Jumat, 19 Januari 2018 02:16 WIB

Kuliner

First Crack Coffee Academy Cetak Ahli Kopi

Editor: Wahyu Sakti Awan

HEBAT RACIKANNYA: Owner First Crack Coffee Evani Jesslyn saat melayani customer. Foto: Jakfar Shadik/INDOPOS.

INDOPOS.CO.ID-Industri kopi domestik terus mengalami pertumbuhan. Itu ditandai dengan makin menjamurnya gerai kopi. Menariknya, gairah untuk membumikan kopi nusantara terus mengental.

Jamak diketahui, kualitas kopi lokal tidak kalah dengan produk kopi manca negara. Hanya sayangnya, kualitas apik itu tenggelam di bawah bayang-bayang dan dominasi kopi luar.

Karena itu, butuh kesadaran keloktif untuk menyibak tirai kelabu tersbut. Itu penting supaya sinar dan pamor kopi lokal sebagai warisan Nusantara go global.

Kerja bareng itu, terutama dalam hal edukasi, pengemasan, marketing, dan branding secara tepat. Kalau sejumlah elemen itu terpenuhi, kopi nusantara diyakini bakal berjaya.

”Edukasi ini sangat mendasar dan fundamental. Percuma ngomong kopi tanpa disertai rasa memiliki dan pengetahuan secara konprehensif atas kopi,” beber Owner First Crack Coffee Evani Jesslyn, di Jakarta, Jumat (12/1).

Evani menjelaskan secara potensi, kopi lokal sangat menjanjikan. Secara marketing, indonesia mempunyai jumlah penduduk sangat padat. Ratusan juta penduduk menjadi pasar potensial yang tidak dimiliki negara lain.

Di samping itu, kultur masyarakat indonesia terkenal guyub menjadi nilai lebih. ”Sayang banget kalau potensi ini tidak garap apalagi sampai kopi lokal diklaim pihak asing,” imbuh Evani.

Sebagai bentuk tanggungjawab, Evani membidani akademi kopi berlabel First Crack Coffee Academy. Akademi bentukan Evani merupakan satu-satu official partner Specialty Coffee Association (SCA). Di mana, SCA merupakan gabungan specialty Coffee Association of America (SCAA) dan Specialty Coffee Association of Europe (SCAE).

”Di sini, para pengajar membagikan modaul coffee skills diploma, mulai introduction to coffee, green bean coffee, sensory, brewing dan barista kelas biginner, intermediate dan profesional. Dan, sejak diluncurkan November 2017, kelas sensory langsung penuh oleh pemula sampai coffee shop owner,” ulasnya.

Selain tersedia roastary, ruang pemasak kopi, dan kafe dengan seluruh pekerja perempuan mengusung empowering women. Selanjutnya, Evani telah bersiap untuk membuka gerai baru di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.

Pembukaan gerai baru itu bagian dari komitmen melahirkan 30 tenaga ahli kopi diploma dala tempo satu tahun ke depan. ”Sejatinya, kami akan buka tiga gerai. Namun, yang sudah pasti Februari nanti berlokasi di jantung bisnis kawasan SCBD,” tukas Evani. (far)

Berita Terkait

Kafe Ini Semua Barista dan Pelayannya Bercadar

Nusantara

Nyeruput Kopi, Rindukan Batavia Tempo Doeloe

Kuliner

Gooloong, Evolusi Martabak Zaman Now

Kuliner

Reaktiv Coffee, Cara Lain Menikmati Kopi

Kuliner

Berinovasi dengan Sate

Kuliner