Selasa, 16 Januari 2018 06:44 WIB

Bisnis

Saham Emiten Startup Mengkilap

Editor: Syaripudin

Head of IDX Incubator Irmawati Amran

INDOPOS.CO.ID-Tahun lalu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tumbuh 20 persen menjadi 6.356. Itu sekaligus menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah pasar modal. Performa apik itu juga didukung nilai transaksi harian mencapai Rp 7,5 triliun.

Saham-saham yang listing di bursa efek Indonesia (BEI), banyak menyajikan imbal hasil (yield) besar. Tidak terkecuali saham berbasis startup. Meski tidak dipungkiri banyak emiten menoreh  performa jeblok.

Saham emiten startup menyajikan kinerja impresif. Misalnya, PT Kioson Komersial Indonesia (KIOS) bertengger di kisaran Rp 2.950 per lembar. Harga itu melangit 883,33 persen dibanding kala listing perdana tahun lalu di level Rp 300 per saham.

Kemudian saham Asuransi Jiwa Syariah Mitra Abadi (JMAS) menanjak 485,71 persen ke posisi Rp 820 per saham, dibanding saat IPO tahun lalu hanya Rp 146 per lembar. Selanjutnya, saham M Cash Integra (MCAS) surplus 42,96 persen menjadi Rp 1.980 dari saat listing Rp 1.385 per saham.

”Sangat jelas kalau respon pasar terhadap saham startup positif. Itu juga ditunjukkan dengan performa membanggakan. Karena itu, kami mendorong 42 startup binaan IDX Incubator untuk go public secara berkala,” tutur Head of IDX Incubator Irmawati Amran, di Jakarta, Selasa (9/1). (far)

Berita Terkait