Senin, 28 Mei 2018 06:26 WIB
citraland

Kesehatan

Pentingnya Sarapan Bagi Anak Sekolah

Redaktur:

Ilustrasi. Foto: INT

INDOPOS.CO.ID - Sarapan sangat penting bila beraktivitas pada pagi hari. Utamanya bagi anak sekolah, disarankan sarapan sebelum mengikuti proses belajar mengajar di sekolahnya. Tapi data yang dihimpun Pergizi Pangan yang merupakan himpunan pakar gizi, pangan pada Pekan Sarapan Nasional 2012 menunjukkan 16,9 hingga 59 persen anak dan remaja di Indonesia tidak terbiasa sarapan.

Sementara hasil analisis data konsumsi pangan Riskesdas 2010 menemukan bahwa 44,6 persen anak yang sarapan hanya memperoleh asupan energi kurang dari 15 persen yang seharusnya 15-30 persen.

Ketua Pergizi Pangan, Hardinsyah mengatakan, hal ini berarti 70 persen atau 7 dari 10 anak usia sekolah belum memenuhi unsur sarapan bergizi, yang terdiri dari sumber karbohidrat, protein, sayur, dan buah-buahan.

''Kurangnya pemahaman akan menu sarapan sehat dari para siswa, orang tua, dan guru menjadi salah satu alasannya. Untuk itulah kami, Pergizi Pangan memberikan edukasi kepada masyarakat, yang meliputi siswa SD, orang tua, guru, mahasiswa dan dosen melalui Pendidikan Sarapan Sehat dengan mengangkat tema 'Sarapan Sehat dan Jajanan Aman Menuju Generasi Sehat Berprestasi','' ujar Hardinsyah pada temu media 'Pendidikan Sarapan Sehat Indofood' di SDN Sukamaju 01 Jonggol, Bogor akhir pekan lalu.

Hardinsyah juga mengungkapkan, hasil evaluasi yang dilakukan Pergizi Pangan dan Indofood di dua kota, yaitu Malang dan Purwokerto, menunjukkan adanya peningkatan kesadaran sarapan sehat siswa SD dari 57 persen di tahun 2016 meniadi 73 persen di tahun 2017.

''Untuk itu, kami menganggap perlu untuk melanjutkan 'Pendidikan Sarapan Sehat' ini untuk mendorong masyarakat, terutama anak sekolah dan remaja, agar menerapkan perilaku gizi seimbang dengan baik, salah satunya adalah membiasakan sarapan sehat sebelum jam 9 pagi," tambahnya.

Hardinsyah juga mengungkapkan, sarapan harus memenuhi 15-30 persen kebutuhan gizi sebelum beraktivitas atau sekolah. ''Sarapan paling baik mengandung karbohidrat, protein, sayur dan buah. Dan kebutuhan sarapan orang itu berbeda-beda. Kalau yang gemuk, perbanyak serat,'' tukasnya.

Mengonsumsi mi merupakan salah satu kesukaan anak-anak. Tips pintar mengonsumsi mi saat sarapan adalah dikomsumsi secara seimbang dan dilengkapi zat gizi lain seperti prinsip masyarakat di Tiongkok dan Jepang yang menjadikan mi sebagai makanan utama. ''Anak-anak dididik, jika makan mi harus dilengkapi protein, misalnya telur atau ikan, dan sayur misalnya sawi (sumber serat),'' tambahnya.

Riset telah menunjukkan MSG atau monosodium glutamat tidak menyebabkan kebodohan. Yang perlu diwaspadai adalah MSG mengandung natrium (garam). ''Jangan dikonsumsi berlebihan karena bisa meningkatkan hipertensi. Natrium harus dikonsumsi secukupnya karena jika kekurangan natrium bisa menyebabkan otot lemas atau kejang,'' jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dwi Setyorini, CSR Manager Indofood mengatakan bahwa pada tahun ini, Pendidikan Sarapan Sehat akan menyasar 12.600 siswa Sekolah Dasar, 525 guru SD, 840 orangtua, 490 mahasiswa dan Dosen di tujuh kota antara lain Bogor, Bandung, Tasikmalaya, Cirebon, Purwokerto, Sidoarjo, dan Jember.

Selain menggandeng Pergizi Pangan, Indofood juga turut menggandeng mahasiswa dan dosen dari Program Studi Gizi dan Boga di tujuh perguruan tinggi, yaitu Universitas Sahid Jakarta, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Poltekkes Tasikmalaya, Poltekkes Cirebon, Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Universitas Negeri Surabaya, dan Politeknik Negeri Jember untuk berperan sebagai fasilitator yang memberikan edukasi sarapan sehat pada siswa sekolah dasar. (dew)

Empat Unsur Sarapan yang Bergizi

1. Karbohidrat
Sarapan yang baik tentunya harus memberikan asupan energi yang cukup sepanjang hari. Karenanya, mengkonsumsi karbohidrat dari sereal, nasi ataupun havermut wajib dilakukan.

2. Nutrisi
Cobalah memasukan buah seperti pisang, apel, pir, pepaya atau strawberry di kala sarapan agar tubuh mendapat asupan antioksidan yang cukup.

3. Protein
Hal yang satu ini juga sangat penting untuk dikonsumsi, karena dapat memacu semangat untuk beraktivitas. Protein sendiri bisa didapatkan dengan memasukan menu telur atau daging ayam ke dalam sarapan pagi.

4. Lemak
Untuk kandungan lemak yang baik biasanya bisa diperoleh dari ikan, jagung, keju ataupun susu serta yoghurt yang bisa dikombinasikan dengan menu lainnya di atas meja makan.


TOPIK BERITA TERKAIT: #kesehatan #sarapan 

Berita Terkait

IKLAN