Rabu, 17 Januari 2018 12:05 WIB

Bisnis

PT SMI Ditunjuk Kucurkan Dana Pinjaman Daerah

Editor: Ali Rahman

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution.

INDOPOS.CO.ID - Perusahaan pelat merah PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) ditunjuk sebagai perusahaan yang memberikan kucuran dana pinjaman Pemerintah Daerah.

Penunjukan ini tertuang dalam ditandatanganinya perjanjian kerja sama pelaksanaan nota kesepahaman percepatan pinjaman daerah melalui penugasan kepada PT SMI dalam rangka Pembangunan Infrastruktur Daerah oleh Deputi Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri dan Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan serta Direktur Jenderal Pengelolaan dan Pembiayaan Risiko Kementerian Keuangan dengan Direktur Utama PT SMI.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menerangkan, nota kesepahaman ini menyepakati untuk percepatan proses pengajuan pinjaman daerah. Diantaranya dengan Percepatan penerbitan kelengkapan persyaratan pinjaman daerah yang harus dipenuhi Pemda yaitu Surat Pertimbangan Menteri Dalam Negeri dari Kemendagri dan Surat Penawaran Fasilitas Pembiayaan dari PT SMI.

"Dengan ini, waktu penerbitan paling lama 40 hari kerja sejak dokumen diterima lengkap dan benar yang dituangkan perjanjian kerja sama percepatan koordinasi pinjaman daerah," terang Darmin dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (28/12)

Dalam Perjanjian Kerja Sama ini dijelaskan teknis pelaksanaan Percepatan Pinjaman Daerah yang melibatkan PT SMI sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 174 Tahun 2016 tentang Pemberian Jaminan Kepada Perusahaan Perseroan (Persero) PT Sarana Multi Infrastruktur Dalam Rangka Penugasan Penyediaan Pembiayaan Infrastruktur Daerah.

Dalam kesempatan ini pula telah dilakukan penandatanganan perjanjian pinjaman daerah kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan untuk pembangunan Pasar Tuakona Panamboang dan tiga ruas jalan di Kota Labuha dengan jumlah maksimal pinjaman sebesar Rp 150 miliar dan Pemerintah Daerah Kabupaten Tabanan dengan jumlah maksimal pinjaman  sebesar Rp 201 miliar untuk pembangunan Rumah Sakit  Umum Daerah (RSUD) di Kabupaten Tabanan.

Sampai dengan 27 Desember 2017, nilai komitmen pinjaman daerah adalah sebesar Rp 2,74 triliun kepada 18 pemerintah daerah. Sementara komitmen pinjaman yang telah ditawarkan oleh PT SMI mencapai Rp 6,9 triliun.

Selanjutnya Darmin berharap, adanya nota kesepahaman ini dapat mendorong daerah untuk melakukan pinjaman bagi pembiayaan proyek-proyek prioritas di daerahnya. "Mudah mudahan ini membawa kebaikan kita semua terutama masyarakat di daerah," pungkasnya. (jaa)

Berita Terkait