Kamis, 24 Mei 2018 10:42 WIB
citraland

utama

KPU Libya Dibom, 11 Orang Tewas

Redaktur:

BOM BUNUH DIRI - Polisi Libya memeriksa kerusakan di markas Komisi Pemilihan Umum Libya di ibu kota Tripoli, setelah ditargetkan oleh pelaku bom bunuh diri pada 2 Mei 2018. AFP PHOTO / MAHMUD TURKIA

INDOPOS.CO.ID - Setidaknya 11 orang tewas dalam serangan bom oleh sekelompok militant, termasuk dua pengebom bunuh diri di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Libya, Rabu (2/5). Kementerian Kesehatan Libya menyatakan, dari 11 orang tewas, tiga di antaranya pegawai KPU dan empat anggota pasukan keamanan Libya.

Juru Bicara KPU Libya, Khaled Omar menyebutkan, pasukan keamanan Libya terlibat baku tembak dengan para pelaku di kompleks gedung KPU setempat, tepatnya di Ibu Kota Tripoli. Saat serangan terjadi, KPU Libya sedang mulai melakukan pendaftaran para pemilih menjelang pemilu yang diharapkan PBB, bisa digelar di Libya sebelum akhir tahun ini.

Puncaknya, sejumlah pelaku meledakkan diri di kompleks tersebut. "Saya melihat sendiri ada dua pengebom bunuh diri," tutur Omar.

Salah satu pelaku meledakkan diri di halaman kompleks KPU dan yang lain membakar gedung. "Kami (staf KPU) berhasil keluar gedung. Sekarang para petugas keamanan sedang menangani insiden ini," ujarnya.

Berbagai foto yang diunggah melalui media sosial (medsos) menunjukkan kepulan asap hitam pekat yang membubung dari kantor KPU Libya yang terletak di distrik Ghout al-Shaal, Tripoli.

Hingga saat ini belum ada kelompok maupun pihak tertentu yang mengaku bertanggung jawab atas serangan ini. Libya sendiri telah dilanda konflik sejak perang sipil tahun 2011 berujung lengsernya Muammar Khaddafi.

Seperti dilansir Kantorberitapemilu.com (Jawa Pos Group), sejumlah kelompok militan, termasuk yang beraliansi dengan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) dan Al-Qaeda, memiliki perwakilan di Libya. Para pejabat Libya juga negara-negara Barat meyakini para militan berpusat di area-area gurun terpencil namun juga memiliki sel di kota-kota pantai. (ce1/met/JPC)


TOPIK BERITA TERKAIT: #terorisme #bom 

Berita Terkait

IKLAN