Nasional

FK-KBIH Teken Pakta Integritas Manasik Haji

Editor:

Foto : Istimewa

INDOPOS.CO.ID - Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama dengan kelompok bimbingan jemaah haji menyinergikan pedoman kurikulum pelaksanaan manasik haji.

Sinergitas ini sendiri telah disepakati dalam acara penutupan kegiatan Bahtsul Masail Perhajian di Jakarta yang digelar pada 20-23 Maret 2018.

Kasubdit Bimbingan Jemaah Haji Ditjen PHU, Endang Jumali mengatakan, sinergitas tersebut diperlukan agar calon jemaah haji Indonesia bisa mendapatkan bimbingan manasik haji dengan kualitas yang sama dan untuk mengeliminir sekat.

“Tidak ada istilah sekat antara pemerintah dan kelompok bimbingan terkait kurikulum bimbingan manasik ini," ujar Endang dalam acara penutupan Bahtsul Masail Perhajian di Jakarta, Kamis (22/3).

Ditambahkanya, Bhatsul Masail yang digelar selama tiga hari ini diikuti peserta dari ormas Islam, praktisi haji, akademisi dan kelompok bimbingan membahas tentang hal-hal yang bersinggungan dengan ibadah haji.

"pada hari pertama, para peserta membahas tentang pembacaan doa manasik haji dan umrah selain doa-doa yang sudah ma'tsur (berdasarkan riwayat, kemudian hari kedua, para peserta juga membahas tentang penguatan program manasik melalui bimbingan belajar (Bimbel)," jelasnya.

Lalu dijelaskan Endang lagi, jika pihaknya hari ini juga mencoba menyinergiskan antara pedoman bimbingan manasik. Yaitu kurikulum KUA dan kelompok bimbingan tersebut.

Dalam penutupan kegiatan Bahtsul Masa'il ini, Ditjen PHU dan Forum Komunikasi Bimbingan Ibadah Haji (FK-BIH) juga menandatangani sebuah pakta integritas yang menjadi komitmen bersama pelaksanaan kurikulum pedoman pelaksanaan manasik haji.

Fakta integritas tersebut dibacakan langsunh oleh Wakil Ketua Harian FK-BIH, Oman Syahroni dan ditandatangani oleh Forum KBIH, Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI), Ditjen PHU, dan peserta.

"Dengan ini menyatakan bahwa yang bertandatangan di bawah ini, pertama, kami akan melaksanakan bimbingan manasik haji sesuai dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal PHU Kemenag RI," kata Oman dalam acara tersebut.

Dilanjutkan Oman untuk isi yang kedua adalah beberapa pihak tersebut akan meneruskan fakta integitas ini untuk selanjutnya akan ditandatangi oleh semua kelompok bimbingan yang memiliki izin resmi dari Kemenag.

"Untuk yang Ketiga, penandatangan fakta integritas yang dimaksud juga akan dilakukan secara langsung dihadapan Direktur jenderal PHU," ucapnya.

Adapun yang Keempat, Oman mengatakan adapun butir-butir fakta integritas yang akan ditandangani, sebelumnya telah dilakukan pembahasan bersama antara FK-BIH dengan Ditjen PHU Kemenag.

"Yang terakhit atau kelima, demikian fakta integritas ini dibuat sementara sebagai komitmen sinergitas pelaksanaan bimbingan manasik haji antara Kemenag dan kelompok bimbingan," tutupnya.

Berita Lainnya

Banner

Facebook

Twitter