Selasa, 22 Mei 2018 11:15 WIB
citraland

Megapolitan

Tiga Anggota JAD Dicokok Densus

Redaktur: Redjo Prahananda

Foto : Jawa Pos

INDOPOS.CO.ID - Setelah empat jam berjibaku Tim Densus 88 Mabes Polri berhasil menangkap tiga anggota teroris di Kota Tangerang.

Ketiganya merupakan warga pendatang yang tergabung dalam jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Jakarta. Mereka juga disebut-sebut akan melakukan akai pengeboman di beberapa markas kepolisian.

Kapolrestro Tangerang, Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan, ketiga pria tersebut dicokok oleh Tim Densus 88 di berbagai lokasi. Choir dan Ghofur ditangkap di Toko Duta Konveksi, Dan Perumahan Duta Bintaro, Jalan Gempol Raya, RT004/002, Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang. 

Sedangkan Anton di cokok di Kompleks Duta Bintaro, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang.
Terdapat lokasi penggerbekan anggota teroris ini. Informasinya mereka jaringan JAD  sedang bersiap-siap menyerang markas kepolisian di beberapa daerah. 

“Mereka ini semua pendatang dan bukan warga Kota Tangerang," katanya kepada INDOPOS, saat ditemui dilokasi, kemarin (16/05).

Dijelaskan Harry, ketiga teroris tersebut diketahui akan melakukan Idad (Latihan Militer) di Sukabumi. Latihan itu dilakukan untuk amaliyah (Penyerangan) pada sejumlah Mako Brimob dan pos polisi di wilayah beberapa wilayah. Yakni Bogor, Bandung dan Jakarta secara bersamaan

"Iya memang benar mereka akan terlibat dalam aksi tersebut. Kami pun terkejut dengan informasi ini. Memang ini pengembangan oleh Densus sendiri," paparnya.

Dari dua lokasi itu, sambung mantan Kapolresta Depok ini, ada sejumlah barang bukti diamankan Densus 88 di antara, lima bom rakitan, sebuah bendera ISIS, tiga busur panah dilengkapi bom, tiga unit ponsel, satu unit motor, dan empat buku catatan. 

Barang bukti itu pun di duga dirakit ketiganya di dua bangunan tersebut."Mereka sendiri yang merakitnya agar dapat digunakan saat penyerangan. Ketiganya sudah mengambil titik lokasi penyerangan itu. Belum tau kapan aksi ini dapat dilaksanakan," ungkap Harry

Tak hanya itu saja, kata Harry juga, ketiganya baru lima bulan tinggal dan menetap di Kota Tangerang. Bahkan, satu dari tiga teroris  Choir  pemilik toko permak levis cukup di kenal di wilayah tersebut. 

"Lurah sama Camat pun tau mereka ini pendatang, hanya memang kurang bersosialisasi. Karena ada penangkapan ini warga semakin waspada, lantaran sangat berbahaya sekali," imbuhnya.(cok) 

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #teroris 

Berita Terkait

IKLAN