Selasa, 22 Mei 2018 11:02 WIB
citraland

Megapolitan

Antisipasi Teroris, Kontrakan Dirazia

Redaktur:

PEMERIKSAAN-Sejumlah petugas gabungan gelar razia kontrakan di Kecamatan Kemang, Kota Bogor. fadil/metropolitan/jpg

INDOPOS.CO.ID - Petugas gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP dan unsur Muspika Kecamatan Kemang menggelar razia skala besar dengan memeriksa warga penghuni dikontrakan dalam rangka mengantisipasi terorisme. Tercatat ada 51 kontrakan yang didatangi dan didata petugas.

Petugas gabungan tersebut, bergerak secara bersama- sama dengan mendatangi sejumlah daerah rawan yang padat penduduk seperti di Kampung Kemang Batas, Blok Yuli. Dalam kegiatan tersebut, petugas memeriksa identitas para penghuni kontrakan seperti KTP, KK dan surat pindah jika memang warga pendatang.

Untuk keluarga yang telah menikah, diperiksa buku nikah untuk memastikan tidak adanya warga penyusup.

Kedatangan petugas gabungan tersebut pun sempat membuat penghuni kontrakan kaget. Seperti diungkapkan Doni, 30 dan Ira, 25, pasangan suami istri yang tidak menyangka akan adanya pemeriksaan ke kontrakannya.

Sepasan keluarga yang baru tinggal selama lima bulan di Kampung Kemang Batas tersebut, bekerja sebagai buruh di salah satu pabrik di wilayah Kemang. ”Meski sempat kaget tetapi kegiatan ini bagus untuk memberikan rasa nyaman kepada warga,” ujarnya.

Kasi Trantib Kecamatan Kemang, Hasan Soleh mengatakan sebagai pelayan masyarakat, pihaknya harus menjadi peran utama dalam memberikan rasa aman dan nyaman. Operasi ini dimaksudkan untuk mengecek data-data warga pendatang seperti KTP , KK dan buku nikah.

Dari hasil petugas dan pendataan, sebagian besar penghuni kontrakan adalah warga pendatang dari wilayah luar Kemang. Dirinya juga telah mengimbau agar warga yang telah bermukim lama lebih dari enam bulan untuk segera melengkapi syarat dalam rangka tertib administrasi.

Kapolsek Kemang Kompol Ade Yusuf Hidayat mengimbau agar masyarakat lebih mawas diri dan menjaga lingkungan. Begitu juga aturan keamanan di lingkungan yang menugaskan hansip atau security berpatroli.

”Saya meminta masyarakat agar tetap waspada dan tenang. Karena banyak isu bom atau teroris. Maka itu, masyarakat pun harus ikut peran serta dan bekerja sama dalam menciptakan rasa aman,” pungkasnya. (dyn/sal/pj/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #terorisme 

Berita Terkait

IKLAN