Selasa, 16 Januari 2018 06:51 WIB

Hukum

Terungkap, Video Porno Bocah Dijual Rp 31 Juta ke Bule Rusia

Editor:

Video porno wanita dengan 2 bocah jadi viral di medsos (Istimewa)

INDOPOS.CO.ID - Masyarakat dihebohkan dengan beredarnya dua video asusila yang diperagakan wanita dewasa dengan anak di bawah umur. Video pornografi itu dengan sengaja dibuat oleh warga Bandung, Jawa Barat untuk dijual kepada seorang warga negara Rusia.

"Video pornografi anak itu dijual seharga Rp 31 juta kepada orang Rusia bernama Robb," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa (9/1).

Yusri menjelaskan, hasil pengakuan salah seorang tersangka bernama Faisal, dia sudah mengirimkan sebanyak dua kali video hubungan intim wanita dewasa dengan seorang bocah.

"Jadi pada April 2017, dia (Faisal) mulai mengirimkan foto dari salah satu tersangka ini, ternyata setelah mengirim foto penerima suka. Kemudian dikasihlah kerjaan untuk membuat video yang nanti akan dibayar," ungkap Yusri.

Menurut Yusri, para tersangka akan kembali melakukan aksinya. Namun, dengan tersebarnya video tersebut polisi berhasil meringkus sejumlah tersangka.

"Sebenarnya ada lagi permintaan lain, tapi ini keburu tertangkap," ujar Yusri.

Oleh karena itu, Polda Jawa Barat bekerja sama dengan Direktorat Siber Bareskrim Polri untuk mencari pelaku penyebar video tak senonoh tersebut.

"Ini masih kita selidiki terus, kita koordinasi dengan Bareskrim Mabes Polri," jelas Yuri.

Sebelumnya diketahui, Polda Jawa Barat telah meringkus enam orang pelaku pembuat video pornografi seorang wanita dewasa yang melakukan hubungan intim dengan seorang bocah.

Keenam orang pelaku ini bernama Faisal sebagai sutradara dan pengambil video, Cici sebagai perekrut perempuan, Intan sebagai perekrut anak dan juga sebagai pemeran perempuan dalam video, Imel peran yang sama dengan Intan, kemudian Susan dan Herni yang berada di lokasi melihat kejadian itu dan melakukan pembiaran.

Keenam orang pelaku dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak tahun 2016, Undang-Undang Nomor 44 tentang pornografi dan Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi Transaksi Elektronik.

Sementara tiga orang anak yang berada dalam video panas itu berinisial DN (9), SP (11), dan RD (9). Saat ini ketiga orang anak ini sedang dilakukan trauma healing oleh psikolog.

Video tak senonoh itu tersebar di media sosial sejak beberapa hari terakhir. Terdapat dua video yang memperlihatkan adegan ranjang bocah dengan perempuan dewasa di sebuah kamar hotel dari dua hotel yang berbeda.(ce1/rdw/JPC)

Berita Terkait