Selasa, 16 Januari 2018 06:54 WIB

Hukum

Bupati Nganjuk Non Aktif jadi Tersangka TPPU

Editor: Syaripudin

Juru bicara KPK Febri Diansyah. Foto: jawapos.com

INDOPOS.CO.ID - Setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan ditetapkan tersangka terkait dua kasus, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menemukan bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan Bupati Nganjuk Nonaktif Taufiqurrahman sebagai tersangka dalam kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Juru bicara KPK Febri Diansyah dalam rilis yang diterima INDOPOS, Bupati Nganjuk periode 2013-2018 itu diduga melakukan perbuatan melanggar dengan tujuan menyembunyikan atau menyamarkan asal usul harta kekayaan, pengalihan hak-hak, atau kepemilikan yang sebenarnya atas harta kekayaan yang diketahui atau diduga merupakan hasil tindak pidana korupsi.

”Atas perbuatannya, TFR (Bupati Nganjuk, Red) disangkakan melanggar Pasal 3 dan/atau Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo. Pasal 65 ayat (1) Kitab Undang Undang Hukum Pidana," terang Febri.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Taufiqurrahman sebagai tersangka atas dua sangkaan lainnya. Pertama, atas dugaan penerimaan suap terkait perekrutan dan pengelolaan ASN/PNS di Kabupaten Nganjuk 2017.

Kedua, dalam pengembangan penyidikan, Taufiqurrahman juga diduga menerima gratifikasi yang berhubungan dengan jabatannya dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya. (nyc)

Berita Terkait