Selasa, 24 April 2018 12:18 WIB
citraland

Indobisnis

Pelindo II Bangun Pelabuhan Kijing

Redaktur: Redjo Prahananda

Sekretaris Perusahaan Pelindo II / IPC Shanti Puruhita, GM Pelabuhan Pontianak, Adi sugiri dan jajarannya saat meninjau Pelabuhan Pontianak, Kalimantan Barat

INDOPOS.CO.ID - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo)  II / IPC akan membangun Pelabuhan Kijing, Kalimantan Barat. Sekretaris Perusahaan Pelindo II / IPC Shanti Puruhita menjelaskan, pembangunan pelabuhan bertaraf internasional itu, salah satunya untuk meningkatkan perekonomian Kalimantan Barat. 

Menurutnya, saat ini memang ada  Pelabuhan Pontianak yang  lokasinya sangat strategis. 
"Karena sangat strategis di tengah kota, dekat jalan dan sungai Kapuas, kita tidak bisa mengembangkan pelabuhan. Sementara kapasitas kontainer bertambah," ujar Shanti saat meninjau Pelabuhan Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (10/4).

Menurutnya, jarak Pelabuhan Pontianak dan Pelabuhan Kijing yang akan dibangun sekitar 80 kilometer. Perusahaan BUMN tersebut sengaja memilih Kijing untuk membangun pelabuhan.

"Sejak dulu Kijing sudah dikenal sebagai pelabuhan dan alur perdagangan antar negara. Itu sejak dulu sudah ada," jelas Shanti. 
Ia menambahkan, Pelabuhan Kijing  dilengkapi Kawasan Ekonomi Khusus. “Pelabuhan ini bakal jadi pelabuhan terbesar di Kalimantan," jelasnya.

Bukan cuma pelabuhan, Pelindo bakal membangun fasilitas pengolahan ikan untuk mendukung lalu lintas ekspor impor "Bahkan kami membangunSmelter alumina di belakang Pelabuhan Kijing," jelas Shanti. 

Menteri BUMN Rini M. Soemarno menargetkan proyek Smelter Alumina Mempawah mulai berproduksi 2020. Inalum, Antam dan China Alumunium Company (Chinalco) membentuk perusahaan patungan untuk merealisasikan proyek tersebut. Pabrik pengolahan bijih bauksit menjadi alumina akan memiliki kapasitas produksi hingga 1 juta ton. 

Sementara itu,  GM Pelabuhan Pontianak,  Adi sugiri mengatakan, pihaknya 80 persen menangani peti kemas. 20 persen general kargo. 
"Kinerja Pelabuhan Pontianak,  cukup tinggi untuk pelabuhan sungai. Yang menjadi masalah, sulit mengembangkan fasilitas. 

“Pelabuhan berbatasan dengan jalan, jadi mustahil  bisa diperluas,  karena pelabuhan sungai tidak bisa di reklamasi," ujar Adi. Sedangkan, kinerja petikemas menurut dka selalu naik. Pada 2017 sebanyak, 244 ribu TEUs. "Pada 2018 kami menargetkan 280 ribu TEUs.”(dai)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pelindo-ii #pelabuhan-kijing 

Berita Terkait

IKLAN


1. Ditjen PHU akan Kerjasama dengan Ditjen Bimas Islam Adakan Penyuluh Haji    2. Di Anggap Prospektif, Dirjen Nizar Minta Prodi Manajemen Haji dan Umrah Masuk Fakultas Ekonomi Syariah    3. 2019, Di Targetkan Seluruh Pembimbing Manasik Haji Bersertifikat    4. Hasilkan Pembimbing Haji Profesional, Ditjen PHU MoU dengan IAIN Purwokerto    5. Beri Kuliah Umum, Dirjen Nizar Minta Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    6. 1.096 Jemaah Haji Khusus Masuk Pelunasan Tahap II    7. Layanan Armina Bakal Meningkat    8. Dirjen Nizar: Relokasi Anggaran ke APBN Demi Azaz Keadilan    9. Petugas Haji Bertambah, Pelayanan Optimis Meningkat    10. 2019, Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    11. Temui Direktur Proyek E Hajj Arab Saudi, Tim Pelayanan Haji Bahas Kesiapan Layanan Haji    12. Permudah Pendataan, Ditjen PHU Siapkan Gelang QR untuk Jemaah Haji    13. FK-KBIH Teken Pakta Integritas Manasik Haji    14. Saat Ini di Ditjen PHU Sudah Ada Advokasi Haji    15. Tim harus Jaga Integritas, Komitmen dan Soliditas Tugas    16. Kemenag Merilis Daftar Nama Jemaah Haji Berhak Lunas    17. Seleksi Petugas Haji 1439 H/2018 M Dibuka 20 Maret    18. Biaya Haji 2018 Disepakati    19. Pembinaan Haji Inheren Kesehatan    20. Haji Rescue Team terus Berikan Pelayanan Maksimal    21. Asrama Haji Bermetamorfosis Menjadi Hotel Berbintang    22. Sertifikasi Haji, Kemenag Gandeng UIN Suska Riau    23. Rekrutmen Petugas Haji secara Online    24. Kemenag Targetkan Indeks Kepuasan Haji Naik    25. Cek Perkiraan Berangkat Haji Khusus via Online    26. Pedoman Pembatalan Pendaftaran Haji Reguler 2018 Kembali Dibuka    27. Ini Tata Cara Pembatalan Pendaftaran Ibadah Haji    28. Kuota Haji 2018 Sama dengan 2017    29. Diseminasi Advokasi Haji Dimulai di Bogor, Daerah Lain Menyusul    30. Rangkul Muspida, Advokasi Haji akan Lakukan Diseminasi