Senin, 21 Mei 2018 04:09 WIB
citraland

Nasional

UU Terorisme Masih 'Berlubang'

Redaktur: Sicilia

Direktur PSAD Paramadina, Dr. Ihsan Ali Fauzi (kiri) saat menjadi narasumber pada diskusi publik di Gedung WIdya Graha, Jakarta, Kamis (17/5). Foto: Iwan Kurniawan/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Direktur Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PSAD) Paramadina Dr Ihsan Ali Fauzi menilai Undang-Undang (UU) Terorisme masih ada 'lubang'. Itu dikatakannya saat menjadi pembicara pada diskusi publik mengenai motivasi dan kepentingan yang melatarbelakangi aksi terorisme di ruang seminar P2KK LIPI Gedung WIdya Graha, Jakarta, Kamis (17/5).

"Soal keterlibatan militer sudah diatasi. Sementara lubangnya sekarang, yaitu apa hak densus atau negara untuk bertindak lebih jauh terhadap orang-orang yang sudah diketahui berpotensi radikal dan teroris," ujarnya kepada INDOPOS saat ditemui usai acara tersebut.

Karena, sejauh ini, jika perbuatan terorisme itu tidak atau belum terbukti, maka tidak bisa dilakukan penangkapan. Seperti yang dideportasi dari negara tetangga, misalnya, Densus dan negara tidak bisa berbuat apa-apa. (iwk)


TOPIK BERITA TERKAIT: #uu-terorisme 

Berita Terkait

IKLAN