Selasa, 24 April 2018 12:02 WIB
citraland

Fashion

Tampil Feminim dengan Sepatu Motif Floral

Redaktur:

KONSEP BARU-Suasana di outlet sepatu Bata di Botani Square, Bogor, Jawa Barat saat peluncuran konsep toko baru sekaligus koleksi anyar Red Label, Selasa (6/3). Foto: Dewi Maryani/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID -  PT Sepatu Bata, Tbk meluncurkan koleksi anyar untuk para pecinta alas kaki kekinian. Mengusung Bata Red Label, koleksi terbaru mereka kali ini merupakan hasil kolaborasi dengan brand sepatu asal Amerika Utara, Aldo.

''Kami berkolaborasi menghasilkan koleksi sepatu kekinian yang mengedepankan kenyamanan dan desain fashionable. Tapi jangan takut, semua koleksi kami harganya terjangkau,” jelas Marketing Manager PT Sepatu Bata Indonesia Merri Sondang, saat peluncuran dan pengenalan konsep toko baru mereka di Mal Botani Square, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/3).

Red Label hadir dengan desain kekinian yang terinspirasi dari gaya fashion New York dan London. ”Kami menonjolkan motif floral dan warna terang mengikuti tren alas kaki yang tengah ngetren di dunia,” imbuh President Bata of South East Asia Rajeev Gopalakrishnan di tempat yang sama.

Dia menyebut, koleksi anyar mereka itu ditargetkan bagi fashionista yang gemar bergonta-ganti gaya. ”Menggambarkan karakter seseorang dengan sepatu,” jelasnya.

Lebih jauh, Merri mengungkapkan, tren alas kaki tahun ini akan menonjolkan motif printing. ”Entah itu printing desain atau hand printing. Selain juga warna-warna strong bakal booming tahun ini. Tapi untuk koleksi baru kami ini ada juga warna kalem, seperti putih dan peach,” bebernya.

Meski warna yang kuat dan bermotif menjadi tren tahun ini, tapi pihaknya tidak ingin mengesampingkan pelanggan Bata yang lebih konvensional. Mereka yang lebih suka warna-warna nude, putih, dan peach, lanjutnya, tetap bisa melakukan eksplorasi fashion.

”Koleksi terbaru ini diluncurkan serentak secara global di bulan ini,” tutupnya. (dew)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #fashion 

Berita Terkait

IKLAN


1. Ditjen PHU akan Kerjasama dengan Ditjen Bimas Islam Adakan Penyuluh Haji    2. Di Anggap Prospektif, Dirjen Nizar Minta Prodi Manajemen Haji dan Umrah Masuk Fakultas Ekonomi Syariah    3. 2019, Di Targetkan Seluruh Pembimbing Manasik Haji Bersertifikat    4. Hasilkan Pembimbing Haji Profesional, Ditjen PHU MoU dengan IAIN Purwokerto    5. Beri Kuliah Umum, Dirjen Nizar Minta Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    6. 1.096 Jemaah Haji Khusus Masuk Pelunasan Tahap II    7. Layanan Armina Bakal Meningkat    8. Dirjen Nizar: Relokasi Anggaran ke APBN Demi Azaz Keadilan    9. Petugas Haji Bertambah, Pelayanan Optimis Meningkat    10. 2019, Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    11. Temui Direktur Proyek E Hajj Arab Saudi, Tim Pelayanan Haji Bahas Kesiapan Layanan Haji    12. Permudah Pendataan, Ditjen PHU Siapkan Gelang QR untuk Jemaah Haji    13. FK-KBIH Teken Pakta Integritas Manasik Haji    14. Saat Ini di Ditjen PHU Sudah Ada Advokasi Haji    15. Tim harus Jaga Integritas, Komitmen dan Soliditas Tugas    16. Kemenag Merilis Daftar Nama Jemaah Haji Berhak Lunas    17. Seleksi Petugas Haji 1439 H/2018 M Dibuka 20 Maret    18. Biaya Haji 2018 Disepakati    19. Pembinaan Haji Inheren Kesehatan    20. Haji Rescue Team terus Berikan Pelayanan Maksimal    21. Asrama Haji Bermetamorfosis Menjadi Hotel Berbintang    22. Sertifikasi Haji, Kemenag Gandeng UIN Suska Riau    23. Rekrutmen Petugas Haji secara Online    24. Kemenag Targetkan Indeks Kepuasan Haji Naik    25. Cek Perkiraan Berangkat Haji Khusus via Online    26. Pedoman Pembatalan Pendaftaran Haji Reguler 2018 Kembali Dibuka    27. Ini Tata Cara Pembatalan Pendaftaran Ibadah Haji    28. Kuota Haji 2018 Sama dengan 2017    29. Diseminasi Advokasi Haji Dimulai di Bogor, Daerah Lain Menyusul    30. Rangkul Muspida, Advokasi Haji akan Lakukan Diseminasi