Selasa, 16 Januari 2018 06:53 WIB

Internasional

Kejam, Pengadilan Israel Perpanjang Masa Tahanan Ahed dan Ibunya

Editor:

Ahed al-Tamimi (Kanan) (Dawn News)

INDOPOS.CO.ID - Rupanya Pengadilan Israel memperpanjang masa tahanan gadis Palestina Ahed al-Tamimi dan ibunya, Neriman, selama lima hari. Ini dilakukan untuk melakukan proses penyelidikan lebih lanjut.

Persidangan Ahed digelar di Pengadilan Militer Ofer di bagian barat Kota Ramallah, Kamis, (28/12). Dengan upaya pengacara keluarga, Pengadilan Israel memutuskan pembebasan sepupu Ahed, Nour untuk 48 jam dengan jaminan uang USD 1.800

Tentara Israel menangkap Ahed pada 19 Desember di kediamannya di Ramallah. Sementara ibunya ditahan tentara Israel saat mendatangi unit penahanan di timur Ramallah untuk mencari informasi mengenai putrinya.

Pada 25 Desember, Pengadilan Militer Ofer memperpanjang masa penahanan keluarga al-Tamimi selama empat hari.

Seperti dilansir Anadolu Agency, Jumat, (29/12), Ahed dianugerahi Penghargaan Keberanian Hanzala oleh Turki karena menentang tentara Israel yang menangkap saudara laki-lakinya pada tahun 2012.

Recep Tayyip Erdogan, yang kala itu menjabat sebagai Perdana Menteri Turki, bersama istrinya menemui Ahed untuk menyampaikan kekaguman atas keberaniannya.           (ce1/iml/met/JPC)

Berita Terkait