Jumat, 27 April 2018 03:31 WIB
citraland

Indobisnis

Magnet Investor, Menteri BUMN dan Jaksa Apresiasi MPP Batam

Redaktur: Redjo Prahananda

Foto : Istimewa

INDOPOS.CO.ID - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno dan Jaksa Agung HM Prasetyo memuji Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Batam. 

Bukan hanya memudahkan masyarakat, tap Mal ini merampungkan segala kebutuhan investor, sehingga Batam mampu menjadi daya tarik investasi bagi investor. 

"Dengan pelayanan seperti ini tentu menyatukan semua. Persoalan-persoalan investor pun dapat terselesaikan dengan mudah," ujar Rini Soemarno .

Dalam kunjungan ke MPP Batam, Rini datang bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur, serta Jaksa Agung HM Prasetyo, Rabu (11/04).

Rini menuturkan, pemerintahan di Batam agak sedikit berbeda dengan daerah lainnya. Sebab, letak geografisnya sangat berdekatan dengan Singapura. 

Meski bergejolak antara Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (BP) Batam dengan Pemerintah Kota Batam. DenganMal Pelayanan Publik ini Rini berharap mampu menyatukan kembali semua jenis pelayanan. 

Sehingga meningkatkan kepercayaan investor bisa mulai meningkat lagi. "Dengan ini, trust dari investor kepada Batam kembali lagi. Karena beberapa waktu sempat menurun karena berbagai persoalan," jelas Rini.

Mal Pelayanan Publik Batam menyediakan 416 jenis pelayanan, berupa layanan kepolisian, perbankan, pertanahan, pajak, imigrasi, pernikahan, pelayanan perizinan, serta berbagai pelayanan dasar. 

Apresiasi juga datang dari pimpinan tertinggi Korps Adhyaksa, HM. Prasetyo. dia mengatakan, MPP merupakan bukti konkret keseriusan pemerintah untuk meningkatkan pelayanan publik. 

"Langkah ini patut diapresiasi. Kami melihat pemerintah ingin meningkatkan kualitas pelayanan publik," ujar dia.

Dengan pelayanan yang transparan dan profesional, Prasetyo berharap tidak ada lagi ketimpangan. Sebagai salah satu instansi penegak hukum, jajarannya akan ikut mengawal segala kegiatan di MPP. 

"Semua bisa dilihat, bisa dilakukan dengan baik. Kita akan kawal dan amankan ini," tegas Prasetyo. (asp)


TOPIK BERITA TERKAIT: #mpp-batam #menteri-bumn #magnet-investor 

Berita Terkait

IKLAN


1. Ditjen PHU akan Kerjasama dengan Ditjen Bimas Islam Adakan Penyuluh Haji    2. Di Anggap Prospektif, Dirjen Nizar Minta Prodi Manajemen Haji dan Umrah Masuk Fakultas Ekonomi Syariah    3. 2019, Di Targetkan Seluruh Pembimbing Manasik Haji Bersertifikat    4. Hasilkan Pembimbing Haji Profesional, Ditjen PHU MoU dengan IAIN Purwokerto    5. Beri Kuliah Umum, Dirjen Nizar Minta Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    6. 1.096 Jemaah Haji Khusus Masuk Pelunasan Tahap II    7. Layanan Armina Bakal Meningkat    8. Dirjen Nizar: Relokasi Anggaran ke APBN Demi Azaz Keadilan    9. Petugas Haji Bertambah, Pelayanan Optimis Meningkat    10. 2019, Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    11. Temui Direktur Proyek E Hajj Arab Saudi, Tim Pelayanan Haji Bahas Kesiapan Layanan Haji    12. Permudah Pendataan, Ditjen PHU Siapkan Gelang QR untuk Jemaah Haji    13. FK-KBIH Teken Pakta Integritas Manasik Haji    14. Saat Ini di Ditjen PHU Sudah Ada Advokasi Haji    15. Tim harus Jaga Integritas, Komitmen dan Soliditas Tugas    16. Kemenag Merilis Daftar Nama Jemaah Haji Berhak Lunas    17. Seleksi Petugas Haji 1439 H/2018 M Dibuka 20 Maret    18. Biaya Haji 2018 Disepakati    19. Pembinaan Haji Inheren Kesehatan    20. Haji Rescue Team terus Berikan Pelayanan Maksimal    21. Asrama Haji Bermetamorfosis Menjadi Hotel Berbintang    22. Sertifikasi Haji, Kemenag Gandeng UIN Suska Riau    23. Rekrutmen Petugas Haji secara Online    24. Kemenag Targetkan Indeks Kepuasan Haji Naik    25. Cek Perkiraan Berangkat Haji Khusus via Online    26. Pedoman Pembatalan Pendaftaran Haji Reguler 2018 Kembali Dibuka    27. Ini Tata Cara Pembatalan Pendaftaran Ibadah Haji    28. Kuota Haji 2018 Sama dengan 2017    29. Diseminasi Advokasi Haji Dimulai di Bogor, Daerah Lain Menyusul    30. Rangkul Muspida, Advokasi Haji akan Lakukan Diseminasi