Rabu, 25 April 2018 05:52 WIB
citraland

Nusantara

Ini Surganya Buah Durian dan Manggis dengan Harga Miring

Redaktur:

UNTUNG-Pedagang musiman buah durian dan manggis menjajakan dagangannya di depan rumah. Foto: jawapos.com

INDOPOS.CO.ID - Jika Anda penggemar buah manggis dan durian, akhir bulan Januari sampai Februari adalah waktu yang tepat untuk memburunya. Itu lantaran pada bulan tersebut buah manggis dan durian masuk musim panen.

Tempat yang patut Anda datangi adalah Kelurahan Sukadanaham Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung. Kelurahan yang terkenal dengan buah durian ini bahkan karena memang penghasil durian terbesar di Lampung. Kawasan itu telah memiliki ikon durian berupa tugu durian yang berada di simpang 3 JL Radin Imba Kesuma. Untuk sampai kesini ditempuh dengan waktu sekitar 40 menit dari pusat kota Bandarlampung.

Saat musim durian dan manggis seperti sekarang banyak penjual musiman buah tersebut. Hampir setiap rumah menjual buah durian dan manggis di depan rumah mereka.

Salah satunya adalah santi, 32. Ia mengaku mendapatkan buah durian dari belakang rumah dan kebun tetangganya. “Hampir setiap rumah di sini punya pohon durian,” ucap santi saat ditemui di lapak jualannya, belum lama ini.

Santi yang sehari-hari biasa menjual gorengan itu mengaku beralih menjual durian dan manggis lantaran untungnya lebih besar. Jika akhir pekan ia bisa mengantongi uang hingga Rp 1,5 juta. “Yang datang dari mana-mana. Ada yang dari Bandung, Jogja sama sekitar Bandarlampung,” terangnya.

Santi menjual buah durian dengan harga Rp 40 ribu sampai Rp 75 ribu per buahnya. Untuk durian montong dia biasa menjualnya dengan harga Rp 100 ribu per buah. “Tergantung ukuran buahnya,” kata Santi. Untuk buah manggis Santi menjualnya dengan harga Rp 20 ribu – Rp 25 ribu per kilogram.

Santi menyarankan agar menawar dahulu sebelum membeli. Menurutnya harga durian dan manggis di Sukdanaham lebih murah dibandingkan yang dijual di pusat Kota Bandar Lampung. Hal ini lantaran para penjual membeli buah durian dan manggis langsung dari pemilik kebun. “Kami juga gak sewa lapak, jadi bisa lebih murah,” terang Santi. (Mhd/JPC)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #pameran #buah-murah 

Berita Terkait

IKLAN


1. Ditjen PHU akan Kerjasama dengan Ditjen Bimas Islam Adakan Penyuluh Haji    2. Di Anggap Prospektif, Dirjen Nizar Minta Prodi Manajemen Haji dan Umrah Masuk Fakultas Ekonomi Syariah    3. 2019, Di Targetkan Seluruh Pembimbing Manasik Haji Bersertifikat    4. Hasilkan Pembimbing Haji Profesional, Ditjen PHU MoU dengan IAIN Purwokerto    5. Beri Kuliah Umum, Dirjen Nizar Minta Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    6. 1.096 Jemaah Haji Khusus Masuk Pelunasan Tahap II    7. Layanan Armina Bakal Meningkat    8. Dirjen Nizar: Relokasi Anggaran ke APBN Demi Azaz Keadilan    9. Petugas Haji Bertambah, Pelayanan Optimis Meningkat    10. 2019, Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    11. Temui Direktur Proyek E Hajj Arab Saudi, Tim Pelayanan Haji Bahas Kesiapan Layanan Haji    12. Permudah Pendataan, Ditjen PHU Siapkan Gelang QR untuk Jemaah Haji    13. FK-KBIH Teken Pakta Integritas Manasik Haji    14. Saat Ini di Ditjen PHU Sudah Ada Advokasi Haji    15. Tim harus Jaga Integritas, Komitmen dan Soliditas Tugas    16. Kemenag Merilis Daftar Nama Jemaah Haji Berhak Lunas    17. Seleksi Petugas Haji 1439 H/2018 M Dibuka 20 Maret    18. Biaya Haji 2018 Disepakati    19. Pembinaan Haji Inheren Kesehatan    20. Haji Rescue Team terus Berikan Pelayanan Maksimal    21. Asrama Haji Bermetamorfosis Menjadi Hotel Berbintang    22. Sertifikasi Haji, Kemenag Gandeng UIN Suska Riau    23. Rekrutmen Petugas Haji secara Online    24. Kemenag Targetkan Indeks Kepuasan Haji Naik    25. Cek Perkiraan Berangkat Haji Khusus via Online    26. Pedoman Pembatalan Pendaftaran Haji Reguler 2018 Kembali Dibuka    27. Ini Tata Cara Pembatalan Pendaftaran Ibadah Haji    28. Kuota Haji 2018 Sama dengan 2017    29. Diseminasi Advokasi Haji Dimulai di Bogor, Daerah Lain Menyusul    30. Rangkul Muspida, Advokasi Haji akan Lakukan Diseminasi