Jumat, 27 April 2018 03:52 WIB
citraland

Nusantara

Miris... Oknum Guru Gerayangi Siswa

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID - Seorang oknum guru SMKN di Tebo, Jambi, berinisial DD diduga mencabuli siswanya. Akibat perbuatan tercela itu, korban mengalami trauma dan tidak mau lagi masuk sekolah.

“Korban tidak mau sekolah lagi karena trauma akibat perlakuan asusila oknum gurunya,” kata ibu korban yang namanya tidak mau disebutkan kepada wartawan, kemarin (12/4).

Menurut ibu korban, pencabulan terhadap anaknya sudah yang kedua kalinya. “Saya tidak terima anak Saya dilecehkan. Ini menyangkut masa depan anak Saya. Apalagi sekarang anak Saya mengalami trauma panjang,” katanya.

Atas tindakan gurunya tersebut, keluarga korban kemarin secara resmi melaporkan perbuatan terduga pelaku ke Polres Tebo.

Dihadapan penyidik, korban menerangkan bahwa kejadian berawal saat siswa-siswi kelas XII menyelesaikan ujian akhir nasional. Mereka melakukan coret-coret pakaian sekolah, saat itu korban ikut-ikutan dan diketahui oleh pihak sekolah.

Akibatnya, korban dapat teguran berupa surat panggilan orangtua. Rabu (11/4) saat korban baru usai istirahat jam olahraga, sekitar pukul 09.00 WIB, tiba-tiba korban dipanggil oleh terduga pelaku.

"Kalau ingin persolan kamu selesai, ayo ikut Bapak ke rumah," terang korban di hadapan penyidik menirukan ucapan pelaku.

Lalu, korban bersama pelaku menuju rumah pelaku di Perumahan Harapan Residen KM 5 Jalan Lintas Tebo Bungo. Di rumah tersebut pelaku yang juga merupakan mantan dosen ini memulai aksinya. "Saya dibujuk dan diiming-imingi guru saya itu bisa menyelesaikan persoalannya di sekolah, asal saya mau mengikuti kemauan dia," ujar korban yang mengaku terus digerayangi pelaku.

Aksi pelaku semakin parah, hingga terjadilah pencabulan itu. "Saya berontak dan berkata biarlah saya keluar dari sekolah dari pada harus seperti ini," kata korban sembari membentak pelaku.

Saat itu pelaku ketakutan, lalu membawa korban kembali ke sekolah. Aksi bejat guru yang ternyata baru menikah ini akhirnya dilaporkan korban kepada orangtuanya.

Akhirnya kasus tersebut terungkap saat pihak sekolah SMK ini menggelar perpisahan dengan siswa-siswi kelas XII.

"Saya melaporkan aksi bejat oknum guru yang telah mencabuli anak laki-laki saya, agar tidak ada lagi korban guru tersebut," terang ayah korban yang minta namanya jangan disebutkan saat melapor ke Mapolres Tebo.

Terkait hal tersebut pihak SMKN 1 Tebo juga membenarkan kejadian tersebut. Terduga pelaku yang berinisial DD Warga Pal 5 Kecamatan Tebo Tengah yang merupakan guru honorer di sekolah tersebut juga telah mengakui perbuatannya.

“Menurut pengakuan korban benar dia mendapatkan perlakuan asusila dari gurunya. Dan oknum guru (pelaku,red) juga mengakuinya, cuma sebatas itu,” ujar Yumadi, Kepala SMKN 1 Tebo di ruangannya.

Dijelaskannya, terduga pelaku dan pihak keluarga korban sudah dipertemukan. Pertemuan itu juga dihadiri beberapa perwakilan guru. “Pada pertemuan tadi, saya arahkan pada pihak keluarga korban dan terduga pelaku untuk diselesaikan secara baik-baik,” kata Kepsek.

“Sampai saat ini kami masih menunggu rembuk keluarga korban. Apakah ini diselesaikan secara kekeluargaan atau ke jalur hukum. Kami masih menunggu keputusannya, “kata dia lagi.

Saat ditanya apa tindakan pihak sekolah jika pelaku terbukti atas perbuatannya, Yumadi mengatakan, jika terbukti akan diberi sanksi sesuai aturan dan kode etik yang berlaku. (bjg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kriminal #pencabulan 

Berita Terkait

Sindikat Ganja Aceh Digulung

Jakarta Raya

Terbujuk Rayu, ’Kopral’ Gagahi Siswa SMP

Megapolitan

IKLAN


1. Ditjen PHU akan Kerjasama dengan Ditjen Bimas Islam Adakan Penyuluh Haji    2. Di Anggap Prospektif, Dirjen Nizar Minta Prodi Manajemen Haji dan Umrah Masuk Fakultas Ekonomi Syariah    3. 2019, Di Targetkan Seluruh Pembimbing Manasik Haji Bersertifikat    4. Hasilkan Pembimbing Haji Profesional, Ditjen PHU MoU dengan IAIN Purwokerto    5. Beri Kuliah Umum, Dirjen Nizar Minta Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    6. 1.096 Jemaah Haji Khusus Masuk Pelunasan Tahap II    7. Layanan Armina Bakal Meningkat    8. Dirjen Nizar: Relokasi Anggaran ke APBN Demi Azaz Keadilan    9. Petugas Haji Bertambah, Pelayanan Optimis Meningkat    10. 2019, Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    11. Temui Direktur Proyek E Hajj Arab Saudi, Tim Pelayanan Haji Bahas Kesiapan Layanan Haji    12. Permudah Pendataan, Ditjen PHU Siapkan Gelang QR untuk Jemaah Haji    13. FK-KBIH Teken Pakta Integritas Manasik Haji    14. Saat Ini di Ditjen PHU Sudah Ada Advokasi Haji    15. Tim harus Jaga Integritas, Komitmen dan Soliditas Tugas    16. Kemenag Merilis Daftar Nama Jemaah Haji Berhak Lunas    17. Seleksi Petugas Haji 1439 H/2018 M Dibuka 20 Maret    18. Biaya Haji 2018 Disepakati    19. Pembinaan Haji Inheren Kesehatan    20. Haji Rescue Team terus Berikan Pelayanan Maksimal    21. Asrama Haji Bermetamorfosis Menjadi Hotel Berbintang    22. Sertifikasi Haji, Kemenag Gandeng UIN Suska Riau    23. Rekrutmen Petugas Haji secara Online    24. Kemenag Targetkan Indeks Kepuasan Haji Naik    25. Cek Perkiraan Berangkat Haji Khusus via Online    26. Pedoman Pembatalan Pendaftaran Haji Reguler 2018 Kembali Dibuka    27. Ini Tata Cara Pembatalan Pendaftaran Ibadah Haji    28. Kuota Haji 2018 Sama dengan 2017    29. Diseminasi Advokasi Haji Dimulai di Bogor, Daerah Lain Menyusul    30. Rangkul Muspida, Advokasi Haji akan Lakukan Diseminasi