Rabu, 21 November 2018 07:06 WIB
pmk

Indosport

Lawan Cile, Argentina Pantang Menangis Lagi

Redaktur:

SANTA CLARA, indopos.co.id – Argentina yang memiliki generasi emas dalam diri Lionel Messi, Sergio Aguero, maupun Angel di Maria, harus menangis di Estadio Nacional Julio Martinez Pradanos. Sebab, digadang-gadang bisa mengakhiri dahaga Copa America yang sudah berlangsung selama 22 tahun terakhir, mereka harus takluk dari tuan rumah Cile via adu penalti 1-4, setelah di waktu normal bermain seri 0-0. Nah, setahun berlalu, kedua tim kembali bertemu pada laga perdana Grup D di Levi's Stadium, besok pagi (siaran langsung Kompas TV pukul 09.00 WIB). Bedanya, kali ini Argentina yang tersenyum karena diprediksi bakal menaklukan tim berjuluk La Roja tersebut. Itu terlihat dari bursa Eropa yang memberikan rasio kompensasi kecil bagi siapapun yang memasang uangnya kepada skuad Gerardo Martino tersebut. Keyakinan publik bahwa Messi dkk bakal melakukan revans itu terlihat dari kemenangan 2-1 yang mereka petik atas Cile di Estadio Nacional, pada laga kelima kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan (24/3). Selain itu, total dalam lima laga terakhir, Argentina tak terkalahkan dengan membukukan empat kemenangan dan satu kali imbang. Kondisi ini begitu kontras dengan Cile, terutama pasca Juan Antonio Pizzi menggantikan Jorge Sampaoli 29 Januari lalu. Cile terseok-seok dalam empat laga sepanjang 2016, dengan hanya menorehkan satu kemenangan, yakni ketika menggulung Venezuela 4-1 di kualifikasi Piala Duni (29/3). Selain itu, dalam tiga laga lainnya, Claudio Bravo dkk harus menelan kekalahan. ”Aku begitu suka dengan antusiasme dan ekspektasi yang terasa di tim ini,” kata Tata, panggilan Martino, kepada TyC Sports. ”Sebab, kami tahu bahwa melawan Cile bakal menentukan masa depan kami di Copa America,” jelas eks entrenador Barcelona tersebut. Satu-satunya kendala yang dialami Martino adalah masih belum pulihnya Messi dari cedera punggung ketika menang 1-0 kontra Honduras di laga uji coba (28/5). Seperti dilaporkan Goal, penyerang Barcelona itu sudah mulai berlatih meski masih terpisah dari rekan-rekannya yang lain. Messi tentu berambisi untuk tampil setelah dia gagal mengantarkan La Albiceleste, julukan Argentina, di final Copa maupun Piala Dunia Brasil 2014. ”Aku bakal mengevaluasi kondisinya pada menit-menit terakhir. Tentu aku berharap dia bisa tampil nanit,” ujar Martino dalam wawancaranya dengan surat kabar Cile, El Mercurio. Namun, Martino mengatakan tidak akan terlalu khawatir seandainya Messi tidak bisa diturunkan. Sebab, lini depan Argentina masih memiliki Di Maria, Gonzalo Higuain, dan Ezquiel Lavezzi yang bisa dimainkan melebar, serta striker Manchester City Sergio Aguero yang berada di barisan cadangan. Ketiga nama pertama sudah menorehkan tiga dari tujuh gol yang dikoleksi Argentina selama lima laga terakhir. Adapun di lini tengah, gelandang yang baru saja hijrah ke Inter Milan setelah memberikan trofi Europa League bagi Sevilla, Ever Banega, bakal mengisi pos Lucas Biglia yang mengalami cedera aduktor. Performa Banega tentu bakal dimaksimalkan untuk menambah variasi serangan Argentina dengan kelebihannya dalam menyisir sisi lapangan. Statistik WhoScored memaparkan bahwa pemain 27 tahun itu mencetak delapan gol dalam 44 laga di semua ajang bersama Sevilla musim ini. Sementara itu, Pizzi menyatakan bahwa dia masih berada dalam ketenangan meski performa sang juara bertahan mulai mendapat tanda tanya. ”Pikiranku masih jernih menyikapi hasil kami,” kata Pizzi seperti dilansir Four Four Two. ”Sebab, hasil yang kami peroleh selama ini belum mencerminkan perkembangan tim ini,” jelas eks entrenador Valencia itu. (apu)

TOPIK BERITA TERKAIT: # 

Berita Terkait

Target PAD Reklame Tak Tercapai

Megapolitan

Mabes Polri: Situasi Sudah Terkendali

Headline

Martir (Hidup) Itu Bernama Novel Baswedan

Opini

Asyik, Ariel Tatum Balikan Lagi Sama Mantan

Indotainment

IKLAN