Jumat, 20 April 2018 05:48 WIB
citraland

Hukum

Nah, KPK Mulai Garap Korporasi

Redaktur: Syahrir Lantoni

GARAP KORPORASI: Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif bersama juru bicara Febri Diansyah saat melakukan konferensi pers di Gedung Merah Putih, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (13/4) sore. foto: Emanuel Liu/Indopos

INDOPOS.CO.ID - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarif mengatakan pihaknya telah memulai penyidikan baru terhadap dua korporasi, sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana kirupsi (tipikor).

Dua korporasi yang dimaksud  PT Nindya Karya (NK) dan PT Tuah Sejati (TS), yang diproses dalam perkara pelaksanaan dermaga bongkar pada kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Sabang yang dibiayai APBN  2006-2011.

“Kasus ini kembali menambah daftar tersangka tipikor oleh korporasi setelah sebelumnya KPK menetapkan PT DGI, sebagai tersangka korporasi yang pertama,” jelas Laode di Gedung Merah Putih, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (13/4) sore.

Dijelaskan,  PT Nindya Karya dan PT Tuah Sejati melalui Heru Sulaksono diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum dan penyalahgunaan wewenang, untuk memperkaya diri sendiri dan juga orang lain.

“Itu terkait dengan pekerjaan pelaksanaan pembangunan  dermaga bongkar dengan nilai proyek sekitar Rp 793 miliar. Ini mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp 313 miliar.

Sebelumnya KPK telah memproses 4 tersangka di antarannya Heru Sulaksono, Ramadhani Lamy, Ruslan Abdul Gani dan juga Teuku Syaiful Ahmad. 

Dari keempat tersangka  telah dijatuhi vonis bersalah oleh majelis hakim, kecuali Teuku Syaiful Ahmad yang masih dalam keadaan sakit, sehingga mejelis hakim menyatakan unfit to trial atau tidak layak untuk disidangkan. (nue)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kpk-garap-korporasi 

Berita Terkait

IKLAN


1. Ditjen PHU akan Kerjasama dengan Ditjen Bimas Islam Adakan Penyuluh Haji    2. Di Anggap Prospektif, Dirjen Nizar Minta Prodi Manajemen Haji dan Umrah Masuk Fakultas Ekonomi Syariah    3. 2019, Di Targetkan Seluruh Pembimbing Manasik Haji Bersertifikat    4. Hasilkan Pembimbing Haji Profesional, Ditjen PHU MoU dengan IAIN Purwokerto    5. Beri Kuliah Umum, Dirjen Nizar Minta Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    6. 1.096 Jemaah Haji Khusus Masuk Pelunasan Tahap II    7. Layanan Armina Bakal Meningkat    8. Dirjen Nizar: Relokasi Anggaran ke APBN Demi Azaz Keadilan    9. Petugas Haji Bertambah, Pelayanan Optimis Meningkat    10. 2019, Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    11. Temui Direktur Proyek E Hajj Arab Saudi, Tim Pelayanan Haji Bahas Kesiapan Layanan Haji    12. Permudah Pendataan, Ditjen PHU Siapkan Gelang QR untuk Jemaah Haji    13. FK-KBIH Teken Pakta Integritas Manasik Haji    14. Saat Ini di Ditjen PHU Sudah Ada Advokasi Haji    15. Tim harus Jaga Integritas, Komitmen dan Soliditas Tugas    16. Kemenag Merilis Daftar Nama Jemaah Haji Berhak Lunas    17. Seleksi Petugas Haji 1439 H/2018 M Dibuka 20 Maret    18. Biaya Haji 2018 Disepakati    19. Pembinaan Haji Inheren Kesehatan    20. Haji Rescue Team terus Berikan Pelayanan Maksimal    21. Asrama Haji Bermetamorfosis Menjadi Hotel Berbintang    22. Sertifikasi Haji, Kemenag Gandeng UIN Suska Riau    23. Rekrutmen Petugas Haji secara Online    24. Kemenag Targetkan Indeks Kepuasan Haji Naik    25. Cek Perkiraan Berangkat Haji Khusus via Online    26. Pedoman Pembatalan Pendaftaran Haji Reguler 2018 Kembali Dibuka    27. Ini Tata Cara Pembatalan Pendaftaran Ibadah Haji    28. Kuota Haji 2018 Sama dengan 2017    29. Diseminasi Advokasi Haji Dimulai di Bogor, Daerah Lain Menyusul    30. Rangkul Muspida, Advokasi Haji akan Lakukan Diseminasi