Rabu, 25 April 2018 11:39 WIB
citraland

Internasional

Tiga Bom Guncang Permukiman Rohingya

Redaktur:

Ilustrasi: bom (Pixabay)

INDOPOS.CO.ID - Bom meledak di tiga lokasi berbeda di ibu kota negara bagian Rakhine, Sittwe, Myanmar, pada Sabtu (24/2) pukul 04.00 pagi. Aparat kepolisian Myanmar mengatakan bahwa tidak ada korban tewas dalam kejadian ini.

Peristiwa tersebut merupakan model kekerasan terbaru yang menimpa Rakhine. Setelah Muslim Rohingya dilanda dengan pembersihan etnis dan kekerasan, mereka harus menghadapi insiden pengeboman ini.

Perlu diketahui, pengeboman di ibu kota negara ini jarang terjadi. Salah satu bom tersebut juga meledak di rumah seorang pejabat tinggi.

bom Rakhine myanmar

Rakhine, tempat etnis muslim Rohingya tinggal. (AFP)

 

"Ada tiga bom meledak, sedangkan tiga bom lainnya yang tidak meledak ditemukan di lokasi yang berbeda pula," kata seorang perwira senior yang tidak ingin disebutkan namanya dilansir dari AFP, Sabtu (24/2). "Seorang petugas polisi terluka, namun bukan luka serius," tambahnya.

Satu ledakan terjadi di kediaman sekretaris pemerintahan negara bagian. Sementara dua bom lainnya meledak di depan sebuah kantor di kota dan di jalan menuju pantai. Belum ada laporan tingkat kerusakan yang terjadi akibat bom tersebut.

"Polisi sudah menutup beberapa jalan tempat terjadi ledakan," kata seorang penduduk Sittwe, Zaw Zaw.

Sittwe dulunya adalah rumah bagi etnis Rohingya yang cukup besar. Namun sebagian besar warga Rohingnya terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat kekerasan komunal yang mematikan pada 2012.

Saat ini komunitas kecil Rohingya di kota ini berkurang. Sementara 100.000 lainnya masih tinggal di kamp-kamp pemindahan kumuh di luar ibu kota.

Bulan lalu, tujuh orang tewas dan belasan terluka saat polisi melepaskan tembakan ke arah kerumunan etnis Rakhine yang mencoba merebut kantor pemerintah di kota Mrauk U. Kekerasan tersebut mendorong sebuah kelompok etnis di Rakhine yang berjanji akan melakukan pembalasan.(iml/JPC)


TOPIK BERITA TERKAIT: #rohingya #myanmar 

Berita Terkait

IKLAN


1. Ditjen PHU akan Kerjasama dengan Ditjen Bimas Islam Adakan Penyuluh Haji    2. Di Anggap Prospektif, Dirjen Nizar Minta Prodi Manajemen Haji dan Umrah Masuk Fakultas Ekonomi Syariah    3. 2019, Di Targetkan Seluruh Pembimbing Manasik Haji Bersertifikat    4. Hasilkan Pembimbing Haji Profesional, Ditjen PHU MoU dengan IAIN Purwokerto    5. Beri Kuliah Umum, Dirjen Nizar Minta Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    6. 1.096 Jemaah Haji Khusus Masuk Pelunasan Tahap II    7. Layanan Armina Bakal Meningkat    8. Dirjen Nizar: Relokasi Anggaran ke APBN Demi Azaz Keadilan    9. Petugas Haji Bertambah, Pelayanan Optimis Meningkat    10. 2019, Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    11. Temui Direktur Proyek E Hajj Arab Saudi, Tim Pelayanan Haji Bahas Kesiapan Layanan Haji    12. Permudah Pendataan, Ditjen PHU Siapkan Gelang QR untuk Jemaah Haji    13. FK-KBIH Teken Pakta Integritas Manasik Haji    14. Saat Ini di Ditjen PHU Sudah Ada Advokasi Haji    15. Tim harus Jaga Integritas, Komitmen dan Soliditas Tugas    16. Kemenag Merilis Daftar Nama Jemaah Haji Berhak Lunas    17. Seleksi Petugas Haji 1439 H/2018 M Dibuka 20 Maret    18. Biaya Haji 2018 Disepakati    19. Pembinaan Haji Inheren Kesehatan    20. Haji Rescue Team terus Berikan Pelayanan Maksimal    21. Asrama Haji Bermetamorfosis Menjadi Hotel Berbintang    22. Sertifikasi Haji, Kemenag Gandeng UIN Suska Riau    23. Rekrutmen Petugas Haji secara Online    24. Kemenag Targetkan Indeks Kepuasan Haji Naik    25. Cek Perkiraan Berangkat Haji Khusus via Online    26. Pedoman Pembatalan Pendaftaran Haji Reguler 2018 Kembali Dibuka    27. Ini Tata Cara Pembatalan Pendaftaran Ibadah Haji    28. Kuota Haji 2018 Sama dengan 2017    29. Diseminasi Advokasi Haji Dimulai di Bogor, Daerah Lain Menyusul    30. Rangkul Muspida, Advokasi Haji akan Lakukan Diseminasi