Jumat, 20 April 2018 04:25 WIB
citraland

Hukum

Novel Sebut Oknum Polri Terlibat Dalam Perkara Air Keras

Redaktur: Redjo Prahananda

Novel Baswedan didampingi oleh salah satu unsur pimpinan KPK, Saut Situmorang memberikan keterangan pers di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta Pusat, Rabu (11/4) Foto : Emanuel Liu/Indopos

INDOPOS.CO.ID - Hari ini genap satu tahun kasus penyerangan yang dialami oleh penyidik senior KPK Novel Baswedan. Namun hingga saat ini kasus tersebut belum terungkap, siapa pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut.

Novel menduga dalam kasus tersebut ada oknum polri yang terlibat, sehingga kasus itu terkesan dibiarkan tanpa ada penangan yang serius dari para penegak hukum yang ada.

“ Saya yakin ini terkait dengan orang-orang yang memiliki kekuasaan dan dugaan saya ada oknum polri yang terlibat dalam kasus yang menyerang diri saya setahun yang lalu,” tegasnya usai mendatangi Gedung Merah Putih, Kuningan Jakarta Pusat, Rabu (11/4).

Dirinya juga mengatakan bahwa hal itu telah diperkirakan sebelumnya, dimana kasus tersebut tidak akan terungkap. Apakah karena faktor kesengajaan atau tidak, ia belum dapat memastikannya.

“ Saya pribadi sangat kecewa karena proses pengungkapan yang hingga saat ini belum terungkap dan belum menemukan titik terang, karena memang belum mau diungkap,” jelasnya lagi.

Dengan tegas ia mengatakan bahwa pihaknya bekerja bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk kepentingan negara dalam hal pemberantasan korupsi di negara ini.

“ Saya yakin pimpinan KPK yang lain pernah mengalami ancaman yang sama, walaupun saya belum mendapatkan informasi seperti itu,” jelasnya lagi. Dengan demikian tim pencari fakta bisa melihat apakan betul ucapannya, bahwa ada banyak fakta yang tidak terungkap dan masih tertutup.

“ Tim gabungan bukan untuk mencari bukti, tetapi mencari fakta sehingga menjadi suatu informasi yang dapat disampaikan kepada presiden dan juga kapolri, agar dapat diungkap dengan serius dan benar,” tegasnya.(nue)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kasus-novel 

Berita Terkait

TGPF Bukan Domain Polri

Hukum

Kuasa Hukum Ungkap Temuan Kasus Novel

Hukum

IKLAN


1. Ditjen PHU akan Kerjasama dengan Ditjen Bimas Islam Adakan Penyuluh Haji    2. Di Anggap Prospektif, Dirjen Nizar Minta Prodi Manajemen Haji dan Umrah Masuk Fakultas Ekonomi Syariah    3. 2019, Di Targetkan Seluruh Pembimbing Manasik Haji Bersertifikat    4. Hasilkan Pembimbing Haji Profesional, Ditjen PHU MoU dengan IAIN Purwokerto    5. Beri Kuliah Umum, Dirjen Nizar Minta Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    6. 1.096 Jemaah Haji Khusus Masuk Pelunasan Tahap II    7. Layanan Armina Bakal Meningkat    8. Dirjen Nizar: Relokasi Anggaran ke APBN Demi Azaz Keadilan    9. Petugas Haji Bertambah, Pelayanan Optimis Meningkat    10. 2019, Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    11. Temui Direktur Proyek E Hajj Arab Saudi, Tim Pelayanan Haji Bahas Kesiapan Layanan Haji    12. Permudah Pendataan, Ditjen PHU Siapkan Gelang QR untuk Jemaah Haji    13. FK-KBIH Teken Pakta Integritas Manasik Haji    14. Saat Ini di Ditjen PHU Sudah Ada Advokasi Haji    15. Tim harus Jaga Integritas, Komitmen dan Soliditas Tugas    16. Kemenag Merilis Daftar Nama Jemaah Haji Berhak Lunas    17. Seleksi Petugas Haji 1439 H/2018 M Dibuka 20 Maret    18. Biaya Haji 2018 Disepakati    19. Pembinaan Haji Inheren Kesehatan    20. Haji Rescue Team terus Berikan Pelayanan Maksimal    21. Asrama Haji Bermetamorfosis Menjadi Hotel Berbintang    22. Sertifikasi Haji, Kemenag Gandeng UIN Suska Riau    23. Rekrutmen Petugas Haji secara Online    24. Kemenag Targetkan Indeks Kepuasan Haji Naik    25. Cek Perkiraan Berangkat Haji Khusus via Online    26. Pedoman Pembatalan Pendaftaran Haji Reguler 2018 Kembali Dibuka    27. Ini Tata Cara Pembatalan Pendaftaran Ibadah Haji    28. Kuota Haji 2018 Sama dengan 2017    29. Diseminasi Advokasi Haji Dimulai di Bogor, Daerah Lain Menyusul    30. Rangkul Muspida, Advokasi Haji akan Lakukan Diseminasi