Jumat, 20 April 2018 05:59 WIB
citraland

Nusantara

Layanan Tol Laut Pakai Aplikasi

Redaktur:

ZAMAN NOW- Sosialisasi penggunaan aplikasi Informasi Muatan dan Ruang Kapal (IMRK) untuk angkutan Tol Laut di Surabaya, Jawa Timur.

INDOPOS.CO.ID - Pemerintah terus meningkatkan pelayanan Program Tol Laut. Untuk itulah Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan telah memulai sosialisasi dan pelatihan kepada stakeholders di bidang angkutan laut, di Kantor PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Surabaya, kemarin. 

Hadir para BUMN pengirim muatan tol laut,  para instansi dan asosiasi terkait  serta para perusahaan Jasa Pengurusan Transportasi (JPT) di Provinsi Jawa Timur. Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Antar-lembaga Buyung Lalana, mengatakan perlakuan kapal Tol Laut berbeda dengan kapal komersial. Oleh karena itu, dirinya berharap pihak terkait, baik operator maupun JPT, senantiasa mengikuti aturan yang ada untuk memahami betul teknis ruang penggunaan ruang kapal. 

Menurutnya, dalam waktu dekat aplikasi melalui Pelni Logistics para shipper bisa mangakses layanan Tol Laut menggunakan smartphone. Tol laut selain menambah rute, armada kapal maupun jenis muatannya, tak ketinggalan memanfaatkan layanan aplikasi berbasis online bertajuk Informasi Muatan dan Ruang Kapal (IMRK).

Aplikasi IMRK Tol Laut ini adalah aplikasi berbasis online pertama yang digunakan dalam program Tol Laut dari seluruh rute dan operat tol laut baik BUMN maupun swasta, namun sejatinya aplikasi ini merupakan aplikasi layanan berbasis online yang dikembangkan oleh Pelni Logistics,  anak perusahaan PT.  PELNI yang memberikan informasi seputar muatan dan kapasitas ruang kapal yang digunakan untuk melayani Tol Laut. Adapun aplikasi IMRK ini merupakan pengembangan dari aplikasi cargo reservation and tracking system untuk muatan kapal penumpang PT.  Pelni yang telah di launching sejak 3 Januari lalu.

”Penerapan aplikasi Informasi Muatan Ruang Kapal (IMRK) berbasis online ini akan mengurangi disparitas harga dan menjaga subsidi program tol laut oleh pemerintah dapat berjalan tepat guna dan tepat sasaran,” ujarnya. Sementara itu Kasubdit Angkutan Dalam Negeri Kementerian Perhubungan,  Capt Wisnu Handoko menambahkan, aplikasi IMRK ini berisikan informasi pengirim dan penerima barang,  jenis barang,  kuota muatan tersedia dan prioritas muatan. Tersedia info jadwal kapal, standar pelayanan, serta penyediaan data valid dan lengkap untuk mempermudah pengambilan keputusan yang tepat dan accountable. ”Selain untuk operator kapal, IMRK juga sangat bermanfaat bagi pemilik barang yang akan mendukung kesuksesan penyelenggaraan program tol laut,” terangnya.

Manfaat bagi operator, tutur Wisnu, IMRK dapat mengurangi biaya pemasaran, efisien dan transparan, mengurangi risiko, dan pelayanan online selama 24 jam. Sedangkan bagi pemilik barang, layanan ini akan memberikan kenyamanan fleksibilitas, proses yang mudah, dan pelayanan berkualitas. Ditambah lagi, IMRK juga merupakan aspek pengendalian disparitas harga melalui pemanfaatan data IMRK untuk pengawasan harga jual oleh distributor layer 1 dan 2.

Wisnu menambahkan, aplikasi ini juga dapat membantu pengendalian data pengguna subsidi berupa data lengkap perusahaan shipper/pengirim muatan, dan penerima muatan. ”Sehingga, aplikasi ini juga dapat mencegah praktik monopoli muatan kapal,” terangnya.

Tak hanya difungsikan untuk angkutan Tol Laut, nantinya aplikasi IMRK juga akan diterapkan pada angkutan laut komersial. Sehingga, sistem IMRK ini juga akan tersambung dengan inaportnet.Sementara itu Capt. Murdiyoto turut menjelaskan aplikasi yang sementara berbasis internet (web base) ini dalam waktu kurang lebih satu bulan bisa digunakan oleh para shipper melalui smartphone yang diunduh menggunakan Google Play Store atau App Store. (wah)


TOPIK BERITA TERKAIT: #tol-laut 

Berita Terkait

Bamsoet Soroti Realisasi Tol Laut Jokowi

Nasional

Kemenhub Tambah Kapal Perintis Tol Laut

Megaproyek Tol Laut Jokowi Rawan Korupsi

Nasional

Pemerintah Anggarkan Ratusan Miliar

Nasional

IKLAN


1. Ditjen PHU akan Kerjasama dengan Ditjen Bimas Islam Adakan Penyuluh Haji    2. Di Anggap Prospektif, Dirjen Nizar Minta Prodi Manajemen Haji dan Umrah Masuk Fakultas Ekonomi Syariah    3. 2019, Di Targetkan Seluruh Pembimbing Manasik Haji Bersertifikat    4. Hasilkan Pembimbing Haji Profesional, Ditjen PHU MoU dengan IAIN Purwokerto    5. Beri Kuliah Umum, Dirjen Nizar Minta Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    6. 1.096 Jemaah Haji Khusus Masuk Pelunasan Tahap II    7. Layanan Armina Bakal Meningkat    8. Dirjen Nizar: Relokasi Anggaran ke APBN Demi Azaz Keadilan    9. Petugas Haji Bertambah, Pelayanan Optimis Meningkat    10. 2019, Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    11. Temui Direktur Proyek E Hajj Arab Saudi, Tim Pelayanan Haji Bahas Kesiapan Layanan Haji    12. Permudah Pendataan, Ditjen PHU Siapkan Gelang QR untuk Jemaah Haji    13. FK-KBIH Teken Pakta Integritas Manasik Haji    14. Saat Ini di Ditjen PHU Sudah Ada Advokasi Haji    15. Tim harus Jaga Integritas, Komitmen dan Soliditas Tugas    16. Kemenag Merilis Daftar Nama Jemaah Haji Berhak Lunas    17. Seleksi Petugas Haji 1439 H/2018 M Dibuka 20 Maret    18. Biaya Haji 2018 Disepakati    19. Pembinaan Haji Inheren Kesehatan    20. Haji Rescue Team terus Berikan Pelayanan Maksimal    21. Asrama Haji Bermetamorfosis Menjadi Hotel Berbintang    22. Sertifikasi Haji, Kemenag Gandeng UIN Suska Riau    23. Rekrutmen Petugas Haji secara Online    24. Kemenag Targetkan Indeks Kepuasan Haji Naik    25. Cek Perkiraan Berangkat Haji Khusus via Online    26. Pedoman Pembatalan Pendaftaran Haji Reguler 2018 Kembali Dibuka    27. Ini Tata Cara Pembatalan Pendaftaran Ibadah Haji    28. Kuota Haji 2018 Sama dengan 2017    29. Diseminasi Advokasi Haji Dimulai di Bogor, Daerah Lain Menyusul    30. Rangkul Muspida, Advokasi Haji akan Lakukan Diseminasi