Jumat, 27 April 2018 03:15 WIB
citraland

Nasional

Berkembang Pesat, Tata Ruang Jabodetabekpunjur Akan Direvisi

Redaktur: Riznal Faisal

Tata ruang kawasan Jabodetabekpunjur akan direvisi. Foto: Deri Ahirianto/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Pemerintah berencana merevisi Perpres Nomor 54 Tahun 2008 tentang Penataan Ruang Kawasan Jabodetabekpunjur (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak dan Cianjur). Itu menyusul semakin berkembangnya pembangunan di kawasan metropolitan terbesar di Indonesia.

Sejumlah persoalan juga mengiringi perkembangan kawasan tersebut. Mulai dari munculnya, slam area, pencemaran sungai hingga banjir yang melanda Jakarta. Sebab itu, revisi Perpres tersebut ditargetkan selesai akhir 2018.

"Revisi Perpres Nomor 54 tahun 2008 memang sangat beralasan. Setelah sekian tahun, boleh dilakukan perubahan dari tata ruang. Apalagi Jakarta merupakan kegiatan sosial budaya, ekonomi dan politik," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution di acara konsultasi publik RTR Kawasan Jabodetabekpunjur di Jakarta, Senin (16/4).

Konsep revisi Perpres Nomor 54 Tahun 2018 menekankan pada keterpaduan rencana hulu-tengah-hilir dan pesisir Jabodetabekpunjur. Dengan memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan.

Dia menyebutkan, pemerintah memang sudah lama memberi perhatian kawasan itu, hingga diterbitkan Perpres 54 Tahun 2008. “Pemanfaatan kawasan hulu, hingga hilir harus dilakukan yang sesui dengan daya dukung ," imbuhnya.

Darmin mengatakan, kawasan Jabodetabekpunjur memiliki peran sangat penting dalam perekonomian. Menyumbang PDRB 19,93 persen. Jabodetabekpunjur adalah kawasan metropilitan terbesar di Indonesia dan terbesar ke dua di dunia setelah Tokyo.

"Ini membuat penduduk tertarik bermigrasi. 2012 jumlah penduduk 22 juta, sekarang 32 juta jiwa. Ini berdampak terhadap kebutuhan akan ruang, tempat tinggal tempat usaha dan infrastruktur, jalan, jaringan air, listrik, bandara dan sebagainya," jelas Darmin.

Impilkasi dari hal itu, konversi lahan non terbangun menjadi lahan terbangun. Pada kurun waktu 2012-2015 terjadi konversi lahan pertanian sekitar 32,06 persen, data penggunaan tanah BPN tanpa memperhatikan daya dukung lingkungan.

"Hampir seperempat sawah berubah jadi pemukiman, industri dan sebagainya. Banjir skala besar sebenarnya sudah terjadi sejak lama." jelasnya.

Sementara itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala BPN Sofjan Djalil mengatakan, konsultasi publik itu dimaksudkan untuk memberi masukan kepada pihaknya.

"Bagaimana mengatatasi persoalan Tata Ruang Jabodetabekpunjur nanti ke depan bagaimana," ujarnya. (dai)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #tata-ruang-jabodetabekpunjur 

Berita Terkait

IKLAN


1. Ditjen PHU akan Kerjasama dengan Ditjen Bimas Islam Adakan Penyuluh Haji    2. Di Anggap Prospektif, Dirjen Nizar Minta Prodi Manajemen Haji dan Umrah Masuk Fakultas Ekonomi Syariah    3. 2019, Di Targetkan Seluruh Pembimbing Manasik Haji Bersertifikat    4. Hasilkan Pembimbing Haji Profesional, Ditjen PHU MoU dengan IAIN Purwokerto    5. Beri Kuliah Umum, Dirjen Nizar Minta Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    6. 1.096 Jemaah Haji Khusus Masuk Pelunasan Tahap II    7. Layanan Armina Bakal Meningkat    8. Dirjen Nizar: Relokasi Anggaran ke APBN Demi Azaz Keadilan    9. Petugas Haji Bertambah, Pelayanan Optimis Meningkat    10. 2019, Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    11. Temui Direktur Proyek E Hajj Arab Saudi, Tim Pelayanan Haji Bahas Kesiapan Layanan Haji    12. Permudah Pendataan, Ditjen PHU Siapkan Gelang QR untuk Jemaah Haji    13. FK-KBIH Teken Pakta Integritas Manasik Haji    14. Saat Ini di Ditjen PHU Sudah Ada Advokasi Haji    15. Tim harus Jaga Integritas, Komitmen dan Soliditas Tugas    16. Kemenag Merilis Daftar Nama Jemaah Haji Berhak Lunas    17. Seleksi Petugas Haji 1439 H/2018 M Dibuka 20 Maret    18. Biaya Haji 2018 Disepakati    19. Pembinaan Haji Inheren Kesehatan    20. Haji Rescue Team terus Berikan Pelayanan Maksimal    21. Asrama Haji Bermetamorfosis Menjadi Hotel Berbintang    22. Sertifikasi Haji, Kemenag Gandeng UIN Suska Riau    23. Rekrutmen Petugas Haji secara Online    24. Kemenag Targetkan Indeks Kepuasan Haji Naik    25. Cek Perkiraan Berangkat Haji Khusus via Online    26. Pedoman Pembatalan Pendaftaran Haji Reguler 2018 Kembali Dibuka    27. Ini Tata Cara Pembatalan Pendaftaran Ibadah Haji    28. Kuota Haji 2018 Sama dengan 2017    29. Diseminasi Advokasi Haji Dimulai di Bogor, Daerah Lain Menyusul    30. Rangkul Muspida, Advokasi Haji akan Lakukan Diseminasi