Jumat, 19 Juli 2019 07:22 WIB

Index Berita: 21 November 2018

Jumlah Berita: 8 Berita


85 Ribu Balita di Yaman Tewas Kekurangan Gizi

Internasional

INDOPOS.CO.ID - Diperkirakan 85.000 anak di bawah usia lima tahun telah meninggal antara April 2015 dan Oktober 2018 karena kekurangan gizi akut dalam tiga tahun perang di Yaman. Menurut yayasan Save

Unjuk Rasa Kenaikan Harga BBM di Prancis, 400 Orang Terluka, 1 Tewas

Internasional

INDOPOS.CO.ID - Pengunjuk rasa rompi kuning Prancis memblokir depot minyak dan jalan di seluruh Prancis pada hari ketiga protes keras mereka terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Dilansir

Eks Penasihat Politik Najib Razak Akan Diperiksa

Internasional

INDOPOS.CO.ID – Malaysian Anti-Corruption Commission (MACC) terus melempar tinju kepada mantan Perdana Menteri Najib Razak. Kabar terbaru, KPK-nya Malaysia itu membuka kembali penyelidikan kasus

Pertempuran Robek Upaya Damai

Internasional

INDOPOS.CO.ID - Pertempuran kembali pecah di kota Hudaydah Yaman awal pekan ini, meski koalisi militer Saudi dan pemberontak Houthi satu suara untuk menghentikan serangan. Pesawat-pesawat tempur koali

Penembakan Brutal di Dua Kota AS, 5 Orang Tewas

Internasional

INDOPOS.CO.ID – Belum genap sebulan terjadi aksi penembakan di sebuah bar di Kota Pittsburg Pennsylvania Amerika Serikat (AS) yang menewaskan 13 orang. Kini penembakan brutal terjadi lagi di kot

Raja Salman Tetap Bela Anaknya

Internasional

INDOPOS.CO.ID – Penguasa Kerajaan Arab Saudi Raja Salman bin Abdulaziz, 82, untuk pertama kalinya berpidato di hadapan Dewan Syura Kerajaan sejak kasus pembunuhan keji wartawan senior Jamal Khas

Perusahaan Inggris Berencana Tanam Microchip ke Pekerjanya

Internasional

INDOPOS.CO.ID - Rencana perusahaan Inggris menanamkan microchip pada staf mereka untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi telah meningkatkan kekhawatiran di antara serikat pekerja. Dilansir dari The

Gadis Kecil dari Tiongkok Ajari Ibunya Membaca dan Bicara

Internasional

INDOPOS.CO.ID - Seorang gadis 10 tahun bernama Cai Chengcheng dari Sichuan, Tiongkok dipuji oleh warganet karena mengasuh ibunya selama empat tahun terakhir. Dia baru berusia enam tahun ketika ibunya