Rabu, 25 April 2018 05:37 WIB
citraland

Nasional

Kunjungan Menko Polhukam ke Negara Pasifik Ditindaklanjuti

Redaktur: Ali Rahman

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani (kanan) bersama Menko Polhukam Wiranto memberikan bibit rumput laut kepada Presiden Nauru.

INDOPOS.CO.ID - Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Nauru yang ke-50, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto bersama delegasi dari Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Nauru pada 29-31 Januari dan dilanjutkan mengunjungi Federated States of Micronesia pada 1 Februari 2018. 

Menko Polhukam Wiranto mengatakan, hasil dari kunjungan kerja ke Republik Nauru beberapa waktu lalu, pemerintah akan membentuk tim untuk meningkatkan kerja sama. Selain itu juga untuk memberikan bantuan dari Indonesia kepada negara-negara di kawasan Pasifik. 

"Saya mengkoordinasikan hal-hal yang mereka minta sebagai kerjasama dan bantuan untuk mereka dari Indonesia, apakah itu tukar menukar atau pengiriman mahasiswa ke Indonesia, kerja sama di bidang perdagangan, pengiriman-pengiriman hasil produk Indonesia ke wilayah negara Pasifik, apakah permintaan bantuan langsung untuk capacity building penyelenggaraan forum-forum internasional," kata Menko Polhukam Wiranto, melalui keterangan tertulisnya, Selasa (6/2).  

Dikatakan, pihaknya sudah membuat tim untuk menginventarisasi apa yang dibutuhkan negara di kawasan Pasifik. Sehingga dengan soft diplomacy ini diharapkan volume hubungan yang selama ini kurang dapat semakin ditingkatkan. 

Dalam kunjungan kerja tersebut, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia juga turut mengambil bagian dengan memberikan bibit rumput laut jenis Eucheuma cottin sebanyak 50 kilogram kepada Presiden Nauru, Baron Waqa. Bibit tersebut diharapkan dapat dibudidayakan dan bisa menjadi bahan yang dapat diekspor olen masyarakat Nauru. 

"Ini akan kita tindak lanjuti dengan mengirim tim dalam jangka waktu satu bulan untuk memberikan pelatihan bagaimana cara mengembangbiakan rumput laut ini secara benar, secara baik," kata Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani. 

Tim Kadin Indonesia juga bertemu dengan Egigu Holdings Corporation yang membawahi 7 perusahaan dari berbagai jenis usaha. "Selain itu, kita juga melakukan kerja sama pengembangan ikan tapi dalam keramba. Kita sudah berikan contoh dan alatnya pada mereka, dan mereka akan kirim tim untuk mempelajari budidaya ikan di Indonesia," kata Rosan. 

Rosan mengatakan, dari hasil kunjungan ke Nauru dan Micronesia, ada beberapa permintaan produk dari Indonesia oleh Nauru yang diharapkan dapat direalisaikan. Diantaranya yaitu suku cadang kendaraan bermotor buatan Jepang untuk roda 2 dan 4, helm, pemasok kebutuhan pasar swalayan/supermarket, furnitur rotan dan lain-lain terutama untuk kebutuhan Forum Negara Kepulauan Pasifik pada bulan September 2018 dan tenaga pendamping budidaya perikanan.  

Sementara dari Micronesia, permintaan produk yang dapat direalisasikan yakni tenaga profesional seperti akuntan, ICT, dan lain-lain. Kemudian, tenaga anak buah kapal (ABK) dari kapal-kapal yang diberi izin menangkap ikan, tenaga pendamping budidaya pertanian dan perikanan, pemasok kebutuhan pokok sehari-hari dan pengurusan atau pembebasan Visa kunjungan ke Indonesia. 

"Kami siap menindaklanjuti kunjungan ini dengan langkah langkah konkret," ujar Rosan. (rmn)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kerjasama-negara-kawasan-pasifik #kemenkopolhukam 

Berita Terkait

IKLAN


1. Ditjen PHU akan Kerjasama dengan Ditjen Bimas Islam Adakan Penyuluh Haji    2. Di Anggap Prospektif, Dirjen Nizar Minta Prodi Manajemen Haji dan Umrah Masuk Fakultas Ekonomi Syariah    3. 2019, Di Targetkan Seluruh Pembimbing Manasik Haji Bersertifikat    4. Hasilkan Pembimbing Haji Profesional, Ditjen PHU MoU dengan IAIN Purwokerto    5. Beri Kuliah Umum, Dirjen Nizar Minta Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    6. 1.096 Jemaah Haji Khusus Masuk Pelunasan Tahap II    7. Layanan Armina Bakal Meningkat    8. Dirjen Nizar: Relokasi Anggaran ke APBN Demi Azaz Keadilan    9. Petugas Haji Bertambah, Pelayanan Optimis Meningkat    10. 2019, Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    11. Temui Direktur Proyek E Hajj Arab Saudi, Tim Pelayanan Haji Bahas Kesiapan Layanan Haji    12. Permudah Pendataan, Ditjen PHU Siapkan Gelang QR untuk Jemaah Haji    13. FK-KBIH Teken Pakta Integritas Manasik Haji    14. Saat Ini di Ditjen PHU Sudah Ada Advokasi Haji    15. Tim harus Jaga Integritas, Komitmen dan Soliditas Tugas    16. Kemenag Merilis Daftar Nama Jemaah Haji Berhak Lunas    17. Seleksi Petugas Haji 1439 H/2018 M Dibuka 20 Maret    18. Biaya Haji 2018 Disepakati    19. Pembinaan Haji Inheren Kesehatan    20. Haji Rescue Team terus Berikan Pelayanan Maksimal    21. Asrama Haji Bermetamorfosis Menjadi Hotel Berbintang    22. Sertifikasi Haji, Kemenag Gandeng UIN Suska Riau    23. Rekrutmen Petugas Haji secara Online    24. Kemenag Targetkan Indeks Kepuasan Haji Naik    25. Cek Perkiraan Berangkat Haji Khusus via Online    26. Pedoman Pembatalan Pendaftaran Haji Reguler 2018 Kembali Dibuka    27. Ini Tata Cara Pembatalan Pendaftaran Ibadah Haji    28. Kuota Haji 2018 Sama dengan 2017    29. Diseminasi Advokasi Haji Dimulai di Bogor, Daerah Lain Menyusul    30. Rangkul Muspida, Advokasi Haji akan Lakukan Diseminasi