Rabu, 25 April 2018 11:27 WIB
citraland

Liga Champions

Akankah Pep Kembali Jadi Pecundang di Anfield?

Redaktur:

Pep Guardiola.

INDOPOS.CO.ID - Pep Guardiola selalu datang ke Anfield sebagai pecundang. Musim lalu, misalnya, Sang Filsuf melihat skuad Manchester City-nya takluk 0-1 di Premier League. Musim ini, 14 Januari lalu lagi-lagi Pep melihat Vincent Kompany dkk terhenti rekor 22 laga unbeaten-nya di Premier League. 

Nah, akankah Pep kembali jadi pecundang pada lawatan ketiganya ke Merseyside ketika melakoni leg pertama perempat final Liga Champions 2017-2018 melawan Liverpool, dini hari nanti WIB? (Siaran Langsung beIN Sport 1 pukul 01.45 WIB). ''Kami tak boleh hilang kendali, jangan terbawa atmosfer Anfield,'' ucap Pep, menanggapi rivalitas pertamanya melawan Klopp di Eropa ini.

Pep berkaca dari kekalahan 3-4-nya Januari lalu. Tiga dari empat gol The Reds terjadi di dalam kurun waktu sembilan menit ketika penggawa City keluar menyerang saat 15 menit awal babak kedua. ''Cara main mereka sangat rumit. Kami tahu itu. Mereka sangat cepat, mereka pun sangat bagus dan tangguh,'' tutur Pep.

Dilansir Liverpool Echo Klopp akan tetap menerapkan permainan seperti dua bulan lalu. Jordan Henderson dkk akan melimitasi aliran bola-bola dari Kevin De Bruyne dan David Silva, dan memaksa armada Pep main lebih dengan garis pertahanan tinggi. Itulah yang akan kembali dimanfaatkan Liverpool dengan serangan cepatnya menekan defense City.

Pep tak mau itu kembali terjadi. ''Karena ini Liga Champions, bukan Premier League. Di sini pun kami sudah masuk di perempat final. Sehingga, kami tak mau kami kembali pada level permainan itu. Kami akan coba supaya itu (menang atas Liverpool di Anfield) menjadi mudah,'' beber pelatih dengan koleksi dua Si Kuping Lebar – sebutan trofi juara Liga Champions – pada karirnya itu.

Intinya, leg pertama di Anfield bisa diamankan City andai mereka lebih sabar lagi. Tidak malah terbawa permainan cepat Liverpool yang bisa mencapai 10 meter per detik. Ini bakal jadi duel dengan potensi banyak gol apalagi dengan dua klub ini yang sudah sama-sama mengoleksi lebih dari 100 gol musim ini. Mohamed Salah bisa jadi ancaman pertahanan City.

Kloppo, secara terpisah, mengklaim bahwa dirinya sudah memahami karakter permainan klub mana pun yang ditangani Pep. Baik itu saat masih di Bayern Muenchen, dan sekarang jadi tactician City. ''Tak ada permainan bertahan melawan klub attacking football. Memainkan garis pertahanan tinggi takkan pernah mereka senangi. Andai kami mampu melakukannya, maka saat itulah mereka akan kesulitan untuk meredamnya,'' kata Kloppo, sapaan akrabnya.

Berbicara dalam situs resmi UEFA, der trainer yang lebih tua tiga tahun usianya dari Pep itu menyebut tak ada istimewanya City musim ini. Begitu pula klub-klub yang ditangani Pep di dalam karirnya. Klopp menganggap sukses Pep hanya karena dia lebih dibekali pemain-pemain bagus.

Tidak karena taktiknya yang hebat. ''Di Barca dia punya Xavi, (Andres) Iniesta, (Sergio) Busquets, atau Lionel Messi. Di Bayern, dia punya banyak pemain agresif. Sekarang, dia masih begitu. Ada (Ilkay) Guendogan, Silva, (Sergio) Aguero), (Leroy) Sane, (Raheem) Sterling, atau Gabriel Jesus.Mereka luar biasa,'' sindir Klopp.

Klopp pun menyindir filosofi Juego de Posicion-nya Pep. City musim ini sudah mampu menyempurnakan filosofi Pep. ''Perposisian itu penting. Tapi itu bukan satu-satunya faktor, dia akan lebih berfungsi jika dia punya kualitas individu yang bagus pula,'' imbuh Klopp. Maklum, Klopp beberapa kali diserobot City di bursa transfer, termasuk transfer Sane dan Guendogan. (ren)


TOPIK BERITA TERKAIT: #liga-champions 

Berita Terkait

Roma Optimistis Laga Kedua Mampu Singkirkan Liverpool

Liga Champions

Liverpool Bekuk AS Roma 5-2

Liga Champions

Munchen Siap Hadapi Real Madrid

Liga Champions

Bobby-Dzeko Favorit Gol Pembuka

Liga Champions

Jamu Roma, Mo Salah Kesampingkan Rasa

Liga Champions

Demi Tiket Final, Dua Kuda Hitam Siap Berduel

Liga Champions

IKLAN


1. Ditjen PHU akan Kerjasama dengan Ditjen Bimas Islam Adakan Penyuluh Haji    2. Di Anggap Prospektif, Dirjen Nizar Minta Prodi Manajemen Haji dan Umrah Masuk Fakultas Ekonomi Syariah    3. 2019, Di Targetkan Seluruh Pembimbing Manasik Haji Bersertifikat    4. Hasilkan Pembimbing Haji Profesional, Ditjen PHU MoU dengan IAIN Purwokerto    5. Beri Kuliah Umum, Dirjen Nizar Minta Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    6. 1.096 Jemaah Haji Khusus Masuk Pelunasan Tahap II    7. Layanan Armina Bakal Meningkat    8. Dirjen Nizar: Relokasi Anggaran ke APBN Demi Azaz Keadilan    9. Petugas Haji Bertambah, Pelayanan Optimis Meningkat    10. 2019, Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    11. Temui Direktur Proyek E Hajj Arab Saudi, Tim Pelayanan Haji Bahas Kesiapan Layanan Haji    12. Permudah Pendataan, Ditjen PHU Siapkan Gelang QR untuk Jemaah Haji    13. FK-KBIH Teken Pakta Integritas Manasik Haji    14. Saat Ini di Ditjen PHU Sudah Ada Advokasi Haji    15. Tim harus Jaga Integritas, Komitmen dan Soliditas Tugas    16. Kemenag Merilis Daftar Nama Jemaah Haji Berhak Lunas    17. Seleksi Petugas Haji 1439 H/2018 M Dibuka 20 Maret    18. Biaya Haji 2018 Disepakati    19. Pembinaan Haji Inheren Kesehatan    20. Haji Rescue Team terus Berikan Pelayanan Maksimal    21. Asrama Haji Bermetamorfosis Menjadi Hotel Berbintang    22. Sertifikasi Haji, Kemenag Gandeng UIN Suska Riau    23. Rekrutmen Petugas Haji secara Online    24. Kemenag Targetkan Indeks Kepuasan Haji Naik    25. Cek Perkiraan Berangkat Haji Khusus via Online    26. Pedoman Pembatalan Pendaftaran Haji Reguler 2018 Kembali Dibuka    27. Ini Tata Cara Pembatalan Pendaftaran Ibadah Haji    28. Kuota Haji 2018 Sama dengan 2017    29. Diseminasi Advokasi Haji Dimulai di Bogor, Daerah Lain Menyusul    30. Rangkul Muspida, Advokasi Haji akan Lakukan Diseminasi