Rabu, 17 Januari 2018 12:04 WIB

Hukum

Begini Cara Peradi Rayakan Natal dan Tahun Baru

Editor: Wahyu Sakti Awan

BERBAGI: Perhimpunan Advokat Indonesia pimpinan Juniver Girsang menggelar perayaan Tahun Baru dan Natal di Panti Asuhan Vincentius, Jl. Kramat Raya 134, Senen, Jakarta Pusat. Foto: Joesvicar Iqbal/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID-Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) menggelar perayaan Tahun Baru dan Natal secara berbeda. Perhimpunan advokat pimpinan Juniver Girsang tersebut menggelar perayaan Tahun Baru dan Natal di Panti Asuhan Vincentius, Jakarta Pusat.

Dalam perayaan tersebut, susunan kepanitiaannya lintas agama. Ada sekitar 500 anak dari Panti Asuhan Vincentius mendapatkan bantuan berupa paket kebutuhan sekolah.

"Tahun ini kami ingin merajut kebersamaan dengan merayakannya bersama anak-anak panti asuhan. Hal ini merupakan wujud dari rasa kepedulian sosial Peradi terhadap sesama anak bangsa. Di samping itu, memiliki kepedulian terhadap sesama, merupakan bukti kasih kita kepada Yesus Kristus,” terang Ketua Umum PERADI, Juniver Girsang di Aula Panti Asuhan Vincentius, Jakarta Pusat, Jumat (12/1).

Juniver mengatakan, merayakan Tahun Baru dan Natal di panti asuhan karena jika digelar di hotel memiliki kesan ekslusif. Jika berkesan ekslusif maka terkesan Peradi tidak peduli terhadap situasi masyarakat yang kurang mampu. Oleh karena itu, DPN Peradi memutuskan perayaan ini harus digelar di panti asuhan yang perlu mendapatkan perhatian dari Peradi. Apalagi anak - anak panti asuhan juga merupakan kader bangsa.

"Sebelumnya kita juga sudah mengunjungi panti asuhan yang berada di kolong Jembatan Tiang Bendera, Jakarta Utara dan akhirnya kita memutuskan perayaan di Yayasan Vincecius," ujarnya.

Juniver menambahkan, perayaan Natal di Panti Asuhan Vincencius dikoordinir oleh panitia dari lintas agama dengan berlatar belakang suku bangsa yang berbeda. Ada kesan Kebhinekaan dan tanpa sekat perbedaan.

“Hal ini merupakan refleksi dari sikap toleransi kita, sikap saling menghormati, hidup berdampingan dengan rukun dan damai, merajut kemajemukan dalam bingkai Pancasila, kita Bhineka, kita Indonesia,” tegas Juniver Girsang.

Dalam pesan Natalnya, Juniver Girsang juga menekankan, agar kita senantiasa saling membantu, saling menjaga kerukunan antarumat Tuhan, bersilaturahmi dengan siapapun sekalipun memiliki keyakinan dan suku bangsa yang berbeda. ”Karena pada hakekatnya, perbedaan merupakan anugerah Tuhan yang harus kita syukuri sebagai kekayaan kehidupan yang dimiliki Indonesia, yang harus kita jaga agar dapat tercapainya kedamaian dan kesejahteraan,” katanya.

Ketua Panitia Perayaan Natal Joelbaner  mengatakan, perayaan Tahun Baru dan Natal di hotel-hotel mewah manfaatnya hanya dinikmati orang-orang mampu saja. Tapi, kali ini, kami sengaja ingin berbagi bersama anak-anak panti asuhan, agar mereka juga dapat menikmati dan merasakan serta berbahagia bersama Peradi,” tutupnya. (ibl)

Berita Terkait