Jumat, 19 Januari 2018 02:48 WIB

Politik

Pilkada Berjalan, Dana KPU Bekasi Belum Cair

Editor:

Foto : Ilustrasi Jawa Pos

INDOPOS.CO.ID - Alokasi anggaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi hingga kini belum juga cair. Padahal, rangkaian Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi 2018 sudah berjalan ditandai dengan mendaftarnya dua Calon Wali Kota Bekasi beberapa hari lalu.

Kini, dana Rp 38 miliar masih tertahan di APBD Kota Bekasi 2018. ”Masih ada sekitar Rp 38 miliar dana yang belum cair untuk pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 yang merupakan hibah dari Pemkot Kota Bekasi,” terang Ketua KPUD Kota Bekasi, Ucu Asmaa Sandi, Jumat (12/1).

Ucu menambahkan, pihaknya menerima hibah anggaran Pilkada Kota Bekasi 2018 sebesar Rp 43 miliar. Tahun lalu, dana itu sudah dikucurkan dari APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 4,7 miliar.

”Kami juga mendapat dana hibah dari Pemprov Jawa Barat Rp 5 miliar. Karena pilkada ini selain Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, kami juga mempersiapkan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat,” katanya.

Sebenarnya, kata Ucu juga dana Rp 43 miliar lebih rendah Rp 16 miliar dari yang diajukan pihaknya yang mencapai Rp 59 miliar. ”Bukan hanya Pemkot Bekasi, tapi Pemprov Jawa Barat juga belum melunasi sisa dana pilkada. Namun sisa dana yang belum diberikan Pemprov Jawa Barat saya angkanya lupa,” jelasnya.

 

Sementara itu, Kepala Divisi Umum, Keuangan dan Logistik KPU Kota Bekasi Kanti Prayogo mengatakan, Pemprov Jawa Barat menyalurkan anggaran setiap kegiatan. Dia memproyeksikan, selama ini bila ditotal dana yang masuk dari Jawa Barat baru Rp 1,9 miliar. Artinya, kata dia, masih ada kekurangan dana Rp 3,1 miliar dari Pemprov Jawa Barat.

Kanti berharap sisa dana yang hibah dari Pemprov Jawa Barat dan Pemkot Bekasi bisa digelontorkan secepatnya. Sebab, kata dia juga, dana itu akan digunakan untuk berbagai kegiatan seperti tes psikologi kepada pasangan calon yang telah mendaftarkan diri.

Selain itu, kata dia, dana itu juga digunakan untuk honor Panitia Pemungutan Suara (PPS), honor Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), pemutakhiran data, kertas suara, bilik suara dan sebagainya. ”Kami berharap awal Februari dana itu sudah masuk dari Pemkot Bekasi dan Pemprov Jawa Barat,” katanya.

Terpisah, Asda III Pemerintah Kota Bekasi Dadang Hidayat mengatakan kalau Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) untuk pencairan dana KPU masih dalam proses. Dia menargetkan, paling telat pekan depan dana itu sudah dicairkan ke KPU.

”Sebetulnya dana yang belum dicairkan Pemkot Bekasi Rp 44 miliar. Dana itu termasuk untuk panwaslu dan biaya pengamanan untuk Pilkada Kota Bekasi 2018,” tandasnya. (dny)

Berita Terkait