Rabu, 25 April 2018 05:36 WIB
citraland

Megapolitan

Paket Kebijakan Japek Bikin Pengusaha Truk Merugi

Redaktur:

TERSENDAT-Truk-truk yang melintas di ruas tol Jakarta-Cikampek (Japek) terpaksa menunggu jam ganjil genap selesai sebelum melintas, dan itu artinya banyak waktu terbuang. Toni Suhartono/Indopos

INDOPOS.CO.ID - Sepekan berlakunya tiga paket kebijakan Kementerian Perhubungan di ruas tol Jakarta Cikampek (Japek), pengusaha truk mulai merugi. Sebab, kendaraan angkutan juga menjadi bagian yang dilarang melintas pada pukul 06.00-09.00 pagi.

“Kami jelas rugi. Tapi karena ini kebijakan pemerintah kami mengalah. Karena keputusan ini berlaku sampai tiga proyek di tol Jakarta Cikampek selesai,” kata Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo), Gemilang Tarigan, di Bekasi, Senin (19/3).

Dari tiga kebijakan yang dikeluarkan pemerintah, satu diantaranya, kata dia, berdampak kepada proses distribusi barang menggunakan truk atau kendaraan golongan III, IV, dan V. Dimana kebijakan Menteri Perhubungan juga membatasi jam operasional barang (dua arah) pada golongan III, IV, dan V. “Padahal ruas tol Jakarta Cikampek sangat sentral dalam menopang perekonomian,” paparnya.

Sejauh ini, Gemilang meyakini, untuk jumlah truk yang melintas di ruas tol Jakarta Cikampek mencapai 10 ribu unit setiap hari. Namun, setelah diberlakukannya kebijakan green line itu pengusaha truk mengatur siasat dengan berangkat lebih pagi atau melaju agak siang setelah jadwal pembatasan truk berlangsung.

Biasanya, dalam satu hari, truk bisa mengantar barang sebanyak satu rit (putaran). Namun sejak diberlakukannya tiga peket kebijakan itu sopir membutuhkan waktu hingga dua hari untuk bisa dapat satu kali pengiriman barang.

Guna meminimalisasi kerugian, pihaknya berkoordinasi dengan depo yang ada di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung-Cilincing dan KBN Marunda, Jakarta Utara. “Kita minta agar depo buka lebih pagi lagi, karena selama ini depo-depo baru dibuka pada siang hari. Kalau dibuka pada pukul 06.00, truk-truk kita akan lebih pagi melintas di tol,” katanya.

Sementara itu, Hasan, 55 sopir truk AM, dirinya merasa kecewa dengan aturan yang dibuat pemerintah. Sebagai sopir yang sudah berpuluhan tahun melalang melintang di angkutan barang, menjadi dirugikan atas aturan tersebut. "Kalau saya tidak kirim barang saya mau dibayar pakai apa," paparnya.

Hasan menambahkan, selama ini jalur truk atau angkutan sudah diberikan, dan selalu ditaati. Namun, soal kemacetan itu bukan semuanya disebabkan karena kehadiran kendaraan angkutan, melainkan banyaknya kendaraan pribadi. "Jangan tindas kami dong, kami sudah susah masa mau dibuat susah lagi," tandasnya. (dny)


TOPIK BERITA TERKAIT: #tol-japek #ganjil-genap 

Berita Terkait

IKLAN


1. Ditjen PHU akan Kerjasama dengan Ditjen Bimas Islam Adakan Penyuluh Haji    2. Di Anggap Prospektif, Dirjen Nizar Minta Prodi Manajemen Haji dan Umrah Masuk Fakultas Ekonomi Syariah    3. 2019, Di Targetkan Seluruh Pembimbing Manasik Haji Bersertifikat    4. Hasilkan Pembimbing Haji Profesional, Ditjen PHU MoU dengan IAIN Purwokerto    5. Beri Kuliah Umum, Dirjen Nizar Minta Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    6. 1.096 Jemaah Haji Khusus Masuk Pelunasan Tahap II    7. Layanan Armina Bakal Meningkat    8. Dirjen Nizar: Relokasi Anggaran ke APBN Demi Azaz Keadilan    9. Petugas Haji Bertambah, Pelayanan Optimis Meningkat    10. 2019, Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    11. Temui Direktur Proyek E Hajj Arab Saudi, Tim Pelayanan Haji Bahas Kesiapan Layanan Haji    12. Permudah Pendataan, Ditjen PHU Siapkan Gelang QR untuk Jemaah Haji    13. FK-KBIH Teken Pakta Integritas Manasik Haji    14. Saat Ini di Ditjen PHU Sudah Ada Advokasi Haji    15. Tim harus Jaga Integritas, Komitmen dan Soliditas Tugas    16. Kemenag Merilis Daftar Nama Jemaah Haji Berhak Lunas    17. Seleksi Petugas Haji 1439 H/2018 M Dibuka 20 Maret    18. Biaya Haji 2018 Disepakati    19. Pembinaan Haji Inheren Kesehatan    20. Haji Rescue Team terus Berikan Pelayanan Maksimal    21. Asrama Haji Bermetamorfosis Menjadi Hotel Berbintang    22. Sertifikasi Haji, Kemenag Gandeng UIN Suska Riau    23. Rekrutmen Petugas Haji secara Online    24. Kemenag Targetkan Indeks Kepuasan Haji Naik    25. Cek Perkiraan Berangkat Haji Khusus via Online    26. Pedoman Pembatalan Pendaftaran Haji Reguler 2018 Kembali Dibuka    27. Ini Tata Cara Pembatalan Pendaftaran Ibadah Haji    28. Kuota Haji 2018 Sama dengan 2017    29. Diseminasi Advokasi Haji Dimulai di Bogor, Daerah Lain Menyusul    30. Rangkul Muspida, Advokasi Haji akan Lakukan Diseminasi