Rabu, 17 Januari 2018 08:32 WIB

Liga Champions

Hadapi Feyenoord, Napoli tanpa Insigne

Editor:

Striker Napoli Lorenzo Insigne.

INDOPOS.CO.ID - Napoli menghadapi partai hidup mati pada matchday pamungkas Grup F Liga Champions. Sialnya di laga super krusial itu bintang lini depan Napoli Lorenzo Insigne malah absen karena mengalami inflamasi pangkal paha.  Bisakah Partenopei tanpa Insigne ? Musim ini pada 22 pertandingan yang sudah dilalui Napoli, pemain 26 tahun itu selalu jadi starter. Ketika Insigne tampil dan mencetak gol maka persentase kemenangan Napoli 31, 9 persen.

Karena itulah ketika Napoli melakoni laga tandang ke Stadion De Kuip dini hari nanti (7/12) lawan Feyenoord di Liga Champions ada beban psikologis besar yang menyelimuti tim asuhan Maurizio Sarri itu. Sebab hanya kemenangan atas Feyenoord plus kegagalan Shakhtar Donestk menang dari Manchester City yang akan meloloskan Napoli ke babak 16 besar Liga Champions.

Sport Mediaset sudah mengendus akan absennya Insigne sejak Minggu (3/12) lalu saat Insigne absen dari sesi latihan Napoli. Sedangkan Radio Kiss Kiss malah lebih dahulu menjatuhkan vonis kalau Insigne bakal absen ketika Sabtu (2/12) lalu ditarik keluar pada menit ke-76 ketika Napoli kalah 0-1 oleh Juventus. 

“Insigne akan mendapat perawatan untuk masalah di pangkal pahanya dan sepertinya baru akan kembali ketika Napoli lawan Fiorentina (10/12) mendatang. Maurizio Sarri tak ingin terburu-buru untuk penyembuhan Insigne,” tulis Sport Mediaset.

Nah, untuk pertama kalinya musim ini trisula Insigne-Dries Mertens-Jose Callejon tidak akan komplit seiring cederanya Insigne. Formasi 4-3-3 yang biasa jadi andalan Sarri, bisa dimodifikasi menjadi 4-4-2 atau 4-3-1-2.  Tiga nama menjadi opsi terbaik untuk menggantikan celah di lini depan yang ditinggal pemain yang dijuluki 'Lorenzo Il Magnifico' itu. Di antaranya Piotr Zielinski, Adam Ounas, serta Emanuele Giaccherini.  

“Namun sepertinya Zielinski mendapatkan kans terbesar dibandingkan Ounas maupun Giaccherini. Meski Zielinski secara teknik masih di bawah Insigne akan tetapi Zielinski memiliki tenaga yang besar serta naluri mencetak gol yang terasah,” tulis Corriere dello Sport kemarin (5/12).

Kapten Napoli Marek Hamsik melalui agennya Juri Venglos kepada Radio CRC  kemarin mengatakan pertandingan ini adalah momen kebangkitan pasca kekalahan menyakitkan di tangan Juventus (2/12) lalu.   “Marek (Hamsik) dan Napoli sama sekali tidak kelelahan karena kekalahan oleh Juventus pekan lalu. Pertandingan (lawan Feyenoord) ini akan sangat penting bagi keduanya,” ucap Venglos.

Venglos sendiri kemudian menggaris bawahi kalau ketergantungan kepada Insigne ini tidak akan terjadi kalau Napoli punya pemain nomor sembilan jempolan. Belajar dari situasi Insigne ini, seharusnya pada bursa transfer musim dingin mendatang, Napoli mendatangkan penyerang.

Kritik Venglos kepada Napoli dan Sarri memang ada benarnya. Napoli di bawah Sarri memang tak punya kedalaman skuad. Arkadiusz Milik yang digadang-gadang jadi ujung tombak tim masih bergulat dengan cedera.

Di sisi lain, pelatih Feyenoord Giovanni van Bronckhorst kepada Napoli Calcio kemarin mengatakan kehilangan Insigne adalah kabar bagus bagi timnya. Apalagi Feyenoord sampai dengan matchday kelima belum mendapat satu poin pun. Feyenoord jadi pecundang dan juru kunci grup F dengan mencetak tiga gol dan kebobolan 13 gol.

 “Kami akan bermain untuk menang di laga pamungkas ini, kami tak akan memberi Napoli hadiah berupa poin. Kami tak menyenangi ide menutup catatan perjalanan kami di Liga Champions dengan poin nol,” ujar Van Bronckhorst. (dra)

Berita Terkait

Drawing Liga Champions: Madrid Hadapi PSG

Liga Champions

Partenopei Terlempar dari Liga Champions

Total Football

Gebuk APOEL, Tottenham Tuliskan Rapor Bagus Tim Inggris

Liga Inggris

City Telan Pil Pahit dari Wakil Ukraina

Liga Champions

Drama 5 Gol, Madrid Gulung Dortmund

Liga Inggris