Rabu, 25 April 2018 11:43 WIB
citraland

Nusantara

Rumah Dirazia, Isinya Lima Janda Berprofesi PSK

Redaktur:

Foto : Istimewa

INDOPOS.CO.ID - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Probolinggo pada Senin lalu (5/2) mengamankan lima perempuan yang ada di sebuah rumah di Desa Tigasan Wetan, Kecamatan Leces. Kelima perempuan ini disangka sebagai pekerja seks komersial (PSK).

Kelimanya adalah DK (24) dari Jakarta, MK (35) asal Lumajang, TT (34) penduduk Lumajang, serta HY dan TR asli Kabupaten Probolinggo. Mereka menunggu para pria hidung belang di rumah yang bergandengan dengan warung itu.

Selanjutnya, kelima PSK itu dilepaskan. Mereka hanya menjalani pemeriksaan kesehatan dan peringatan dari Satpol PP Kabupaten Probolinggo.

Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Satpol PP Kabupaten Probolinggo Budi Utomo mengatakan, pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui ada atau tidaknya HIV/AIDS pada kelima PSK. Ternyata, semuanya dinyatakan bersih dari HIV/AIDS.

“Setelah kami lakukan tes kesehatan bersama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, hasilnya negatif. Artinya, PSK yang kami amankan tidak terindikasi adanya penyakit menular itu,” ujar Budi seperti diberitakan Radar Bromo.

Selanjutnya, para PSK itu dipulangkan. Menurut Budi, kelima PSK berstatus janda yang butuh uang untuk menghidupi keluarga mereka.

“Kami berikan peringatan agar mereka mau bekerja yang lebih layak untuk menghidupi keluarganya. Sebab, semua yang kena razia itu merupakan janda yang telah memiliki anak. Hanya satu yang janda dan tidak memiliki anak,” ujarnya.

Sedangkan tindakan tegas diterapkan terhadap SM, pemilik rumah yang diduga sebagai muncikari. Satpol PP Kabupaten Probolinggo akan meyerahkan SM ke proses hukum.

Budi menjelaskan, SM akan dijerat secara hukum karena telah menyediakan layanan seksual. “Sanksinya pidana,” sebutnya.

Menurut Budi, hingga kemarin (6/2) rumah milik SM di Desa Tigasan Wetan, Kecamatan Leces, masih disegel. Pihaknya baru akan membuka segel rumah ini setelah SM datang ke kantor Satpol PP Kabupaten Probolinggo untuk memberikan keterangan.

“Ini sebenarnya sudah lama dan terstruktur rapi. Sangat sulit untuk melakukan razia di tempat itu kalau tidak menyamar,” ujarnya.(br/mie/sid/mie/JPR)


TOPIK BERITA TERKAIT: #janda #psk #probolinggo 

Berita Terkait

Tempat Dugem Digerebek, Polisi Temukan...

Nusantara

Pengakuan PSK: Saya Keenakan

Nusantara

IKLAN


1. Ditjen PHU akan Kerjasama dengan Ditjen Bimas Islam Adakan Penyuluh Haji    2. Di Anggap Prospektif, Dirjen Nizar Minta Prodi Manajemen Haji dan Umrah Masuk Fakultas Ekonomi Syariah    3. 2019, Di Targetkan Seluruh Pembimbing Manasik Haji Bersertifikat    4. Hasilkan Pembimbing Haji Profesional, Ditjen PHU MoU dengan IAIN Purwokerto    5. Beri Kuliah Umum, Dirjen Nizar Minta Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    6. 1.096 Jemaah Haji Khusus Masuk Pelunasan Tahap II    7. Layanan Armina Bakal Meningkat    8. Dirjen Nizar: Relokasi Anggaran ke APBN Demi Azaz Keadilan    9. Petugas Haji Bertambah, Pelayanan Optimis Meningkat    10. 2019, Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    11. Temui Direktur Proyek E Hajj Arab Saudi, Tim Pelayanan Haji Bahas Kesiapan Layanan Haji    12. Permudah Pendataan, Ditjen PHU Siapkan Gelang QR untuk Jemaah Haji    13. FK-KBIH Teken Pakta Integritas Manasik Haji    14. Saat Ini di Ditjen PHU Sudah Ada Advokasi Haji    15. Tim harus Jaga Integritas, Komitmen dan Soliditas Tugas    16. Kemenag Merilis Daftar Nama Jemaah Haji Berhak Lunas    17. Seleksi Petugas Haji 1439 H/2018 M Dibuka 20 Maret    18. Biaya Haji 2018 Disepakati    19. Pembinaan Haji Inheren Kesehatan    20. Haji Rescue Team terus Berikan Pelayanan Maksimal    21. Asrama Haji Bermetamorfosis Menjadi Hotel Berbintang    22. Sertifikasi Haji, Kemenag Gandeng UIN Suska Riau    23. Rekrutmen Petugas Haji secara Online    24. Kemenag Targetkan Indeks Kepuasan Haji Naik    25. Cek Perkiraan Berangkat Haji Khusus via Online    26. Pedoman Pembatalan Pendaftaran Haji Reguler 2018 Kembali Dibuka    27. Ini Tata Cara Pembatalan Pendaftaran Ibadah Haji    28. Kuota Haji 2018 Sama dengan 2017    29. Diseminasi Advokasi Haji Dimulai di Bogor, Daerah Lain Menyusul    30. Rangkul Muspida, Advokasi Haji akan Lakukan Diseminasi