Senin, 28 Mei 2018 06:16 WIB
citraland

Nasional

Fahri Hamzah Cabut Laporan Terhadap Presiden PKS

Redaktur: Redjo Prahananda

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. Jawa Pos

INDOPOS.CO.ID - Akhirnya Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mencabut laporannya terhadap Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman. Sebelumnya Fahri melaporkan Sohibul dengan tuduhan fitnah pencemaran nama baik.

Surat resmi pencabutan laporan yang dibuat Fahri itu ditujukan kepada Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Adi Deriyan dan disampaikan langsung oleh Mujahid Latief selaku kuasa hukum Fahri.

"Hari ini saya mendapatkan amanah dari Fahri Hamzah untuk menyampaikan surat kepada Direktur Krimsus terkait dengan laporan yang disampaikan Fahri beberapa waktu lalu. Hari ini amanahnya menyampaikan surat yang isinya adalah pencabutan laporan yang telah dibuat Fahri pada tanggal 8 Maret 2018 lalu," ujar Mujahid di Mapolda Metro Jaya, Senin (14/5).

Sayangnya Mujahid enggan memberi penjelasan lebih lanjut terkait hal yang melatarbelakangi pencabutan laporan tersebut. Apalagi sebelumnya Fahri Hamzah begitu getol meminta polisi untuk serius menindaklanjuti laporannya.

Namun Mujahid menilai salah satu alasan Fahri mencabut laporannya  karena sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadhan sehingga melatarbelakangi Fahri memaafkan yang bersangkutan.

"Pak Fahri menghubungi saya hari Jumat (11/5), lalu ketemu Sabtu (12/5) untuk titip surat pencabutan ini ke saya. Isi suratnya juga singkat, tidak ada alasan pencabutan laporan (di surat itu). Jadi nanti dijelaskan langsung oleh Pak Fahri," terang Mujahid.

Ia melanjutkan, "Untuk alasan pencabutan nanti akan disampaikan langsung Pak Fahri serta menjawab pertanyaan teman-teman semua," lontar Mujahid.

Namun ia buru-buru menambahkan kalau penjelasan langsung dari Fahri bisa saja disampaikannya melalui media sosial seperti akun twitter atau akun facebook Fahri. "Atau nanti Pak Fahri menyampaikannya langsung di media sosial sebagaimana sering beliau lakukan," tukasnya.

Dikatakannya pula, saat ini dirinya masih menunggu pengesahan pencabutan laporan itu dari pihak penyidik Subdit Cyber Crime Direktorat Resmrimsus yang menangani kasus ini.

"Kami baru hari ini mengajukan (surat pencabutan laporan). Selanjutnya pelapor dipanggil lagi untuk memintai keterangan. Untuk saat ini Pak Fahri tidak dapat hadir karena sedang di Arika Selatan," pungkasnya.

Seperti diberitakan, Fahri melaporkan Sohibul ke Mapolda Metro Jaya pada 8 Maret 2018. Fahri melaporkan karena tidak terima dirinya disebut  pembohong dan pembangkang oleh Sohibul saat diwawancara di sebuah stasiun televisi.

Sesuai surat laporan bernomor LP/1265/III/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 8 Maret 2018. Penyidik menduga Sohibul telah melanggar Pasal 27 ayat (3) dan Pasal 43 ayat (3)UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 310 KUHP dan atau 311 KUHP tentang fitnah dan pencemaran nama baik. (ind)


TOPIK BERITA TERKAIT: #fahri-hamzah #pks #dpr-ri 

Berita Terkait

IKLAN