Selasa, 16 Januari 2018 06:38 WIB

Indotainment

Terobos Jalur Buswy, Depe Diperiksa di Subdit Ranmor Polda Metro

Editor: Redjo Prahananda

Dewi Perssik menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya

INDOPOS.CO.ID - Artis dangdut  Dewi Murya Agung alias Dewi Persik alias Depe akhirnya menjalani pemeriksaan di Subdit Ranmor Polda Metro Jaya.

Depe diperiksa penyidik terkait kasus penerobosan jalur bus Trans Jakarta beberapa waktu lalu. Depe tiba di markas Subdit Ranmor Polda Metro Jaya sekitar pukul 19.00, Rabu (10/9).

Pemeriksaan masih terus berjalan hingga pukul 22.00. "Saya datang mengklarifikasi kasus saya. Saya dipanggil sebagai saksi karena berada di dalam mobil," ujar Depe bersama sang suami, Angga Wijaya dan pengacara, Maha Awan Buana.

Pedangdut 32 tahun ini menegaskan, bakal melakukan perlawanan terkait laporan itu.

"Mereka (pelapor) harus bisa membuktikan laporannya, karena saya punya hak untuk membela diri," tegas Depe kepada wartawan.

Dewi datang dengan status sebagai saksi terlapor terkait kasus  di jalur busway. Pemeriksaan tersebut merupakan tindak lanjut atas pelaporan dari petugas TransJakarta bernama Harry Maulana Saputra. 

Namun Dewi mengaku bingung tentang siapa sebenarnya pihak terlapor. Sebab menurut tak ada nama yang dilaporkan pihak petugas Trans Jakarta dalam surat panggilan polisi

"Kami dipanggil atas laporan mereka. Jadi mereka melaporkan tapi tidak memakai nama, lucu, tapi kami dipanggil polisi," beber Dewi.

Dewi sendiri dilaporkan atas dugaan ancaman kekerasan, melawan petugas, dan fitnah berdasarkan Pasal 335 KUHP, Pasal 212 KUHP, dan Pasal 315 KUHP.

Sebenarnya Depe sudah dipanggil penyidik pada 27 Desember 2017 lalu. Namun lantaran yang bersangkutan berhalangan hadir karena sedang berlibur di Maladewa bersama suami. Depe meminta jadwal pemeriksaan ulang, Rabu (10/1) kemarin. 

Depe dilaporkan Sabtu, 2 Desember 2017, lalu terkait  insiden di jalur busway Pejaten Jakarta Selatan. Mobil Jaguar bernopol B 12 DP  miliki Depe masuk jalur busway.

Namun, setelah 30 meter dari pintu masuk busway, petugas menutup portal, sehingga terjadi cekcok mulut yang berujung pada laporan ke polisi.

Sedangkan pengacara Depe, Maha Awan Buana mengatakan membawa sejumlah bukti terkait insiden penerobosan jalur busway beberapa waktu lalu.

"Kedatangan kami ini hanya untuk memberi klarifikasi dari proses penyelidikan laporan pihak TransJakarta. Kami juga akan menyerahkan bukti-bukti," kata Awan.

Menurut dia, buktiitu antara lain dokumen Dewi Perssik dan sang suami benar mendapatkan pengawalan dari petugas Ditlantas Polda Metro Jaya. Dia juga membawa bukti lain berupa video berisi makian diduga dilontarkan petugas TransJakarta terhadap Depe.

Depe sudah melaporkan balik pelapor. Depe melaporkan Harris pada 4 Desember 2017 lalu, atau dua hari setelah wanita asal Jember ini dilaporkan Haris.

Dia menuduh Haris dengan pasal pencemaran nama baik juncto UU ITE yaitu Pasal 45 juncto Pasal 27 dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. 

"Kami akan menyerahkan bukti-bukti, bukti dari Ditlantas Polda Metro Jaya  Angga dan Dewi mendapat pengawalan dan mendapat diskresi dari kepolisian untuk melewati jalur busway, kedua kami memberikan bukti rekaman video berisi makian diduga dilakukan oleh mereka (petugas Trans Jakarta)," papar Maha Awan mengakhiri. (ind)

Berita Terkait

Dewi Perssik Ngamuk Suami Dibilang Cuma Numpang Liburan

Indotainment

Tak Lapor Saat Kawal Depe, Polantas Bakal Diganjar Sanksi

Indotainment

Dewi Perssik dan Suami Segera Digarap Polisi

Indotainment

Dewi Perssik: Seret Nama Polisi

Indotainment

Dewi Perssik: Kantongi Bukti Lawan Transjakarta

Indotainment