Kamis, 24 Mei 2018 10:46 WIB
citraland

Internasional

Tensi Tinggi Jelang Peresmian Pemindahan Kedubes AS ke Jerusalem

Redaktur: Ali Rahman

ilustrasi. foto Al Jazeera.

INDOPOS.CO.ID - Putri Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Ivanka Trump akan meresmikan pemindahan Ibu Kota AS dari Tel Aviv ke Jerusalem pada pukul 21.00 waktu setempat, Senin (14/5).

Dilaporkan Kantor Berita Al Jazeera, ribuan warga Palestina pada Senin (14/5) pagi dikabarkan akan memprotes besar-besaran kebijakan Trump tersebut.

"Ribuan warga Palestina pada hari Senin diperkirakan akan memprotes relokasi dari seluruh wilayah Palestina yang di duduki, termasuk Jalur Gaza sebagai bagian dari protes yang mereka sebut dengan The Great March of return," tulis Al Jazeera dalam beritanya.

Sebelumnya, pada Minggu (13/5) Pemimpin Hamas Ismail Haniyah berkunjung ke Kairo menemui elit pejabat Mesir guna membicarakan mengenai perkembangan yang terjadi di Palestina. Lebig khusus lagi mengenai keputusan kontroversial Trump yang akan meindahkan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Jerusalem.

Saat ini Ismail telah kembali dn berada di Palestina.

Mesir sendiri selama beberapa dekade terakhir, telah bergabung dengan Israel dalam memberlakukan pelumpuhan blokade yang telah mencabut sekitar dua juta penduduk Gaza dari sebagian besar kebutuhan pokok termasuk makanan, bahan bakar dan obat-obatan.

Masih menurut Al Jazeera, pada Minggu (13/5) Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memuji keputusan berani Trump. Oleh karena itu
Kemenlu Israel akan mengadakan upacara meriah untuk menyambut delegasi AS, yang juga termasuk 12 anggota kongres.

Sebelumnya di beritakan bahwa delegasi AS yakni Ivanka Trump datang newakili Trump beesama 243 anggota lain dengan pengawalan ketat. Dia akan meresmikan Kedubes AS dari sebelumnya di Tel Aviv ke Jerussalem. (jaa)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #pemindahan-kedubes-as-ke-jerusalem #pemindahan-kedubes-as 

Berita Terkait

IKLAN