Selasa, 22 Mei 2018 01:52 WIB
citraland

Liga Indonesia

Perkuat Pertahanan, Waspada Bola Atas

Redaktur:

RACIK STRATEG - Luis Milla memberi menu khusus kepada anak asuhnya saat latihan di Lapangan C Senayan, Jumat (12/1).

INDOPOS.CO.ID – Kekalahan telak Indonesia Selection dari Timnas Islandia dengan skor 0-6, membuat Luis Milla waspada. Pelatih Timnas Indonesia itu menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi agresivitas pemain tim berjuluk Our Boys ini saat duel di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Minggu (14/1) mendatang.

Asisten Pelatih Timnas Bima Sakti mengatakan, Milla fokus pada urusan bertahan. Sebab, Islandia yang mayoritas dihuni pemain muda diakuinya lebih kuat dari Indonesia. "Latihan taktik coach Milla fokus pada pertahanan, karena melihat permainan kemarin Islandia sangat kuat di kotak penalti," papar Bima Sakti usai sesi latihan di Lapangan C, Senayan, Jumat (12/1) sore..

Penyerang lawan yang lebih jangkung pun jadi perhatian serius. Maka koordinasi empat bek sejajar di lini belakang wajib tampil disiplin sepanjang laga." Coach Milla juga ingin pemain jangan hanya melihat bola tapi juga melihat lawan,” papar Bima, seraya menambahkan jika pemain belakang juga diminta untuk bisa mengalirkan bola dari bawah. “Dari belakang cepat naik kalau bola sudah ke depan. Jadi terfokus semuanya,” tuturnya.

Memiliki tubuh yang lebih tinggi, Luis Milla memperkirakan Islandia akan memanfaatkan keunggulan tersebut. Maka umpan silang ke jantung pertahanan wajib diadang, bahkan para pemain sayap pun harus dimatikan.

Meski begitu Milla tampak tak memasang bek yang kuat berduel udara. Dari latihan yang terjadi, palang pintu justru diisi oleh Fachrudin dari Madura United dan Bagas Adi Utomo. Sementara, Hansamu Yama dan Victor Igbonefo justru masuk ke skuad pelapis.

Lini tengah, pelatih yang pernah jadi pemain Real Madrid itu sepertinya memainkan gelandang perebut bola. Bayu Pradana dan Hargianto berduet ditemani dengan Febri Haryadi dan Andik Vermansyah. Sementara Septian David Maulana akan bergerak bebas di belakang Boaz Salossa.

Islandia sebenarnya tak membawa sejumlah nama besar tim berjuluk Our Boys ini. Contohnya gelandang serang Everton, Gylfi Sigurdsson yang tak ikut lantaran masih membela The Toffees di ajang Liga Inggris.

Selain sang kapten, Aaron Gunnarsson yang membela Cardiff City dan Alfreo Finnbogason yang berstatus pemain Ausburg juga absen. Jadi sebenarnya, Islandia tak membawa pemain-pemain terbaiknya.

Meski tidak didukung susunan materi terbaiknya, Islandia tetap merupakan tim kuat. Negara dengan populasi sebanyak 332.529 jiwa ini diprediksi tetap menyulitkan Indonesia. Beberapa pemain yang diikutsertakan pelatih Heimir Halgrimsson masih membawa nama-nama potensial, seperti penyerang PSV Eindhovern, Albert Gudmundsson hingga Arnor Ingvi Traustason legiun milik Malmo FF. (hfz)


TOPIK BERITA TERKAIT: #liga-indonesia #timnas-indonesia 

Berita Terkait

Kalah dari MU, Persiapan Persija di Pentas Asia Ternoda

Liga Indonesia

Beto Masuk Timnas, Bukan Urusan Geser Menggeser

Liga Indonesia

Jamu Persebaya, Pesut Etam Terancam Timpang

Liga Indonesia

IKLAN