Rabu, 17 Januari 2018 12:12 WIB

Bisnis

Konsorsium Garap LRT Jabodetabek

Editor: Redjo Prahananda

Foto : Ilustrasi Republika Online

INDOPOS.CO.ID - Proyek light rail transit (LRT) Jabodetabek melibatkan sejumlah pihak. China Railway Construction Corporation memastikan ikut dalam proyek raksasa tersebut.

China Railway berkolaborasi dengan PT Ratu Prabu Energi (ARTI) anak usaha Ratu Prabu Grup. Sebetulnya, induk usaha, Ratu Prabu Grup diplot menggarap proyek besar tersebut.

Namun, dalam perjalanannnya, proyeks itu diserahkan pada Ratu Prabu Energi (RPE). Tentu, RPE tidak akan berjalan sendiri. RPE bakal saling bahu membahu dengan China Railway.

“Ya, Ratu Prabu Energi bertindak sebagai developer dan pastinya berkolaborasi dengan banyak pihak,” tegas Presiden Direktur Ratu Prabu Energi Burhanuddin Bur Maras, di Jakarta, Selasa (9/1).

Bur Maras melanjutkan berencana bakal membentuk konsorsium. Pembentukan itu penting guna memuluskan rencana besar tersebut. Tidak menutup kemungkinan melibatkan perusahaan BUMN dalam negeri.

Skema konsorsium itu belum bisa dijelaskan dengan gamblang mengingat masih dalam proses. ”Pembentukan perusahaan konsorsium itu akan sesuai arahan konsultan yaitu Bechtel International,” imbuh Bur Maras.

Sudah ada komunikasi dengan BUMN atau BUMD? Bur Maras mengaku masih dalam proses. Untuk melibatkan sejumlah pihak itu tidak terlalu ribet. Itu dengan catatan kalau izin dan restu pemerintah terbit. ”Itu gampang. Kalau BUMN apa kata menteri dan BUMD apa kata gubenur,” ucapnya.

Bur Maras menjelaskan, rencana pembangunan LRT Jabodetabek tidak bakal menyaingi proyek LRT Jabodebek garapan pemerintah. Justru proyek LRT Jabodebek itu melengkapi rute-rute yang belum tersentuh LRT existing. ”Tidak ada itu saingan. Kami, justru mendukung program infrastruktur pemerintah,” elak Bur Maras. (far)

Berita Terkait

LRT Jabodetabek Balik Modal 6 tahun

Bisnis

Dewan Desak Pemerintah Tuntaskan LRT

Nasional

Bahas LRT, Mas Anies Bertemu dengan Menteri Kim

Jakarta Raya

Amazing! LRT Nyambung ke Ampera

Nusantara