Senin, 21 Mei 2018 05:48 WIB
citraland

Jakarta Raya

Puluhan WNA di Jakut Terjaring Razia

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID - Keberadaan Warga Negara Asing (WNA) ilegal di kawasan Jakarta Utara cukup marak. Bahkan, sebagian dari mereka diduga melakukan kejahatan siber atau cyber crime. Hal itu terungkap, saat razia yang digelar Kantor Imigrasi Klas I Jakarta Utara, di sebuah apartemen, di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (15/5).

“Sembilan dari 24 WNA yang diamankan Kantor Imigrasi Jakarta Utara di kawasan Kelapa Gading, menyalahgunakan izin tinggal mereka. Ada juga dugaan para WNA tersebut melakukan kejahatan siber atau cyber crime,” ujar Kepala Subseksi Pengawasan Kantor Imigrasi Jakarta Utara, Adi Tri Nugroho, pada wartawan.

Berdasarkan pengalaman, kata Adi, para WNA ini sudah masuk ke dunia siber. Oleh karena itu, pihaknya mengamankan beberapa laptop dan ponsel milik para WNA. Ia mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memeriksa peranti digital itu.

"Kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait agar bisa ditarik datanya, apakah mereka ini terlibat dalam cyber crime atau kegiatan-kegiatan pidana lainnya," katanya.

Kepala Subsie Informasi Kantor Imigrasi Klas I Jakarta Utara Primadita, menyatakan, razia ini digelar untuk mengecek keberadaan WNA di wilayah Jakarta Utara.

"Target kami saat ini adalah apartemen di Kelapa Gading untuk mengecek keberadaan orang asing di Indonesia. Jumlah yang terjaring mencapai puluhan WNA," kata Primadita.

Primadita menyatakan, para WNA yang terjaring razia diperiksa kelengkapan dokumen-dokumennya.

"Kalau sudah tidak ada masalah, akan kita bebaskan kalau secara datanya mereka benar. Kalau tidak, kita bawa ke Kantor Imigrasi untuk diperiksa lebih lanjut," kata Primadita.

Razia yang dimulai pukul 09.45 WIB itu diikuti oleh petugas Imigrasi, Polres Metro Jakarta Utara, Satpol PP, dan perwakilan manajemen apartemen.

Para petugas langsung menuju ke sejumlah kamar yang sudah didata sebelumnya. Pantauan, ada beberapa kamar yang ditemukan tidak berpenghuni.

Sedikitnya ada 30 Warga Negara Asing (WNA) yang terjaring razia hari ini. Mereka langsung digiring ke kantor pengelola untuk diperiksa lebih lanjut oleh petugas imigrasi.

Mereka diminta menunjukkan dokumen-dokumennya seperti paspor, visa, dan tiket penerbangan pulang. Mereka juga ditanyai mengenai aktivitasnya di Indonesia.

"Saya berikan kamu waktu untuk mengambil tiket penerbanganmu di kamarmu. Kalau kamu tidak bisa menunjukkannya, kamu akan dalam masalah," kata seorang petugas, kepada seorang WNA.

Anggota DPRD DKI Jakarta, Maman Firmansyah, meminta aparat bertindak tegas kepada para WNA ilegal. Terlebih jika mereka menjalankan aktivitas kriminal. “Harus diberikan sanksi sebesart-beratnya kepada WNA yang terlibat kejahatan,” tandasnya. (ibl)


TOPIK BERITA TERKAIT: #wna #cyber-crime 

Berita Terkait

IKLAN