Senin, 28 Mei 2018 05:59 WIB
citraland

Internasional

54 Duta Besar Boikot Pemindahan Kedutaan AS ke Jerusalem

Redaktur:

RUSUH - Warga Palestina bentrok dengan pasukan keamanan Israel setelah protes yang menandai Nakba atau malapetaka, Selasa (15/5). AFP PHOTO / JAAFAR ASHTIYEH

INDOPOS.CO.ID - Sebanyak 54 dari 86 Duta Besar untuk Israel memboikot peresmian Kedutaan Besar AS di Yerusalem. Seperti dilansir Haaretz, sebagian besar negara Uni Eropa tidak berpartisipasi dalam acara yang dibuat oleh Israel karena sikap mereka jelas dan tegas menolak pemindahan Kedutaan AS tersebut.

Duta Besar Rusia, Mesir, India, Jepang, dan Meksiko adalah beberapa negara yang menolak menghadiri perayaan itu. Menurut Haaretz, 32 duta besar yang berpartisipasi dalam upacara tersebut, termasuk empat negara Uni Eropa seperti Austria, Hongaria, Rumania, dan Republik Ceko.

Selain itu, ada lima negara Eropa yang bukan anggota Uni Eropa seperti Albania, Makedonia, Serbia, Ukraina, dan Georgia. Sedangkan 12 negara Afrika menghadiri upacara tersebut yaitu Angola, Kamerun, Republik Demokratik Kongo, Republik Kongo, Pantai Gading, Kenya, Sudan Selatan, Tanzania, Ethiopia, Nigeria, Zambia, dan Rwanda. Dari Amerika Tengah, Republik Dominika, El Salvador, Guatemala, Panama, dan Honduras.

Sedangkan dari Amerika Selatan hanya Paraguay dan Peru yang berpartisipasi. Empat negara Asia menghadiri perayaan itu antara lain Myanmar, Filipina, Thailand, dan Vietnam.

Kedutaan AS dipindahkan dari Tel Aviv ke Yerusalem pada hari Senin. Delegasi AS tiba di Israel pada Minggu pagi dipimpin oleh putri Presiden AS Donald Trump, Ivanka Trump dan suaminya Jared Kushner, juga Menteri Keuangan Steven Mnuchin.

Pada 6 Desember 2017, Trump mengumumkan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Hal itu memicu kemarahan dunia dan umat Muslim. (iml/JPC)

Nakba Day Kapan?

15 Mei Apa maknanya?

Hari Kesengsaraan bagi Palestina

Hari Kemerdekaan bagi Israel

Mengapa Palestina mengenang sengsara saat Nakba Day?

Sebab, tujuh dekade lalu, pada tanggal itu, sedikitnya 750 ribu warga Palestina diusir dari tempat tinggal mereka oleh milisi Zionis yang lantas mendeklarasikan berdirinya negara Israel di wilayah yang semula dihuni warga Palestina tersebut. Sampai sekarang, keturunan warga Palestina yang diusir dari tempat tinggal mereka itu berstatus pengungsi dan tidak bisa kembali ke Israel. Mereka bermukim di kamp-kamp pengungsi di sepanjang Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Mengapa Israel merayakan Nakba Day sebagai Hari Kemerdekaan?

Sebab, tepat 70 tahun lalu lahirlah negara bernama Israel yang dengan sangat cepat mendapatkan pengakuan internasional.

Apa fakta di balik lahirnya negara Israel?

Negara yang dideklarasikan David Ben-Gurion itu berdiri di 78 persen wilayah Palestina. Atau setara dengan 400 desa Palestina yang dikosongkan secara paksa.

Apa yang membuat rakyat Palestina meratapi Nakba Day sampai sekarang?

Versi Palestina, Israel masih terus berusaha merebut 22 persen sisa lahan yang dikuasai Palestina sampai sekarang. Termasuk Jerusalem Timur.

Sumber: Al Jazeera, The Independent


TOPIK BERITA TERKAIT: #amerika-serikat #israel 

Berita Terkait

Israel Negara Putus Asa!

Internasional

Melania Trump Jalani Operasi Ginjal

Internasional

Macron dan Erdogan Kutuk Kekejaman Israel

Internasional

Kedubes Amerika Berdiri, 28 Tewas

Internasional

Kedubes Amerika Berdiri, 28 Tewas

Internasional

IKLAN