Jumat, 20 April 2018 04:29 WIB
citraland

Politik

Prabowo Dinilai Usang, Harus Sosok Baru

Redaktur: Redjo Prahananda

INDOPOS.CO.ID- Pengamat politik Universitas Syarif Hidayatullah Syarwi Pangi Chaniago secara tegas menyebut Prabowo Subianto sudah usang jika dimajukan kembali menjadi calon presiden.

Pasalnya, dengan kegagalan dua kali menjadi calon wakil presiden dan presiden, sosok mantan Danjen Kopassus itu dinilai sudah mentok dalam meraih dukungan pemilih di pemilu presiden.

"Saya nilai masyarakat juga sudah jenuh terhadap Prabowo dan elektabilitas Prabowo sudah klimaks. Ibarat film, Prabowo adalah film lama, sudah usang. Dan pastinya akan sulit mengakahkan Jokowi di pilpres 2019 nanti," katanya kepada INDOPOS, Minggu (15/4).

Oleh karena itu, katanya, mendaur ulang pertarungan lama yaitu head to head Jokowi-Prabowo, pada capres pilpres 2019 dan ini menjadi tidak menarik lagi untuk ditonton.

“Padahal masyarakat ingin pertarungan aktor baru sehingga film menjadi menarik dan seru," tegasnya.

Di sisi lain, kekuatan mesin partai pendukung Prabowo di pilpres nanti kalah banyak dan kalah kuat dari koalisi parpol pendukung Jokowi.

Selain itu, tambah Pangi, saat ini Jokowi sedang menyiapkan beberapa ‘senjata’ pendongkrak elektabilitas yang membuat pemilih ‘enggan geser’ dalam mendukung Jokowi.

Beberapa senjata pendongkrak disiapkan salah satunya adalah yang berkaitan dengan infrastruktur dan gaya ‘merakyat’ Jokowi.

"Ini akan membuat Prabowo makin sulit lagi mengimbangi Jokowi. Apalagi dengan keunggulan pembangunan infrastruktur pemerintahan Jokowi yang menjadi kelebihannya," ucapnya.

Lalu, apa yang harus dilakukan oleh koalisi non Jokowi? Direktur Voxpol Center ini menerangkan bahwa kubu lebih takut kepada sosok baru yang masih sulit untuk diukur kekuatannya.

Sementara, ketakutan ‘geng’ Jokowi justru apabila sosok Gatot dan Anies Baswedan maju dan Prabowo menjadi king makernya.

"Karena saat ini adalah momentum emas untuk Gatot dan Anies untuk berduet baik sebagai calon RI 1 dan RI 2, maupun sebaliknya, dengan pertumbuhan elaktabilitasnya yang masih terus menanjak dan bisa menjadi penantang tangguh bagi gerbongnya PDIP," pungkasnya menambahkan. (dil)


TOPIK BERITA TERKAIT: #prabowo-subianto #pemilu-2019 #partai-gerindra 

Berita Terkait

IKLAN


1. Ditjen PHU akan Kerjasama dengan Ditjen Bimas Islam Adakan Penyuluh Haji    2. Di Anggap Prospektif, Dirjen Nizar Minta Prodi Manajemen Haji dan Umrah Masuk Fakultas Ekonomi Syariah    3. 2019, Di Targetkan Seluruh Pembimbing Manasik Haji Bersertifikat    4. Hasilkan Pembimbing Haji Profesional, Ditjen PHU MoU dengan IAIN Purwokerto    5. Beri Kuliah Umum, Dirjen Nizar Minta Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    6. 1.096 Jemaah Haji Khusus Masuk Pelunasan Tahap II    7. Layanan Armina Bakal Meningkat    8. Dirjen Nizar: Relokasi Anggaran ke APBN Demi Azaz Keadilan    9. Petugas Haji Bertambah, Pelayanan Optimis Meningkat    10. 2019, Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    11. Temui Direktur Proyek E Hajj Arab Saudi, Tim Pelayanan Haji Bahas Kesiapan Layanan Haji    12. Permudah Pendataan, Ditjen PHU Siapkan Gelang QR untuk Jemaah Haji    13. FK-KBIH Teken Pakta Integritas Manasik Haji    14. Saat Ini di Ditjen PHU Sudah Ada Advokasi Haji    15. Tim harus Jaga Integritas, Komitmen dan Soliditas Tugas    16. Kemenag Merilis Daftar Nama Jemaah Haji Berhak Lunas    17. Seleksi Petugas Haji 1439 H/2018 M Dibuka 20 Maret    18. Biaya Haji 2018 Disepakati    19. Pembinaan Haji Inheren Kesehatan    20. Haji Rescue Team terus Berikan Pelayanan Maksimal    21. Asrama Haji Bermetamorfosis Menjadi Hotel Berbintang    22. Sertifikasi Haji, Kemenag Gandeng UIN Suska Riau    23. Rekrutmen Petugas Haji secara Online    24. Kemenag Targetkan Indeks Kepuasan Haji Naik    25. Cek Perkiraan Berangkat Haji Khusus via Online    26. Pedoman Pembatalan Pendaftaran Haji Reguler 2018 Kembali Dibuka    27. Ini Tata Cara Pembatalan Pendaftaran Ibadah Haji    28. Kuota Haji 2018 Sama dengan 2017    29. Diseminasi Advokasi Haji Dimulai di Bogor, Daerah Lain Menyusul    30. Rangkul Muspida, Advokasi Haji akan Lakukan Diseminasi