Senin, 21 Mei 2018 05:59 WIB
citraland

Politik

PSI Tanamkan Budaya Transparan pada Kader

Redaktur: Redjo Prahananda

INDOPOS.CO.ID - Korupsi seolah menjadi budaya bagi Indonesia. Kasus ini terus bermuncul ke permukaan. Bahkan hampir tiap pekan KPK mengumumkan pejabat yang terlibat tindak rusuah tersebut. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyadari polemik tersebut.

Gebrakan terbaik mulai bermunculan, demi mereduksi tindak pidana terhadap kader. PSI menanamkan budaya transparan kepada para kader di tahun politik. Sikap itu disampaikan Jubir DPP PSI, Dedek Prayudi di Jakarta pada Sabtu (12/5). Menurut fia, perhelatan demokrasi atau pemilu melahirkan gaya politik para elite.

"Karena itu PSI hadir ingin mengedukasi. Dengan melakukan rekrutmen secara transparan dan terbuka. Perekrutan legislatif sendiri, 2/3 nya dilakukan oleh tokoh independen," sebut dia.

Dedek melanjutkan, PSI akan membuat basis aplikasi online untuk mengetren kegiatan sehari-hari dari legislatif Dengan demikian, diyakini rakyat dapat melihat memantau tiap kegiatan dari para wakilnya di parlemen. Selain itu, masyarakat juga dapat memberikan reting terhadap kader PSI. "Bila retingnya jelek maka yang bersangkutan akan kami PAW," tegas dia.

Mereka meyakini, bila kader parpol lebih transparan dan terbuka akan menghidarkan dari praktik korupsi. Selain itu bila masyarkat turut dilibatkan akan turut menutup kaum politik elit akan tertutup. "Makin banyak yang berpartisipasi tentu ruang bagi para elit akan tertutup. "Kami adalah orang yang percaya kemenangan itu perlu melewati sebuah proses yang panjang," pungkasnya. (asp)


TOPIK BERITA TERKAIT: #psi #artai-solidaritas-indonesia 

Berita Terkait

Gerindra dan PSI Paling Eksis di Medsos

Politik

Airlangga Kembali Masuk Daftar Cawapres

Politik

Jokowi-PSI Dilaporkan

Nasional

Berstatus Anak Baru, PSI "Pede" Dukung Jokowi

Politik

Ini Balasan Grace Soal 'Serangan' Oso

Politik

IKLAN