Senin, 21 Mei 2018 04:14 WIB
citraland

Indobisnis

JBI Bangun Gerai Rp 670 Miliar

Redaktur:

GO PUBLIC-Dirut PT Jaya Bersama Indo (JBI) Limpa Itsin Bachtiar (tengah) bersama jajaran direksi berbincang seusai penawaran umum perdana saham perseroan, di Jakarta, Rabu (16/5). Pengelola jaringan restoran masakan China itu akan menawarkan 403,8 juta saham atau setara 34,40 persen dari modal ditempatkan setelah initial public offering (IPO). TONI SUHARTONO/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - PT Jaya Bersama Indo (JBI) berencana membuka 48 gerai hingga 2020 mendatang. Untuk mewujudkan impian itu, perusahaan mengalokasikan dana senilai Rp 670 miliar. Penambahan sejumlah gerai itu dilakukan secara bertahap.

Rinciannya, tahun ini, perusahaan berencana membuka 11 gerai baru. Lalu pada 2019 sebanyak 18 outlet dan pada 2020, pengelola Grup Duck King itu akan membuka 19 outlet baru. Dana ekspansi itu akan memakai dana hasil initial public offering (IPO). ”Saat ini, total gerai tercatat 35 unit, dan tahun ini akan membuka 11 gerai baru, termasuk satu gerai baru Saigon, Vietnam,” tutur Direktur Keuangan JBI Dewi Tio, di Jakarta, Rabu (16/5).

Penambahan gerai-gerai baru tahun ini sesuai perencanaan. Kalau tidak meleset, pertumbuhan pendapatan tahun ini akan berada di kisaran 30 persen secara year on year (Yoy). Tahun lalu, pendapatan dibukukan mencapai Rp 538 miliar, naik 23,4 persen  dibanding periode sama 2016 senilai Rp 436 miliar. EBITDA perusahaan naik 118,2 persen menjadi Rp 134 miliar dari edisi sama 2016 di level Rp 62 miliar.

Sementara itu, margin EBITDA mencapai 24,9 persen dan net margin pada 2017 sebesar 13,5 persen, dengan koleksi laba bersih Rp 72 miliar. Lalu, total aset terakumulasi Rp 529 miliar, naik 18,3 persen dibanding fase sama 2016 sebesar Rp 447 miliar. Total ekuitas naik 32 persen menjadi Rp 318 miliar dari edisi sama 2016 Rp 241 miliar.

Current ratio naik 2,2 kali dari 1,9 kali. Return on equity (ROE) turun menjadi 22,6 persen dari 36,7 persen, sedang return on asset (ROA) turun menjadi 13,6 persen dari 19,7 persen, dan debt to equity ratio (DER) cenderung stabil pada level 0,2 kali. Perseroan berencana mengakuisisi gedung di Bali dan Jakarta. Rencana akuisisi itu untuk mendukung ekspansi perseroan. ”Kami optimistis tingkat konsumsi tahun ini tetap tumbuh,” tambah Direktur Utama JBI Limpa Itsin Bachtiar. (mys/raf/JPC)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pt-jbi 

Berita Terkait

IKLAN