Rabu, 17 Januari 2018 12:26 WIB

Hukum

Kejagung Cabut Pembantaran Putra Bos Astra

Editor: Ali Rahman

Gedung Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung.

 

INDOPOS.CO.ID - Penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) mencabut pembantaran penahanan terhadap Edward Seky Soeryadjaya, tersangka kasus dugaan penyimpangan dana pensiun PT Pertamina senilai Rp 1,351 triliun.

"Iya sudah dicabut. Kemarin sudah masuk tahanan lagi," kata Direktur Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejagung, Warih Sadono di kantornya, Jumat (12/1). 

Pencabutan pembantaran itu dilakukan lantaran kondisi kesehatan Direktur PT Ortus Holding itu mulai membaik. Atas hal itu, penyidik pun langsung mengembalikan yang bersangkutan ke Rumah Tahanan Salemba Cabang Kejagung. "Sesuai assesment dokter RSPP dan Kejagung sudah sehat dan tidak perlu rawat inap," jelas Warih. 

Sebelum ini, Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), M Adi Toegarisman membenarkan pihaknya telah membantarkan penahanan terhadap putra pendiri Astra Group Internasional itu di RSPP. 

Adi beralasan, pembantaran itu diberikan karena tersangka mengalami sakit. "Sudah sepekan sakit. Makanya diberikan izin ke RSPP (Rumah Sakit Pusat Pertamina) karena dekat dari sini (Rutan Salemba Cabang Kejagung)," ujar Adi. (ydh)

Berita Terkait

Kejagung Pantau Oknum Jaksa Jakut

Jakarta Raya

Kejaksaan Agung Tahan Kepala BKKBN

Headline