Rabu, 25 April 2018 05:48 WIB
citraland

Liga Jerman

Ternyata, Niko Kovac Bukanlah Opsi Pertama untuk Bayern

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID - Niko Kovac ternyata bukanlah pilihan utama manajemen Bayern Muenchen. Pelatih 46 tahun tersebut hanya menjadi opsi ketiga untuk menangani  Manuel Neuer dkk pada musim depan. Hal tersebut disampaikan presiden Bayern Uli Hoeness. Menurut Hoeness, opsi pertama Bayern adalah mempertahankan Jupp Heynckes.  Namun, Heynckes sudah memutuskan untuk pensiun.  Opsi kedua adalah eks pelatih Borussia Dortmund Thomas Tuchel.  Sayangnya, Tuchel lebih memilih berkarir di luar Jerman.

''Itu (perekrutan Kovac, Red) bisa digambarkan sebagai keputusan karena putus asa. Kami berdua dan Hasan Salihamidzic (direktur olahraga, Red) telah mencoba membujuk Heynckes untuk waktu yang cukup lama.  Tapi tidak berhasil,'' kata Hoeness kepada Sky Sports.

Pria 66 tahun ini menceritakan proses PDKT mereka kepada Tuchel. Sama dengan Heynckes, Tuchel menolaknya. Itulah yang membuat Bayern sedikit panik.  Mereka kemudian mengalihkan target kepada Kovac. 

Nampaknya, keputusan memilih pelatih Eintracht Frankfurt itu karena ikatan emosional keduanya. Seperti diketahui, saudara Robert Kovac itu pernah berkostum Die Roten pada 2003-2006. Hanya, cara yang dilakukan Bayern sedikit ilegal dan membuat Frankfurt geram.

Sebab, pihak Bayern sengaja membocorkan kesepakatan dengan Kovac sebelum kompetisi berakhir.  Padahal, Frankfurt sedang fokus memburu tiket Liga Champions pada musim depan. Benar saja. Sehari setelah kabar kepergian Kovac,  mereka harus keok 1-4 dari Bayer Leverkusen di spieltag ke-30.

"Waktunya (mengabarkan perekrutan Kovac, Red) tidak tepat. Mereka tidak sopan, tidak profesional,'' kecam direktur Frankfurt Fredi Bobic kepada Goal. "Bayern hanya memikirkan diri mereka sendiri. Saya menghormati rekan-rekan dari Bayern. Namun, mereka menginginkan sesuatu dari kami dan mereka harus menghubungi kami.  Tapi, itu tidak mereka lakukan,'' keluh pria 46 tahun itu. (io/bas)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bundesliga #bayern-munchen #liga-jerman 

Berita Terkait

El Real Kembali Bentrok dengan Munchen

Headline

Munchen Kembali Juara Bundesliga

Liga Jerman

Munchen Kembali Juara Bundesliga

Liga Jerman

Munchen Kembali Juara Bundesliga

Liga Jerman

IKLAN


1. Ditjen PHU akan Kerjasama dengan Ditjen Bimas Islam Adakan Penyuluh Haji    2. Di Anggap Prospektif, Dirjen Nizar Minta Prodi Manajemen Haji dan Umrah Masuk Fakultas Ekonomi Syariah    3. 2019, Di Targetkan Seluruh Pembimbing Manasik Haji Bersertifikat    4. Hasilkan Pembimbing Haji Profesional, Ditjen PHU MoU dengan IAIN Purwokerto    5. Beri Kuliah Umum, Dirjen Nizar Minta Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    6. 1.096 Jemaah Haji Khusus Masuk Pelunasan Tahap II    7. Layanan Armina Bakal Meningkat    8. Dirjen Nizar: Relokasi Anggaran ke APBN Demi Azaz Keadilan    9. Petugas Haji Bertambah, Pelayanan Optimis Meningkat    10. 2019, Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    11. Temui Direktur Proyek E Hajj Arab Saudi, Tim Pelayanan Haji Bahas Kesiapan Layanan Haji    12. Permudah Pendataan, Ditjen PHU Siapkan Gelang QR untuk Jemaah Haji    13. FK-KBIH Teken Pakta Integritas Manasik Haji    14. Saat Ini di Ditjen PHU Sudah Ada Advokasi Haji    15. Tim harus Jaga Integritas, Komitmen dan Soliditas Tugas    16. Kemenag Merilis Daftar Nama Jemaah Haji Berhak Lunas    17. Seleksi Petugas Haji 1439 H/2018 M Dibuka 20 Maret    18. Biaya Haji 2018 Disepakati    19. Pembinaan Haji Inheren Kesehatan    20. Haji Rescue Team terus Berikan Pelayanan Maksimal    21. Asrama Haji Bermetamorfosis Menjadi Hotel Berbintang    22. Sertifikasi Haji, Kemenag Gandeng UIN Suska Riau    23. Rekrutmen Petugas Haji secara Online    24. Kemenag Targetkan Indeks Kepuasan Haji Naik    25. Cek Perkiraan Berangkat Haji Khusus via Online    26. Pedoman Pembatalan Pendaftaran Haji Reguler 2018 Kembali Dibuka    27. Ini Tata Cara Pembatalan Pendaftaran Ibadah Haji    28. Kuota Haji 2018 Sama dengan 2017    29. Diseminasi Advokasi Haji Dimulai di Bogor, Daerah Lain Menyusul    30. Rangkul Muspida, Advokasi Haji akan Lakukan Diseminasi