempo Doeloe

Kuliner

First Crack Coffee Academy Cetak Ahli Kopi

Kuliner

Gooloong, Evolusi Martabak Zaman Now

Kuliner

Reaktiv Coffee, Cara Lain Menikmati Kopi

Kuliner

Berinovasi dengan Sate

Kuliner